News Ticker
  • Menghadapi Terik Cuaca Panas, Ini 6 Langkah Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tetap Fit
  • 20 Atlet Taekwondo Kodim 0813 Bojonegoro Bawa Pulang 20 Trofi
  • Ratusan Relawan Kelas Inspirasi Lintas Daerah Hingga Mancanegara Siap Semangati 804 Siswa di Bubulan
  • Sabet 288 Poin, Kalimantan Timur Raih Juara Umum MTQ Nasional XXXI 2026
  • 21 September dalam Catatan Sejarah Dunia dan Nasional
  • Jatuh dan Terlindas Truk, Pemotor di Kapas, Bojonegoro Luka Berat
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 21 September 2026
  • Tabrak Bak Belakang Truk, Pemotor di Kedungadem, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • EMCL dan Pemangku Kepentingan di Bojonegoro Jalin Silaturahmi Lewat Sepak Bola Persahabatan
  • Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro
  • Dorong UMKM Naik Kelas, Dekranasda Bojonegoro Gandeng Universitas Brawijaya Bidik Pasar Internasional
  • Marak Isu Produk Abal-Abal, Ini Poin Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa
  • Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81, 901 Pelajar Bojonegoro Ikuti Temu Gladi PMR
  • Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas
  • Jelang Liga 3 Nusantara, Pemkab Bojonegoro Tampung Aspirasi Suporter dan Siap Dukung Persibo
  • 19 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 19 September 2026 di Bojonegoro
  • Wihadi Wiyanto Jabat Presiden Klub Persibo, Targetkan Lolos ke Liga 2
  • 4 Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Kos-kosan Satpol PP Bojonegoro
  • Godok Raperda CSR, Pemkab dan Bapemperda DPRD Bojonegoro Selaraskan 10 Bidang Program Pertanggungjawaban Perusahaan
  • Tingkatkan Kapasitas Pelaku IKM Gerabah Rendeng, Pemkab Bojonegoro Dorong Inovasi dan Estetika Keramik Batik
  • Produk Kerajinan Tangan Karya Perempuan Bojonegoro Pikat Pengunjung Lokakarya Media Jabanusa di Yogyakarta
  • Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita
  • Gali Potensi Sejarah Lokal, Disbudpar Bojonegoro Gelar Lomba Esai Sejarah Desa Berhadiah Rp10 Juta
Ini Penjelasan Video Perempuan di Bojonegoro yang Viral usai Terima Akta Cerai, Bukan untuk Sensasi!

Ini Penjelasan Video Perempuan di Bojonegoro yang Viral usai Terima Akta Cerai, Bukan untuk Sensasi!

Bojonegoro - Video seorang perempuan muda yang baru saja mendapatkan akta cerai dari Pengadilan Agama Bojonegoro, menjadi viral di media sosial di Bojonegoro.
 
Video tersebut viral diberbagai media sosial dan mendapatkan tanggapan yang bervariasi dari para netizen, baik positif maupun negatif .
 
 
Hal ini sempat membuat kaget perempuan muda yang baru berusia 22 tahun yang ada di dalam video tersebut, yaitu Shinta Rahmawati, warga Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
 
Dirinya mengaku tidak menyangka jika videonya akan viral luas di media sosial hingga masuk berita di sejumlah media siber, termasuk di televisi nasional.
 
Shinta juga mengaku mendapatkan telepon dan juga WhatsApp dari beberapa rekannya kalau ada video yang di dalamnya ada dirinya yang mengucapkan sebuah kalimat "Lebih baik menjadi janda dari pada punya suami tiada guna."
 
Bahkan video tersebut dibuat seperti ada unsur kesengajaan dan dibuat sedemikian mungkin agar menarik. Namun Shinta mengaku jika dirinya tidak ada niatan untuk menyebarkan video tersebut.
 
"Saya benar benar tidak tahu jika videonya viral. Dan saya tidak ada niat dan sengaja untuk membuat video tersebut, karena video tersebut memang untuk konsumsi pribadi saja." ujar Shinta melalui pesan yang dikirimkan kepada media ini. Jumat (08/07/2022).
 
