News Ticker
  • 24 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 24 September 2026
  • Festival Literasi Digital 2026, Kolaborasi EMCL dan PDPM Bojonegoro Luncurkan Website
  • Pembakaran Sampah Diduga Pemicu Kebakaran Lahan di Mojokampung, Gudang Mebel Ikut Hangus
  • Warga Sudu, Gayam, Bojonegoro Mulai Rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah
  • Sekolah Jurnalistik RPS Tuban, Bekali Pelajar Prinsip Dasar Jurnalistik di Era Disrupsi Informasi
  • Ditarget Beroperasi Maret 2027, Groundbreaking Proyek Mini LNG Plant di Bojonegoro Dimulai
  • Logo Hari Jadi Bojonegoro ke-349 Resmi Diluncurkan
  • Gandeng BBPMP Jatim, Disdik Bojonegoro Mantapkan Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
  • APBD Menyusut, Pemkab Bojonegoro Gembleng Kepala Desa Soal Akuntabilitas BKK Desa
  • Antisipasi Luapan Bengawan Solo, Dinsos Bojonegoro Gembleng Warga Desa Rawan Bencana
  • Di Festival Literasi Digital Pemuda Muhammadiyah, Wabup Bojonegoro Ajak Remaja Kritis dan Junjung Etika Bermedsos
  • 23 September dalam Catatan Sejarah Dunia dan Nasional
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 September 2026
  • Era Digital dan Mobile Journalism, Peluang Besar Jurnalis Muda Menjaga Kebenaran Informasi
  • Ancaman Kekeringan Meluas, Pemprov dan DPRD Jatim Perketat Antisipasi Puso di Kawasan Selatan
  • Sering Tanpa Gejala, Ini Alasan Batu Ginjal Tetap Berbahaya Meski Tidak Terasa Sakit
  • 22 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 22 September 2026
  • Lomba Desain Logo Hari Jadi Bojonegoro ke-349 Selesai Digelar, Ini Pemenangnya
  • Menghadapi Terik Cuaca Panas, Ini 6 Langkah Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tetap Fit
  • 20 Atlet Taekwondo Kodim 0813 Bojonegoro Bawa Pulang 20 Trofi
  • Ratusan Relawan Kelas Inspirasi Lintas Daerah Hingga Mancanegara Siap Semangati 804 Siswa di Bubulan
  • Sabet 288 Poin, Kalimantan Timur Raih Juara Umum MTQ Nasional XXXI 2026
Bupati Blora Apresiasi Rencana Perpanjangan Kerjasama Pengembangan Pertanian Dengan BI Jateng

Bupati Blora Apresiasi Rencana Perpanjangan Kerjasama Pengembangan Pertanian Dengan BI Jateng

Blora - Bupati Blora, Djoko Nugroho didampingi Asisten Sekda Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Drs Suryanto MSi; Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Ir Reni Miharti MAgr Bus; serta Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, drh R Gundala Wijasena MP, pada Selasa (07/07/2020), laksanakan video conference (vicon) dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah.
 
 
Bertempat di Ruang Rapat Bupati, dalam acara vicon tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Suko Wardoyo, mengutarakan rencananya untuk memperpanjang kerjasama pengembangan klaster pertanian cabai yang terintegrasi dengan peternakan sapi di Kabupaten Blora yang sudah diawali sejak 2017 lalu.
 
Menurutnya komoditas cabai merah masih menjadi komoditas yang berpotensi dikembangkan di Kabupaten Blora, terlebih banyak petani cabai di Blora yang belum maksimal dalam mengelola sistem pengelolaan hasil pertanian pasca panen sehingga pihaknya ingin terus melakukan pendampingan melalui salah satu program CSR Bank Indonesia ini.
 
“Kami ingin kerjasama pengembangan klaster pertanian cabai merah yang terintegrasi dengan peternakan sapi potong di Kabupaten Blora bisa berlanjut dan dikembangkan lebih luas lagi. Sebelumnya kita sudah melakukan pendampingan pada kelompok tani di Desa Purworejo Kecamatan Blora dan Desa Dringo Kecamatan Todanan, ke depan akan kita kembangkan di Desa Palon, Kecamatan Jepon,” ujar Suko Wardoyo, Selasa (07/07/2020), melalui video conferece.
 
