News Ticker
  • Ditinggal Pergi, Rumah Warga Banjarejo, Bojonegoro Kota Terbakar, Kerugian Capai Rp 250 Juta
  • Trik Aman Minum Kopi dan Teh Pagi Hari Tanpa Merusak Kesehatan Ginjal
  • Perkuat Perlindungan Buruh, Pemprov Jatim dan Polri Resmi Hadirkan Desk Ketenagakerjaan di Polres
  • Mengurai Islam dan Budaya Lokal lewat Buku Wali Berandal Tanah Jawa Karya George Quinn
  • PEPC JTB Rampungkan Partial Shutdown Lebih Cepat dari Target, Pasokan Gas Kembali dengan Kapasitas Penuh
  • Prosesi Pengambilan Api Abadi Kayangan Api Semarakkan HJB ke-349, Rute Kirab Diperluas
  • Tingkatkan Indeks Pembangunan Olahraga, Dinpora dan KORMI Bojonegoro Gelar Fun Aerobic Competition
  • Perkuat Hilirisasi Pertanian, Pemkab Bojonegoro Pertemukan Petani dengan Jejaring Ritel dan Perhotelan di Agribisnis Matching
  • Catatan Sejarah 18 Oktober: Berbagai Peristiwa Penting Dunia dan Perkembangan Regional
  • Diduga Mengantuk, Xenia Tabrak Pohon Penghijauan di Dander Bojonegoro, Pengemudi Meninggal
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Hari Ini: BMKG Imbau Kewaspadaan Potensi Hujan di Sore Hari
  • Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan
  • Peran Ormas Bojonegoro Didorong Jadi Solusi Konkret Atasi Kemiskinan dan Pengangguran
  • Meningkatkan Risiko Jantung hingga Kanker, Ini Efek Buruk Kol Goreng yang Perlu Diwaspadai
  • Film Digger, Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan
  • Lantik 28 PAC HKTI, Bupati Wahono Targetkan Bojonegoro Ungguli Lamongan dan Indramayu sebagai Lumbung Padi Nasional
  • Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Inovasi dan Hilirisasi Pertanian Jatim
  • Rangkaian HJB ke-349, Bupati Setyo Wahono Ziarah ke Makam Haryo Matahun dan Raden Sumantri
  • 17 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 17 Oktober 2026
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani
  • Komnas Pengendalian Tembakau Minta Pemerintah Waspadai Narasi Vape Bebas Diabetes
  • Nakhodai Akuatik Bojonegoro 2026–2030, Emy Setiowati Targetkan Pembinaan Atlet Berkelanjutan dan Edukasi Gizi
  • Antisipasi Antrean BBM di Jatim, Pemprov Berkoordinasi Intensif dengan Pertamina Jatimbalinus
Sejumlah Bangunan dan Rumah Warga di Bojonegoro Rusak hingga Roboh Diterjang Angin Kencang

Peristiwa Angin Kencang

Sejumlah Bangunan dan Rumah Warga di Bojonegoro Rusak hingga Roboh Diterjang Angin Kencang

Bojonegoro - Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro pada Kamis sore (31/10/2024). Akibatnya, sejumlah bangunan dan rumah warga mengalami kerusakan hingga roboh. Belasan lainnya mengalami rusak ringan hingga sedang.
 
 
Dari data yang dihimpun, di Kecamatan Temayang. Satu rumah warga dilaporkan roboh. Sementara di Kecamatan Kedungadem. Empat buah bangunan gudang pengeringan tembakau, tiga buah bangunan gudang, tiga kandang, dan satu rumah warga rusak berat hingga roboh.
 
Selain itu, sejumlah pohon penghijauan di sejumlah ruas jalan dilaporkan roboh di badan jalan sehingga mengganggu arus lalu-lintas di sejumlah jalur tersebut.
 
Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka-luka. Sementara, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
 
 

Sebuah rumah warga di Kecamatan Temayang, yang roboh diterjang angin. Kamis (31/10/2024) (Aset: Istimewa)

 
Informasi yang diterima awak media ini dari Kapolsek Temayang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Eko Suwanto, menjelaskan bahwa pada Kamis (31/10/2024) sekitar pukul 16.30 WIB di wilayah Kecamatan Temayang terjadi hujan lebat disertai angin kencang.
 
Kejadian tersebut mengakibatkan rumah milik Teguh Santoso (47), yang berlokasi di Dusun Pendem, Desa Temayang RT 015 RW 006, Kecamatan Temayang, yang terbuat dari bata ringan setengah badan dan kayu jati yang belum selesai dibangun roboh total.
 
 
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut, sementara kerugian material ditaksir sebesar Rp 15 juta.
 
“Pada saat kejadian pemilik rumah sedang bekerja sebagai kuli bangunan di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, dan untuk keluarga lainnya berada di rumah lama yang terletak di samping kiri rumah yang roboh tersebut.” kata AKP Eko Suwanto.
 
 

Sebuah rumah warga di Kecamatan Kedungadem, yang roboh diterjang angin. Kamis (31/10/2024) (Aset: Istimewa)

 
Informasi dari Kapolsek Kedungadem, Inspektur Satu (Iptu) M Sholeh disebutkan bahwa pada Kamis (31/10/2024) sekitar pukul 15.30 WIB, hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah bangunan dan rumah warga di Desa Tondomulo dan Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, rusak berat hingga roboh.
 
Di Dusun Kumprit, Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, empat buah gudang pengeringan tembakau milik Mardik (50), atapnya rusak. Selain itu, dan dua buah bangunan gudang milik Mardik mengalami roboh atau ambruk. Korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 150 juta.
 
Selanjutnya kandang ayam milik Abdul Rohman (32) yang terbuat dari kayu jati juga roboh atau ambruk. Korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 135 juta.
 
 
Di Dusun Tondomulo, Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, kandang kambing milik Supri (55) yang terbuat kayu jati roboh atau ambruk. Korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 200 juta.
 
Di Dusun Nggagan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, atap gudang milik Doyok (45) yang terbuat dari besi (gavalum) terbawa angin. Korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 100 juta.
 
Selanjutnya rumah milik Wanto (45) yang terbuat dari kayu ambruk atau roboh. Korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 30 juta.
 
 
Di Dusun Pereng, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, kandang sapi milik Sugik (45) yang terbuat dari kayu ambruk atau roboh. Korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 20 juta.
 
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Total kerugian material senilai kurang lebih 635 juta rupiah.” kata Kapolsek Kedungadem, Iptu M Sholeh.
 
 
Sementara itu, informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro menyebutkan bahwa akibat hujan deras disertai angin kencang pada Kamis sore (31/10/2024) setidaknya ada 15 pohon tumbang di empat lokasi.
 
Keempat lokasi tersebut masing-masing di ruas jalan raya Temayang-Bubulan, turut Dukuh Jeblokan, Desa Bakulan, Kecamatan Temayang. Kemudian di ruas jalan Dander-Ngasem ada dua lokasi, masing-masing di Desa Angunut, Kecamatan Dander, dan di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem. Dan satu lagi di ruas jalan Paldaplang-Sekar, tepatnya di selatan Pertigaan Paldaplang, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro. (red/imm)
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

Hiburan

Film Digger,  Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Film Digger, Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Bojonegoro Sutradara kenamaan Alejandro Gonz lez I rritu kembali menggebrak dunia perfilman lewat karya terbarunya berjudul Digger. Mengusung genre komedi ...

1792353190.7034 at start, 1792353191.1363 at end, 0.43293190002441 sec elapsed