News Ticker
  • Gandeng UGM, Bojonegoro Targetkan Jadi Produsen Padi Tertinggi Nasional pada 2028
  • Sambangi KPK, Menag Nasaruddin Umar Beri Penjelasan Soal Kunker ke Sulsel dan Komitmen Antikorupsi
  • Pastikan Proyek BKKD Tepat Mutu, Wakil Bupati Bojonegoro Sidak Pembangunan Jalan di Desa Ngampal
  • Pemkab Bojonegoro Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Simak Syarat Lengkapnya
  • FIJ Bojonegoro dan Pemkab Bagikan Takjil Gratis dan Santunan Anak Yatim
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa Penganten, Antusias Warga Tinggi
  • Mengenal Fungsi Membran Sel Pada Sel Tumbuhan dan Hewan
  • 28 Februari dalam Sejarah
  • BGN Luruskan Anggaran MBG, Bahan Baku Hanya Rp8.000–Rp10.000 per Porsi
  • Sambut Ramadan 2026, Indeks Kepercayaan Industri Capai Titik Tertinggi Kedua Sepanjang Sejarah
  • Review Film Iron Lung, Teror dalam Ruang Sempit Berdarah
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Forum Satu Data Lintas Sektor, Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Arah Pembangunan yang Inklusif dengan Perkuat Peran Pokja PUG
  • Pemprov Jatim Siarkan Langsung Tadarus Quran dari Grahadi, Libatkan ASN Lintas Instansi
  • Kapan Waktu Terbaik Olahraga Saat Puasa? Ini Penjelasan Medisnya
  • 27 Februari dalam Sejarah
  • ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026
  • Bahaya Ngabuburit di Jalur Kereta Api, KAI Daop 8 Surabaya Ingatkan Sanksi Denda Rp15 Juta
  • Dalam FGD Raperda BMD, DPRD Bojonegoro Soroti Pentingnya Penataan Aset Daerah yang Terintegrasi
  • Gubernur Khofifah Salurkan Apresiasi untuk Seniman dan Juru Pelihara Cagar Budaya di Malang
  • Pemkab Bojonegoro Buka Kembali RPH Banjarsari untuk Optimalkan Aset dan Layanan Peternakan
  • Strategi Jitu Mengelola Bisnis Fashion Keluarga Agar Tetap Eksis dan Harmonis
  • Sering Mengantuk Saat Berpuasa? Kenali Penyebab dan Solusi Ampuh Agar Tetap Produktif
  • 26 Februari dalam Sejarah
Wisata Petik Melon di Agrowisata Girli Farm Blora, Tak Sampai 5 Hari Sudah Ludes Terjual

Wisata Petik Melon di Agrowisata Girli Farm Blora, Tak Sampai 5 Hari Sudah Ludes Terjual

Blora - Perkebunan modern tanaman melon berkonsep greenhouse di Agrowisata Girli Farm yang terletak di Desa Sumberejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora kini telah memasuki masa panen.
 
 
Di kebun yang berjarak 10 kilometer dari Ibukota Kecamatan Japah tersebut, para pengunjung bisa memilih dan memetik sendiri buah melon yang akan dibeli. Ada berbagai varian melon yang seperti melon kirani, kinanthi, maupun adinda, yang memiliki rasa nikmat dan ciri tersendiri.
 
Setiap masa panen, pihak Agrowisata Girli Farm selalu menginformasikan melalui media sosial sehingga hasil panen bisa ludes terjual dalam waktu yang sangat singkat.
 
 

Sejumlah pengunjung saat kunjungi Agrowisata Girli Farm yang terletak di Desa Sumberejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. Selasa (18/06/2024). (Aset: Istimewa)

 
Bupati Blora H Arief Rohman, bersama dengan Kepala Dinas Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora dan Kepala Bappeda, nampak mengunjungi greenhouse petik buah melon di Agrowisata Girli Farm. Selasa (18/06/2024).
 
Bupati didampingi pemilik Agrowisata Girli Farm, Adi Latif Mashudi bahkan berkeliling meninjau kebun greenhouse dan memetik sejumlah buah melon yang sudah siap dipanen. Bupati juga nampak antusias mencicipi buah melon tersebut.
 
"Buahnya sudah kita coba, memang recomended untuk masyarakat Blora. Melon ini hari terakhir untuk dipanen. Beberapa waktu lalu sempat viral. Dalam waktu 3 hari ini panen langsung habis. Jadi untuk yang mau petik melon di Sumberejo harus bersabar nunggu sampai awal Agustus 2024 mendatang atau 50 hari lagi ya," tutur Bupati seusai mencicipi buah melon tersebut.
 
 
Menurutnya, setiap masa panen, pihak Agrowisata Girli Farm selalu menginformasikan melalui media sosial sehingga buah melon bisa ludes terjual dalam waktu yang singkat.
 
"Setelah diumumkan biasanya langsung banyak yang datang," kata Bupati.
 
Bupati ingin agar langkah inovatif berkebun dengan konsep greenhouse ini bisa diterapkan di sejumlah kecamatan lain yang ada di Blora.
 
"Semoga ini menjadi inspirasi ya Mas Adi.” ucap Bupati.
 
 
Bupati juga menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya juga telah membentuk komunitas petani milenial dan ketua yang terpilih adalah Adi Latif Mashudi.
 
Idenya adalah bagaimana komunitas dibikin klaster-klaster yang nantinya tidak hanya di sini saja dan bisa dikembangkan ke kecamatan lainnya.
 
