News Ticker
  • 30 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 30 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Ratusan Anak TK Bojonegoro Ramaikan Festival Hari Anak Nasional
  • Stasiun Bojonegoro Layani Ribuan Penumpang Selama Libur Iduladha 2026
  • Gubernur Jatim Pimpin Tanam Tebu Serentak di Kediri demi Akselerasi Swasembada Gula
  • Komite Ekraf Siapkan Bojonegoro Art Circle Dua Hari, Panggung Teater dan Workshop Boneka Gratis
  • Jalan Kaki Sehat, Tapi Hindari 5 Kesalahan Ini agar Manfaatnya Maksimal
  • 29 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 29 Mei 2026
  • PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar Salurkan 34 Hewan Qurban ke Masyarakat Tuban
  • Penjualan Hewan Kurban di Jatim Naik Signifikan
  • Nanas dan Daun Pepaya Ampuh Mengempukkan Daging Alot, Pakar IPB Jelaskan Cara Kerjanya
  • 28 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 28 Mei 2026
  • PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa
  • Pemprov Jatim Perkuat Sistem Kebencanaan Lewat Perda Baru, Tekankan Kolaborasi dan Inklusi
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Inovasi Pendidikan Lewat Forum 100 Ide Inspira Risbo
  • Mas Bambang, Sapi Kurban Banpres Prabowo untuk Warga Bojonegoro Disalurkan Melalui Ponpes Modern Al Fatimah
  • Dinsos Bojonegoro dan BI Jatim Edukasi CBP Rupiah untuk Penyandang Tunanetra
  • Bupati Bojonegoro Salat Id di Darussalam, Wabup di Babus Sofa
  • 27 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 27 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Gubernur Khofifah Kunjungi Peternak Hewan Kurban di Bojonegoro
  • Lahan 8,7 Hektar di Depan Pasar Sido Makmur Disulap Jadi Kampus UNY, Penerimaan Mahasiswa Dimulai 2027
30 Mei dalam Sejarah

30 Mei dalam Sejarah

Tanggal 30 Mei menyimpan deretan peristiwa besar yang mengubah peta politik, geografi, dan sejarah dunia. Dari akhir sebuah kekaisaran kuno di Eropa hingga fondasi awal kolonialisme di Nusantara, berikut adalah beberapa momentum penting yang tercatat pada tanggal ini:

1453 – Pemakaman Terakhir di Hagia Sophia dan Berakhirnya Kekaisaran Romawi Timur

Sehari setelah jatuhnya Konstantinopel ke tangan Kesultanan Utsmaniyah di bawah pimpinan Sultan Mehmed II (Muhammad Al-Fatih), tanggal 30 Mei 1453 menjadi hari di mana ibadah Kristen terakhir kali diadakan di Hagia Sophia sebelum bangunan monumental tersebut dialihfungsikan menjadi masjid. Peristiwa ini menandai berakhirnya Kekaisaran Romawi Timur (Bizantium) yang telah bertahan selama lebih dari seribu tahun.

1619 – Jan Pieterszoon Coen Menaklukkan Jayakarta dan Mendirikan Batavia

Bagi sejarah Indonesia, 30 Mei 1619 adalah titik balik kolonialisme Belanda. Gubernur Jenderal VOC, Jan Pieterszoon Coen, mengerahkan pasukan untuk membumihanguskan kota Jayakarta setelah mengalahkan pasukan Kesultanan Banten. Di atas puing-puing Jayakarta itulah VOC kemudian membangun kota baru bernama Batavia, yang menjadi pusat Batavia lama dan cikal bakal ibu kota Jakarta di masa depan.

1814 – Penandatanganan Perjanjian Paris Pertama

Setelah kekalahan Napoleon Bonaparte dan pengasingannya ke Pulau Elba, Perjanjian Paris ditandatangani pada 30 Mei 1814. Perjanjian damai ini mengembalikan batas-batas wilayah Prancis ke kondisi tahun 1792 dan merestorasi Wangsa Bourbon ke takhta Prancis. Peristiwa ini sempat meredakan Perang Napoleon di Eropa sebelum sang kaisar melarikan diri dan kembali setahun kemudian.

1913 – Perjanjian London Mengakhiri Perang Balkan Pertama

Perjanjian London ditandatangani pada tanggal ini untuk mengakhiri Perang Balkan Pertama. Melalui perjanjian ini, wilayah kekuasaan Kesultanan Utsmaniyah di Eropa menyusut drastis, dan batas-batas negara baru di kawasan Balkan, termasuk kemerdekaan Albania, mulai diakui secara internasional.

1967 – Proklamasi Republik Biafra Memicu Perang Saudara Nigeria

Di benua Afrika, wilayah tenggara Nigeria memisahkan diri dan memproklamasikan kemerdekaannya sebagai Republik Biafra pada 30 Mei 1967. Deklarasi sepihak ini memicu Perang Saudara Nigeria (Perang Biafra) yang berlangsung selama tiga tahun dan menyebabkan krisis kemanusiaan serta kelaparan hebat yang menarik perhatian dunia.

1989 – Demonstrasi Tiananmen: Patung "Dewi Demokrasi" Didirikan

Di tengah gelombang protes mahasiswa yang menuntut reformasi politik di Tiongkok, para mahasiswa akademi seni di Beijing mendirikan patung setinggi 10 meter bernama "Dewi Demokrasi" (Goddess of Democracy) dari bahan gips dan sterofoam di Lapangan Tiananmen. Patung yang menyerupai Patung Liberty ini menjadi simbol perlawanan sebelum akhirnya dihancurkan oleh militer beberapa hari kemudian dalam peristiwa berdarah 4 Juni.

 

Editor: Mohamad Tohir

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Konser Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Bojonegoro Band papan atas Ungu menaiki panggung menyapa ribuan penonton dari berbagai penjuru di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro pada ...

1780109877.1792 at start, 1780109877.3079 at end, 0.12870502471924 sec elapsed