Tidak hanya pendampingan tentang teknik pertaniannya saja, pihak BI Jateng menurut Suko Wardoyo juga akan menggandeng tim ahli untuk pendampingan pengolahan pasca panen.
 
"Agar harga komoditas tidak jatuh ketika puncak musim panen. Baik secara kelembagaan seperti pembentukan koperasi, maupun bantuan alat pengeringan cabai untuk diolah menjadi produk UKM lainnya." tutur Suko Wardoyo.
 
 

Bupati Blora, Djoko Nugroho saat laksanakan video conference (vicon) dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah. Selasa (07/07/2020)

 
Bupati Djoko Nugroho pun menyambut baik rencana perpanjangan kerjasama yang ditawarkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah tersebut. Bahkan Bupati meminta agar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, bersama Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, dan Bagian Tata Pemerintahan Setda Blora untuk segera membuat draf perpanjangan kerjasama ini.
 
“Alhamdulillah ini signal bagus untuk para petani cabai kita, tolong nanti OPD terkait bisa segera menindaklanjuti persiapannya. Kita akui memang Blora punya potensi besar pada pertanian cabai merah. Sering harganya anjlok saat musim panen, sehingga kita gerakkan seluruh ASN untuk ikut membeli dengan harga pasar agar petani tidak rugi. Dengan adanya kerjasama ini kami berharap nantinya banyak manfaat yang diperoleh para petani cabai,” ucap Bupati.
 
 
Bupati ingin agar penandatanganan MoU perpanjangan kerjasama pengembangan klaster pertanian cabai terintegrasi peternakan sapi potong ini dilaksanakan di Semarang. Sekaligus pihaknya ingin bersilahturahmi dengan pimpinan Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah.
 
Selain pertanian cabai, dalam kesempatan ini Bupati juga menyampaikan beberapa permasalahan pertanian dan peternakan yang ada di Kabupaten Blora. Dengan harapan bisa memperoleh bantuan pendampingan dari Bank Indonesia.
 
Diantaranya adalah melimpahnya hasil komoditas jagung di Kabupaten Blora, yang mana merupakan daerah penghasil jagung terbesar kedua di Jawa Tengah setelah Grobogan. Bupati ingin nantinya Pabrik Pakan Ternak di Kabupaten Blora mengingat bahan baku (jagung) sangat melimpah di Blora.
 
Selain itu, Bupati juga mengusulkan adanya bantuan pengembangan pengelolaan peternakan sapi baik dalam hal penggemukan maupun pengolahan pasca panen. Agar sapi-sapi Blora tidak dijual begitu saja keluar kota, melainkan bisa diolah dahulu di daerah melalui pendirian rumah potong hewan modern.
 
“Blora ini produsen sapi potong terbesar di Jawa Tengah, 2019 ada sekitar 240 ribuan ekor sapi di Blora, dan nomor dua terbanyak di Indonesia setelah Sumenep (Madura). Namun sayangnya disini belum ada rumah potong hewan modern, sehingga banyak sapi kita yang dikirim begitu saja keluar daerah. Jika hal ini bisa diwujudkan, bukan tidak mungkin bisa meningkatkan nilai ekonomi bagi para peternak,” tutur Bupati Djoko Nugroho.
 
 
Menanggapi usulan Bupati, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Suko Wardoyo, meminta agar potensi potensi pertanian dan peternakan di Kabupaten Blora ini bisa dipetakan untuk dilakukan pengkajian lebih dalam.kedepan nanti kita lihat potensi lainnya bisa berkembang lagi. (teg/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas

Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas

Bagi yang menghabiskan lebih dari satu dekade menanti gencatan senjata Gallagher Bersaudara namun kurang beruntung disambangi oleh tur mereka pada ...

1790215911.9801 at start, 1790215912.2663 at end, 0.28617882728577 sec elapsed