"Kalau perlu kita buka para anak muda yang berminat untuk bergabung dengan komunitas petani milenial untuk kita latih. Selain buah nanti bisa juga padi organik, peternakan, dan yang lainnya," kata Bupati
 
Tak hanya itu, Bupati berharap agar inovasi dari Agrowisata Girli Farm tersebut bisa menginsipirasi anak-anak muda Blora, bahwa beternak dan bertani kalau dikelola secara profesional ternyata keren dan menghasilkan.
 
"Kita juga akan minta bantuan dari sektor permodalan perbankan, baik dari BI maupun bank bank daerah untuk mendukung program pertanian milenial," kata Bupati Arief Rohman.
 
 
 

Bupati Blora Arief Rohman, saat kunjungi Agrowisata Girli Farm yang terletak di Desa Sumberejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. Selasa (18/06/2024). (Aset: Istimewa)

 
Sementara itu, Adi Latif Mashudi menceritakan bahwa berdasarkan data yang ada, petani milenial setiap tahun mengalami penurunan. Karena faktornya adalah persoalan fungsi lahan dan petani itu dianggap kuno.
 
"Di sini Bapak Bupati bisa menyaksikan bagaimana kami bertani dengan sistem yang lebih modern dan pakaian saya bisa dikatakan cukup rapi. Bisa dibilang sedikit lebih keren," ucap Adi Latif Mashudi.
 
Adi menjelaskan penjualan terjauh yang telah dilakukan pernah kirim ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Bahkan menurutnya hari ini harus kirim ke Bogor dan Jakarta. Namun karena banyaknya pengunjung yang datang, stoknya sudah habis.
 
"Permintaan banyak, dari Bali juga minta, tapi karena sudah habis kami tidak bisa kirim. Kebanyakan mintanya varietas sweetnet atau kirani atau jenis intanon," kata Adi Latif Mashudi.
 
 
Adi mengungkapkan untuk harga rata-rata di lokal Blora per kilo Rp 30 ribu. “Ada jenis came. Per kilo kita jual 35 ribu rupiah," kata Adi Latif Mashudi.
 
Adi mengungkapkan bahwa saat mendirikan agrowisata tersebut, dirinya merogoh kocek hingga Rp 700 juta lebih. Uang tersebut sama sekali bukan pinjaman, melainkan hasil jerih payahnya saat kerja di Korea.
 
"Saya sudah nyelengi modal sejak dulu. Akhirnya saya dirikan ini. Biaya greenhouse dan lainnya lebih dari Rp 700 juta,’’ kata Adi.
 
Kini ia berhasil mendirikan dua bangunan greenhouse. Dengan dua greenhouse tersebut dirinya memulai mengembangkan agrowisatanya yang ia beri nama 'Agrowisata Girli Farm' sebagai petani melon hidroponik.
 
 
Semua ilmu hidroponik pun ia pelajari secara otodidak sambil berkonsultasi dengan dua rekan mantan kerjanya di Korea yang berkarier sebagai petani. Ia akui, keputusannya menjadi seorang petani hidroponik itu semakin membuat dirinya maju.
 
Ia menyebut, setidaknya selama masa tanam, kebunnya mampu menampung 2.400 pohon melon dari seluruh greenhouse miliknya.
 
"Jadi masa tanamnya itu sebulan sekali. Dan panennya satu bulan hingga dua bulan sekali,’’ kata Adi.
 
Ia berharap, dengan caranya ini bisa menjadi pemantik pertanian di desanya. Terlebih letak desanya jauh dari pusat kota dan akses jalan masih sangat terbatas.
 
"Harapannya bisa menggenjot perekonomian sekitar. Bisa memberdayakan SDM di sini. Sementara masih ada beberapa warga saya ajak kerja di Girli farm.” kata Adi.
 
Dirinya berharap ke depannya bisa lebih besar dan nantinya pemuda dan masyarakat di sini bisa merasakan dampak postifinya dari agrowisata ini.
 
"Untuk para teman teman kita sesama pemuda jangan pernah malu bertani, karena kita hidup dan bertahan karena jasa-jasa dari para petani," kata Adi.
 
 
Salah satu pengunjung yang berasal dari Blora, Ira Widowati mengaku mengetahui lokasi ini setelah mengikuti perkembangan di Instagram dan saat musim panen ini baru datang bersama keluarga.
 
"Ini baru pertama kali saya ke sini. Baru nyoba, dan memang rasanya manis, apalagi buah yang baru diambil itu lebih manis lagi. Saya lebih suka jenis kirani. Yang putih, dalamnya Oranye, yang hijau itu manis lembut. Harganya sesuai dengan rasa. Sangat terjangkau," kata Ira Widowati. (teg/imm)
 
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Banner Ucapan Ramadan ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit

Teknologi

Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit

Bojonegoro - Salah satu aplikasi media sosial (Medsos) Instagram, juga memiliki kerentanan keamanan, sehingga berpotensi diambil alih (dibajak) oleh orang ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Review Film Iron Lung, Teror dalam Ruang Sempit Berdarah

Review Film Iron Lung, Teror dalam Ruang Sempit Berdarah

Judul: Iron Lung (Berdasarkan video game karya David Szymanski), Sutradara penulis Mark Fischbach, Penata Musik Andrew Hulshult, Sinematografi David Bolen, ...

1772289757.178 at start, 1772289757.4744 at end, 0.29636001586914 sec elapsed