Rutin Minum Teh Tekan Risiko Penyakit Jantung 11 Persen, Ini 4 Aturan Penyeduhan yang Tepat
Sabtu, 24 Oktober 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Kebiasaan menyeruput teh di pagi hari menjadi tradisi favorit banyak orang untuk menyegarkan tubuh sekaligus menambah stamina harian. Di balik kenikmatan rasanya, teh menyimpan kandungan senyawa aktif yang kaya manfaat, mulai dari merilekskan pembuluh darah hingga menjaga kesehatan organ jantung.
Temuan ilmiah terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Internal Medicine menunjukkan bahwa mengonsumsi teh secara rutin minimal tiga hari dalam seminggu mampu menurunkan risiko penyakit vaskular hingga 11 persen. Studi ini melibatkan pengamatan terhadap lebih dari 485.000 responden dewasa.
Kendati demikian, para pakar kesehatan mengingatkan bahwa kekeliruan dalam cara menyeduh dan mengonsumsi teh justru dapat mengikis khasiatnya atau bahkan memicu gangguan kesehatan lain.
Pakar kesehatan dari George Washington University, dr. Leana Wen, membagikan empat panduan penting dalam mengonsumsi teh agar memberikan manfaat optimal bagi jantung:
Pertama, hindari minum teh dalam kondisi sangat panas atau melepuh. Penelitian mengindikasikan bahwa kebiasaan menyeruput minuman berkecepatan suhu ekstrem secara berulang dapat meningkatkan risiko penyakit pembuluh darah hingga 16 persen serta memicu risiko kanker esofagus.
Dr. Leana Wen menyarankan untuk meminum setelah suhu panasnya turun.
“Tunggu hingga suhu teh berubah menjadi hangat sebelum diminum,” katanya.
Kedua, pilihlah kepekatan teh tingkat sedang (*moderate-strength*). Baik teh hijau maupun teh hitam kaya akan kandungan polifenol dan flavonoid yang berfungsi merilekskan pembuluh darah serta menjaga tekanan darah tetap stabil.
Ketiga, hindari penambahan pemanis atau gula secara berlebihan. Menyajikan teh tanpa gula (unsweetened tea) merupakan pilihan paling ideal untuk menjaga kesehatan metabolisme serta membantu mengontrol berat badan.
Keempat, perhatikan batas asupan kafein harian. Meski kandungan kafein pada teh tergolong sedang, konsumsi berlebihan tetap dapat menimbulkan efek samping seperti kecemasan, gangguan tidur, hingga jantung berdebar.
“Batas aman asupan kafein bagi orang dewasa secara umum adalah 400 miligram per hari,” kata dr. Leana Wen.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir







































