Pemprov Jatim Raih Terbaik I IHYA 2026, Khofifah Dorong UMKM Jadi Lokomotif Halal Global
Minggu, 27 September 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Jawa Timur - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berhasil menyabet penghargaan Terbaik I pada penganugerahan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 untuk kategori Lembaga Pemerintahan, subkategori Pemerintah Daerah Provinsi yang Memberikan Dukungan Program Halal Terbaik.
Penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia tersebut diterima langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dydik Rudi Prasetya, mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Kamis (24/09/2026).
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan buah dari ikhtiar dan kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem industri halal yang terintegrasi di Jawa Timur.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak. Capaian ini bukan hanya milik Pemprov Jatim, tetapi juga pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, perguruan tinggi, hingga seluruh masyarakat,” ujar Khofifah di Surabaya, Jumat (25/09/2026).
Khofifah menyebut penguatan ekosistem halal di Jawa Timur terbukti dari melesatnya angka sertifikasi. Hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 703.853 sertifikat halal telah diterbitkan yang mencakup sekitar 1,8 juta produk.
Ekosistem tersebut ditopang oleh keberadaan 92 Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), 14 Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), 660 Rumah Potong Hewan (RPH) bersertifikat halal, serta 3 lembaga pelatihan SDM halal.
Lebih lanjut, Khofifah menekankan pentingnya menempatkan 4,5 juta UMKM Jawa Timur sebagai motor utama pengembangan industri halal. Sertifikasi halal hendaknya tidak sekadar pemenuhan aspek keagamaan, melainkan menjadi bagian dari budaya mutu dan instrumen peningkatan daya saing produk di pasar internasional.
“Jangan sampai pelaku usaha berhenti setelah memperoleh sertifikat halal. Setelah tersertifikasi, mereka harus terus didampingi agar produktivitas meningkat, pemasarannya meluas, dan usahanya naik kelas hingga menembus pasar ekspor,” pungkasnya.






