 

Tangkapan layar, seorang perempuan di Bojonegoro yang videonya sempat viral, saat menunjukkan akta cerai yang baru diterima dari Pengadilan Agama Bojonegoro. (foto: dok istimewa)

 
Dalam keterangannya, Shinta menceritakan bahwa saat itu dirinya dengan ditemani rekannya berinisial RK, mengambil akta cerai di Pengadilan Agama Bojonegoro. Kemudian ia ditawari oleh temannya tersebut untuk dibuatkan video, sehingga video tersebut dibuat menggunakan HP temannya.
 
Kemudian video tersebut diunggah oleh temannya tersebut di Story WhatsApp dan hal itu diketahui oleh Shinta.
 
"Saya tahu video tersebut dibuat story whatsapp, dan saya hanya menanggapi biasa, karena saya juga mengunggah video tersebut di story whatsapp milik saya, dan hanya saya perlihatkan kepada 8 orang saja." tutur Shinta.
 
 
 
Menurut Shinta, video itu memang ditunjukkan oleh teman yang membuat video tersebut dengan maksud bahwa dirinya bisa lepas dari beban hidup selama ini.
 
"Memang video itu di tunjukkan oleh yang bersangkutan dengan maksud bahwa saya bisa lepas dari beban hidup selama ini, dan memilih menjanda daripada mempunyai suami," tutur Shinta.
 
Dia juga menceritakan kehidupannya sebelum cerai bahwa dirinya merasa tidak nyaman menjalani hidup, yang tak bisa ia ungkapkan. Sehingga kemudian dirinya mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama pada awal 2022 dan putus pada bulan Juli 2022 ini. Dan hal itu membuat dirinya seperti terlepas beban yang selama ini Shinta pendam, sehingga mengungkapkan kata kata yang ada dalam video tersebut.
 
 
 
Namun Shinta mengaku, dengan adanya video yang viral tersebut dirinya mendapatkan tekanan mental dan psikologi yang luar biasa dari para netizen, karena tidak sedikit yang mengolok-olok dan bahkan mencemooh dirinya karena ucapan dalam video tersebut. Namun dirinya juga mendapatkan dukungan dari netizen yang tidak sedikit untuk menguatkan mental dirinya untuk menjalani hidup di masa mendatang bersama buah hatinya, meski tanpa seorang suami.
 
Menurut Shinta, bahwa isi dan kata-kata dalam video tersebut adalah ungkapan kelegaan dirinya dengan maksud lebih baik menjanda dari pada hidup memiliki beban ketika dirinya bersuami.
 
"Karena dengan kelegaan ini saya bisa menjalani hidup saya sendiri tanpa ada pikiran dan tekanan batin dalam hidup yang tidak bisa saya ungkapkan," katanya.
 
Lebih lanjut dirinya juga meminta maaf kepada publik jika dalam videonya tersebut sempat menyinggung perasaan orang lain atau membuat netizen tersinggung, yang jelas dia memastikan hal itu disebutkan karena alasan kehidupan pribadinya dan tidak ada maksud menyinggung perasaan siapapun.
 
 
 
Sementara itu, teman Shinta yang mengambil video tersebut menyampaikan bahwa jika memang dirinya mengakui mengambil video tersebut juga seizin Shinta, dan kemudian dirinya juga mengaku meminta maaf karena video tersebut sempat viral luar biasa.
 
Dirinya juga menjelaskan bahwa sebenarnya video itu memang ungkapan hati Shinta setelah putus perceraiannya.
 
"Awalnya kami bersama dan saya yang mengambil video, dan Shita juga tau, tapi saya tidak tahu jika akan seheboh ini. Saya sudah meminta maaf kepada Shinta dan kami sampai saat ini masih berteman baik," tuturnya. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas

Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas

Bagi yang menghabiskan lebih dari satu dekade menanti gencatan senjata Gallagher Bersaudara namun kurang beruntung disambangi oleh tur mereka pada ...

1789983852.2117 at start, 1789983852.5138 at end, 0.30206394195557 sec elapsed