News Ticker
  • Wisata di Tuban Perlu Pengembangan dan Peningkatan Fasilitas
  • Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik
  • Muspika Gayam Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Aula Belajar Desa Beged
  • Polres Tuban Kembali Ringkus Dua Orang Produsen Miras
  • Mempersiapkan
  • Pemkab Bojonegoro Beri Santunan Kematian bagi Warga Miskin
  • Pemkab Bojonegoro Luncurkan Kartu Pedagang Produktif
  • Hindari Tabrakan, Truk di Margomulyo Bojonegoro Terguling ke Tebing Jalan
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Kanor Bojonegoro Meninggal di Sawah
  • Ketua KONI Bojonegoro yang Dilengserkan, Lukman Wafi, Akan Menghadap Bupati
  • Mosi Tidak Percaya, Ketua KONI Bojonegoro Dilengserkan
  • Urai Sampah, DLH Blora Gunakan Lalat Tentara Hitam
  • Problem Base Solution: Mengubah Masalah Rakyat Sebagai Masalah Pemerintah
  • Pemkab Blora Serahkan Hibah Bongkaran Bangunan Pasar
  • Kedekatan
  • Akibat Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Padangan Bojonegoro Roboh
  • Menghadirkan
  • Bawaslu Undang Anam Warsito, Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu oleh Bupati Bojonegoro
  • Kasus Demam Berdarah di Tuban Meningkat
  • Motor Tabrak Sepeda di Dander Bojonegoro, 2 Orang Luka-Luka
  • Tabrakan Motor di Ngasem Bojonegoro, Seorang Kakek Patah Tulang Kaki
  • Bupati Bojonegoro Serahkan Sertifikat PTSL di Desa Jumput Sukosewu
  • Polisi Bojonegoro Gandeng Komunitas Offroad, Cek TPS Daerah Terpencil
  • Warga Lamongan, Tewas Tertabrak Kereta Api di Baureno Bojonegoro
  • Tabrak Lari di Padangan Bojonegoro, Seorang Pemotor Tewas di TKP

Bupati Blora Pimpin Rakor Persiapan Ramadan

Oleh Priyo Spd

Blora - Menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri 1439 H, Pemerintah Kabupaten Blora pada hari Rabu (16/05/2018) aksanakan rapat koordinasi (rakor) tentang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Daerah (Ekuinda) serta sistem keamanan daerah.

Dalam rakor tersebut di hadiri seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian Setda Kabupaten Blora, Camat, Perbankan, BUMD dan perwakilan BUMN yang ada di Kabupaten  Blora.

Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan diadakannya rakor ini untuk mengetahui seberapa jauh kesiapan Pemkab Blora dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sebentar lagi menjalankan puasa Ramadan dan Idul Fitri 1439 H.

Pelayanan yang dimaksud adalah menyediakan stok komoditas pangan atau sembako dengan harga terjangkau, menjamin kelancaran arus lalu-lintas saat mudik dan pengamanan selama Ramadan hingga Lebaran nanti. Ia pun mempersilahkan masing-masing OPD terkait untuk menyampaikan kondisi terkini sebagai bahan evaluasi.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Ir. Maskur, MM yang memaparkan kondisi harga sembako di Kabupaten Blora. Menurutnya saat ini sembako di Blora harganya masih relatif normal dan berada di bawah HET. Yang sedang mengalami kenaikan saat ini hanyalah telur.

“Harga telur di tingkat pengecer per kilogram nya Rp 24.000, sedangkan di supermarket Luwes Rp 22.000. Sedangkan harga yang ditetapkan provinsi Rp 26.000. Jadi meskipun naik, masih berada di bawah standart HET yang ditetapkan provinsi,” jelas Maskur.

Sedangkan gula pasir per kilogram nya saat ini Rp 12.000, Minyak Goreng Rp 11.000, Beras kualitas medium Rp 9.500, Tepung terigu Rp 7.000, Bawang Merah Rp 30.000, Bawang putih antara Rp 20.000 hingga Rp 23.000, Cabai Merah Rp 25.000, Cabai Rawit Rp 13.000, Daging Sapi Rp 110.000, Ayam Kampung Rp 70.000, Ayam Potong Negeri Rp 34.000, Garam Yodium Rp 7.000, semuanya dengan satuan per kilogram.

“Semua harga masih relatif normal. Jika nanti ada kenaikan di wilayah, saya minta Pak Camat bisa melaporkan ke dinas agar bisa segera kita atasi dengan menggelar operasi pasar. Kami juanya akan menyiapkan pasar murah dan 2100 paket sembako untuk fakir miskin yang pembagiannya nanti menunggu arahan Bapak Bupati,” lanjut Maskur.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir Reni Miharti MAgr Bus menyatakan bahwa stok beras di Kabupaten Blora saat ini sedang mengalami surplus. Pasalnya bulan Mei 2018 hingga Juni 2018 nanti petani sedang melakukan panen kedua.

