22 Juni dalam Sejarah
Senin, 22 Juni 2026 09:00 WIBOleh Tim Redaksi
Setiap tanggal memiliki rekam jejaknya sendiri dalam membentuk sejarah peradaban dunia, tak terkecuali tanggal 22 Juni. Di Indonesia, tanggal ini sangat lekat dengan momentum berdirinya ibu kota negara. Namun di kancah global, tanggal 22 Juni juga mencatatkan berbagai peristiwa besar, mulai dari keputusan politik bersejarah hingga pecahnya perang besar yang mengubah peta dunia.
Berikut adalah sejumlah peristiwa penting di dalam dan luar negeri yang terjadi pada tanggal 22 Juni, yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Hari Lahir Kota Jakarta (1527). Sejarah paling ikonik bagi publik tanah air pada tanggal ini adalah berdirinya Kota Jakarta. Pada 22 Juni 1527, pasukan Kesultanan Demak di bawah pimpinan Fatahillah berhasil merebut pelabuhan Sunda Kelapa dari cengkeraman Portugis. Momentum kemenangan tersebut kemudian diabadikan dengan mengubah nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta, yang berarti "kota kemenangan". Tanggal inilah yang hingga kini diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta.
2. Lahirnya Piagam Jakarta / Jakarta Charter (1945). Masih dari ibu kota, pada 22 Juni 1945, Panitia Sembilan yang dibentuk oleh BPUPKI berhasil merumuskan sebuah dokumen historis yang dikenal sebagai Piagam Jakarta (Jakarta Charter). Dokumen ini merupakan rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang di dalamnya memuat lima sila dasar negara, sebelum akhirnya mengalami perubahan pada sila pertama demi persatuan bangsa saat pengesahan kemerdekaan.
3. Dimulainya Operasi Barbarossa (1941). Bergeser ke panggung sejarah dunia, tanggal 22 Juni 1941 menjadi awal dari salah satu konfrontasi militer terbesar dalam sejarah manusia. Jerman Nazi di bawah pimpinan Adolf Hitler meluncurkan "Operasi Barbarossa", sebuah invasi militer besar-besaran untuk menguasai wilayah Uni Soviet pada Perang Dunia II. Peristiwa ini menandai pecahnya pakta non-agresi antara kedua negara dan memicu pertempuran berdarah di front timur.
4. Pengunduran Diri Raja Faisal II dari Irak (1958). Di Timur Tengah, dinamika politik besar terjadi pada 22 Juni 1958 ketika Raja Faisal II dari Irak menandatangani dokumen pengunduran dirinya menyusul kudeta militer yang bergejolak di negara tersebut. Peristiwa ini sekaligus menandai berakhirnya era monarki di Irak dan berubahnya sistem pemerintahan menjadi republik.
5. Ditandatanganinya Gencatan Senjata Prancis-Jerman (1940). Setahun sebelum menyerang Soviet, pada 22 Juni 1940, Prancis secara resmi menandatangani perjanjian gencatan senjata dengan Jerman Nazi setelah mengalami kekalahan dalam pertempuran singkat. Penandatanganan ini dilakukan di dalam gerbong kereta api yang sama di Compiegne, tempat di mana Jerman sebelumnya menandatangani kekalahan mereka pada Perang Dunia I.
Editor Mohamad Tohir






































