News Ticker
  • Catatan Sejarah 16 Oktober
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 16 Oktober 2026
  • Cara Kafein "Menipu" Otak Kita
  • Cegah Tumpang Tindih Usaha, Pemprov Jatim Dorong Pembagian Peran BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih
  • Diduga Pengemudi Kurang Konsentrasi, Truk di Kedungadem, Bojonegoro Tabrak Portal Pembatas Jalan
  • Perkuat Tata Kelola PAUD, 150 Kepala Sekolah Yayasan DWP Bojonegoro Resmi Dikukuhkan
  • Gandeng Fasilitator Lintas Provinsi, PMI Bojonegoro Petakan Potensi Bencana Desa Mulyorejo dan Sumbangtimun
  • 15 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Kamis 15 Oktober 2026
  • Pengurus Baru PBG Bojonegoro Dikukuhkan, Didorong Jadi Penggerak Inovasi Pembelajaran
  • Adopsi Roadmap Zero Waste, TPS3R Sudu, Bojonegoro Matangkan Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
  • UKM Multimedia IKIP PGRI Bojonegoro Gelar MULMEDFEST #1, Luncurkan Buku Puisi dan 4 Film Pendek
  • Dukung Jatim Lumbung Pangan Nasional, Kementan Bakal Bangun Fasilitas GPS di Jawa Timur
  • Jangan Lewatkan Minum Air Putih di Pagi Hari, Ini Dampak Buruk Dehidrasi bagi Kesehatan Tubuh
  • 14 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Rabu 14 Oktober 2026
  • 14 Oktober dalam Sejarah
  • Kurangi Pencemaran dan Tambah Nilai Ekonomi, Kader PKK Ngasem Dilatih Kelola Sampah Rumah Tangga
  • Cara Cut Off Teman yang Toxic agar Hidup Lebih Tenang
  • Bulog Jatim Serap 978 Ribu Ton Beras, Lampaui Target hingga 110,68 Persen
  • Khofifah Targetkan Kemiskinan Ekstrem Jatim Nol Persen
  • Cantika Wahono Lantik Ketua TP PKK dan TP Posyandu di 14 Kecamatan, Perkuat Sinergi Pemberdayaan Keluarga
  • Kemenag Bojonegoro Perkuat Sinergi dan Apresiasi Prestasi Madrasah di Ajang OMI
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 13 Oktober 2026
Cara Unik Sekolah Dasar di Bojonegoro Edukasi Pengelolaan Sampah

Cara Unik Sekolah Dasar di Bojonegoro Edukasi Pengelolaan Sampah

Bojonegoro - Edukasi lingkungan hidup pada anak sejak usia dini tidak sebatas mengajarkan cara membuang sampah pada tempatnya.
 
Lebih dari itu, pemahaman tentang pengelolaan sampah sejak dari sumbernya diyakini mampu membentuk karakter bertanggung jawab, menekan volume limbah desa, hingga menggerakkan ekonomi sirkular berbasis warga.
 
Langkah pembentukan karakter tersebut diwujudkan melalui permainan interaktif di lapangan SD Negeri Sudu 2, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro. Kamis (3/9/2026).
 
Puluhan siswa dan guru terlibat dalam simulasi pemilahan sampah yang dikemas lewat permainan estafet sampah, loncat sampah, dan papan urai sampah.
 
 
Kegiatan interaktif ini digelar sebagai bagian dari Program Kampanye Praktik Baik Pengelolaan Sampah di Sekolah dan Komunitas Aliran Sungai yang diprakarsai ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Program yang didampingi oleh Yayasan Daya Tumbuh Indonesia (YDTI) ini menyasar masyarakat Desa Sudu, Kecamatan Gayam.
 
Kepala Sekolah SDN Sudu 2, Ana Nur Resjatiningsih, menjelaskan bahwa pendekatan lewat permainan membuat siswa lebih mudah menyerap prinsip pemilahan limbah organik dan anorganik. Namun, dampak jangka panjangnya jauh melampaui area sekolah. Menurutnya, budaya cinta lingkungan tidak berhenti di sekolah, tetapi menular ke keluarga dan lingkungan tempat tinggal para siswa.
 
"Ketika anak-anak paham cara memilah sampah sejak dini, mereka membawa kebiasaan baik ini ke rumah," ujar Ana.
 
 
 
Siswa SD Negeri 2 Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Bojonegoro saat simulasi pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Kamis (03/09/2026). (Aset: Istimewa)
 
 
Manager Program YDTI, Rudy Susilo, menekankan bahwa sekolah merupakan titik awal perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.
 
Menurutnya, program edukasi ini dirancang agar memberi manfaat nyata bagi ekosistem lingkungan desa secara berkelanjutan.
 
Rudy menambahkan, pihak sekolah juga diproyeksikan menjadi nasabah aktif Bank Sampah "Berkah" yang sudah berdiri di Desa Sudu.
 
Melalui bimbingan guru ini, tambah Rudi, siswa dilatih memiliki rasa tanggung jawab. Sampah anorganik yang terpilah dengan benar dari sekolah dan rumah kelak memiliki nilai ekonomi saat disalurkan ke bank sampah desa.
 
“Ada rantai manfaat yang saling mendukung," tutur Rudy.
 
 
 
Komitmen senada disampaikan Penanggungjawab program kemasyarakatan EMCL, Almaliki Ukay Sukaya Subqy. Menurut dia, penanganan masalah sampah membutuhkan kolaborasi yang intensif antara sekolah, pemerintah desa, dan komunitas lokal.
 
Pria yang akrab disapa Malik ini juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan kawasan permukiman dan bantaran sungai dari pencemaran sampah domestik.
 
Malik menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang tepat sejak dari rumah tangga dan sekolah akan mengurangi beban limbah ke lingkungan, termasuk bantaran sungai.
 
“Lingkungan yang bersih dan sehat pada akhirnya menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga desa," kata Malik.
 
 
Lebih dari itu, Malik menegaskan bahwa EMCL merancang program agar memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. Mewakili manajemen EMCL, di menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Sudu yang terus mendukung kegiatan program dan operasi EMCL.
 
“Kegiatan operasi migas negara dalam memproduksi minyak nasional di Lapangan Banyu Urip berlangsung aman selamat berkat dukungan masyarakat,” tutur Malik. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Cara Cut Off Teman yang Toxic agar Hidup Lebih Tenang

Cara Cut Off Teman yang Toxic agar Hidup Lebih Tenang

Memiliki teman yang suportif dan selalu memberikan semangat tentu menjadi dambaan banyak orang. Sayangnya, membangun lingkaran pertemanan yang positif tidak ...

1792118732.9717 at start, 1792118733.2166 at end, 0.24487590789795 sec elapsed