“Kita perkirakan ada surplus hingga 233 ribu ton beras. Sehingga untuk beras, kita sangat berlebihan. Kebanyakan mereka menyimpan hasil panen kedua ini sebagai cadangan pangan sendiri,” ucap Reni Miharti.

Begitu juga dengan komoditas lainnya, stok masih aman. Yang masih mendatangkan dari luar daerah adalah bawang merah, kedelai dan telur ayam.

Perwakilan Bulog Blora, Bayu menyatakan stok beras di gudang masih mencukupi untuk kebutuhan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

“Masih ada 4.489 ton beras di gudang kami. Kami siap melakukan operasi pasar dan pasar murah jika memang diperlukan,” ucap Bayu.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Suma Novendi mengatakan bahwa Pertamina akan memenuhi semua kebutuhan LPG untuk Kabupaten Blora.

“Bulan Ramadan ini akan ada penambahan stok LPG sebanyak 3-5 persen. Sedangkan mendekati lebaran nanti akan ditambah 8 persen dari kuota normal. Sehingga tidak akan terjadi kelangkaan,” terang Suma.

Di bidang perhubungan, Kepala Dinrumkimhub, Ir Samsul Arief menerangkan bahwa akan ada kerjasama dengan Satlantas Polres Blora dalam pengaturan lalu-lintas saat arus mudik dan balik. Pihaknya akan melakukan penjagaan di Pasar Kunduran, Pasar Ngawen, dan Pasar Jepon.

“Penambahan rambu lalu lintas dan penerangan jalan akan ditambah. Selain mengantisipasi mudik, saat ini jalur Blora juga semakin ramai karena efek ambrolnya jembatan Widang yang ada di perbatasan Tuban-Babat. Untuk kendaraan berat mulai H-4 nanti akan dihentikan agar arus mudik lebih lancar,” kata Samsul Arief.

Menanggapi hal itu semua, Bupati Djoko Nugroho meminta agar Bulog terus melakukan serapan beras petani yang saat ini sedang panen dengan harga layak. Terlebih saat ini sedang panen, dan petani butuh uang untuk keperluan Ramadan dan lebaran.

“Untuk harga sembako, saya kira ini masih normal. Jika ada kenaikan nanti kita gelar pasar murah. Kecamatan harus siap melaksanakan pasar murah di masing-masing wilayahnya,” kata Bupati Djoko Nugroho.

Khusus untuk pembangunan, Bupati meminta OPD terkait mulai menghentikan semua pekerjaan mulai H-7 lebaran.

“Untuk proyek trotoar, jangan sampai ada tumpukan material bangunan di badan jalan. Semuanya harus bersih. Begitu juga jalan yang di beton, mulai H-7 harus sudah dibuka sehingga bisa dilalui dua arah. Jangan ada buka tutup,” tegas Bupati. (teg/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Ribuan warga memadati jalan-jalan, warung-warung dan lapangan sepakbola Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro saat digelar perhelatan ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Problem Base Solution: Mengubah Masalah Rakyat Sebagai Masalah Pemerintah

Problem Base Solution: Mengubah Masalah Rakyat Sebagai Masalah Pemerintah

Jumlah lembaga, aparatur dan anggaran masing lembaga boleh dibilang cukup untuk menjalankan misi pemerintahan efektif. Sudah umum didengar keluhan adanya ...

Quote

Mempersiapkan

Mempersiapkan

Dalam menapaki perjalanan hidup dan banyaknya aktivitas, alangkah baik bila diawali dengan kemampuan, pemahamam lebih dan mempersiapkan diri dengan matang, ...

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Oleh Muliyanto Tanggal 22 Desember, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari di mana perempuan-perempuan Indonesia menyelenggarakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 ...

Eksis

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Oleh Priyo Spd Blora- Sering terjadinya listrik padam di wilayah Blora, membuat sepasang kakak-adik, warga Kelurahan Jetis Kecamatan Blora, menciptakan ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Feature

Miniatur Motor Berbahan Limbah Bambu

Miniatur Motor Berbahan Limbah Bambu

Oleh Priyo SPd Blora - Banyaknya pohon bambu yang tumbuh di wilayah Desa Sumurboto Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, membuat warga ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Blora- Masyarakat Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memanfaatkan kawasan waduk Selo Parang menjadi tempat wisata baru ...

Hiburan

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Statistik

Hari ini

3.915 kunjungan

6.413 halaman dibuka

159 pengunjung online

Bulan ini

77.046 kunjungan

133.058 halaman dibuka

Tahun ini

77.046 kunjungan

133.058 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 745.953

Indonesia: 11.435

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015