News Ticker
  • Komnas Pengendalian Tembakau Minta Pemerintah Waspadai Narasi Vape Bebas Diabetes
  • Nakhodai Akuatik Bojonegoro 2026–2030, Emy Setiowati Targetkan Pembinaan Atlet Berkelanjutan dan Edukasi Gizi
  • Antisipasi Antrean BBM di Jatim, Pemprov Berkoordinasi Intensif dengan Pertamina Jatimbalinus
  • Berawal dari Empat Ekor Sapi, Kelompok Trik Lembu Suro Kedewan Sabet Juara II Tingkat Jawa Timur
  • Dukung Hilirisasi Medis, BPOM dan Kemenkes Kawal Uji Klinis Terapi Sel Buatan Dalam Negeri untuk Osteoarthritis
  • Wujudkan SDM Cerdas dan Berakhlak, Pemkab Bojonegoro Wacanakan Hafalan Juz Amma Syarat Lulus SD
  • Catatan Sejarah 16 Oktober
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 16 Oktober 2026
  • Cara Kafein "Menipu" Otak Kita
  • Cegah Tumpang Tindih Usaha, Pemprov Jatim Dorong Pembagian Peran BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih
  • Diduga Pengemudi Kurang Konsentrasi, Truk di Kedungadem, Bojonegoro Tabrak Portal Pembatas Jalan
  • Perkuat Tata Kelola PAUD, 150 Kepala Sekolah Yayasan DWP Bojonegoro Resmi Dikukuhkan
  • Gandeng Fasilitator Lintas Provinsi, PMI Bojonegoro Petakan Potensi Bencana Desa Mulyorejo dan Sumbangtimun
  • 15 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Kamis 15 Oktober 2026
  • Pengurus Baru PBG Bojonegoro Dikukuhkan, Didorong Jadi Penggerak Inovasi Pembelajaran
  • Adopsi Roadmap Zero Waste, TPS3R Sudu, Bojonegoro Matangkan Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
  • UKM Multimedia IKIP PGRI Bojonegoro Gelar MULMEDFEST #1, Luncurkan Buku Puisi dan 4 Film Pendek
  • Dukung Jatim Lumbung Pangan Nasional, Kementan Bakal Bangun Fasilitas GPS di Jawa Timur
  • Jangan Lewatkan Minum Air Putih di Pagi Hari, Ini Dampak Buruk Dehidrasi bagi Kesehatan Tubuh
  • 14 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Rabu 14 Oktober 2026
  • 14 Oktober dalam Sejarah
  • Kurangi Pencemaran dan Tambah Nilai Ekonomi, Kader PKK Ngasem Dilatih Kelola Sampah Rumah Tangga
Komitmen Pertamina EP Jaga Lingkungan Cukup Kuat

Komitmen Pertamina EP Jaga Lingkungan Cukup Kuat

Semarang - Sebagai perusahan yang bergerak dibidang pengeboran minyak dan gas bumi (Migas) Pertamina EP Asset 4 berkomitmen dalam menjaga keseimbangan alam. Salah satu yang berusaha untuk terus dipenuhi dalam melakukan pengeboran yakni dengan selalu menjaga lingkungan baik melalui penanaman pohon maupun peduli lingkungan lainnya.
 
 
Public Relations Manager Pertamina EP Hermansyah Y Nasroen mengatakan, komitmen perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina EP terhadap lingkungan cukup tinggi. Selain dari sisi lingkungan, yang menjadi program prioritas dalam program corporate social responsibility (CSR) adalah pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
 
"Terlepas dari program prioritas itu juga yang menjadi penting adalah pemberian CSR dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan sosial budaya," ujarnya dalam memberi paparan saat kegiatan Media Gathering bersama dengan sejumlah media dari perwakilan Tuban dan Bojonegoro, di Semarang, Senin (16/09/2019).
 
Pertamina EP Asset 4 merupakan perusahaan energi yang terintegrasi Hulu hingga Hilir. Sebagai anak perusahaan Pertamina (Persero) mengelola wilayah kerja hulu migas dari ujung Aceh sampai Papua Barat, dengan lima Asset, 22 field.
 
"Luas wilayah operasi 113.629 km, 155 kabupaten di seluruh Indonesia, dan melibatkan 3.275 sumber daya manusia," ungkapnya.
 
 
 

Kegiatan Media Gathering bersama dengan sejumlah media dari perwakilan Tuban dan Bojonegoro, di Semarang, Senin (16/09/2019).

 
Performance Pertamina EP, produksi minyak sebesar 82.327 barel per hari, produksi gas sebanyak 966 MMSCFD, dan migas 249 MBOEPD. "Jumlah produksi tersebut menempati urutan ketiga di Indonesia," jelasnya.
 
 
Beberapa program CSR unggulan Pertamina EP adalah Sekolah Tapal Batas, di Tarakan. Program tersebut membawa Tarakan mendapat Proper Emas. Sedangkan di bidang kesehatan, salah satunya di Subang, Pertamina EP membentuk kelompok yang peduli dengan penderita HIV/Aids dengan membantu memudahkan akses sumber obat untuk penderita HIV/Aids.
 
"Kalau di bidang lingkungan membentuk pola pikir masyarakat di sekitar Gunung Puntang, Jawa Barat untuk melakukan konservasi keragaman hayati. Masyarakat sekitar yang awalnya memburu Owa Jawa sekarang mulai berkurang dan beralih menjadi petani kopi. Di Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro juga ada penangkaran rusa jawa," ungkapnya
 
Program CSR ini ada sebanyak 260 program unggulan, dengan 686 ribu penerima manfaat, dan 303 desa, 48 kabupaten, dan 14 provinsi.
 
"Berbagai penghargaan diperoleh Pertamina EP. Ada 22 field yang memiliki CSR tidak hanya satu bidang. Termasuk kontribusi dari media, dengan program satu hari minimal mengeluarkan satu rilis," pungkasnya. (*/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Cara Cut Off Teman yang Toxic agar Hidup Lebih Tenang

Cara Cut Off Teman yang Toxic agar Hidup Lebih Tenang

Memiliki teman yang suportif dan selalu memberikan semangat tentu menjadi dambaan banyak orang. Sayangnya, membangun lingkaran pertemanan yang positif tidak ...

1792142176.5495 at start, 1792142178.3094 at end, 1.7598609924316 sec elapsed