23 Agustus dalam Sejarah
Minggu, 23 Agustus 2026 09:00 WIBOleh Tim Redaksi
Sejarah Nasional Indonesia
- 1945: Presiden Soekarno menyampaikan pidato radio resmi pertamanya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, mengumumkan pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dan Badan Keamanan Rakyat (BKR).
- 1949: Konferensi Meja Bundar (KMB) resmi dibuka di Den Haag, Belanda. Konferensi ini menjadi diplomasi krusial yang mengarah pada penyerahan dan pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada akhir tahun tersebut.
- 1967: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) resmi didirikan oleh Pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden RI Nomor 128 Tahun 1967 (kini fungsi risetnya telah terintegrasi dalam BRIN).
- 1305: Sir William Wallace, ksatria dan pahlawan nasional Skotlandia yang memimpin perlawanan terhadap pendudukan Inggris, dieksekusi di London.
- 1939: Pakta Molotov-Ribbentrop (Pakta Non-Agresi Jerman-Uni Soviet) ditandatangani di Moskow. Perjanjian rahasia ini membagi wilayah Eropa Timur di antara kedua kekuatan dan membuka jalan bagi meletusnya Perang Dunia II seminggu kemudian.
- 1944: Perang Dunia II: Perdana Menteri Rumania Ion Antonescu digulingkan oleh Raja Michael I, membawa Rumania berpindah pihak dari Poros (Axis) ke sekutu.
- 1989: Aksi Baltic Way (Rantai Baltik): Sekitar dua juta orang dari Estonia, Latvia, dan Lithuania saling bergandengan tangan membentuk rantai manusia sepanjang 600 kilometer untuk menuntut kemerdekaan dari Uni Soviet.
- 1990: Armenia mendeklarasikan kemerdekaannya dari Uni Soviet, menjadi salah satu langkah awal runtuhnya blok Soviet di kawasan Kaukasus.
- 1966: Wahana antariksa milik NASA, Lunar Orbiter 1, mengambil foto Bumi pertama dari orbit Bulan.
- 1991: Tim Berners-Lee membuka akses World Wide Web (WWW) untuk umum. Hari ini kerap diperingati secara tidak resmi sebagai Internaut Day.
- 2011: Gempa bumi berkekuatan 5,8 Mw mengguncang Virginia, AS. Gempa ini dirasakan hingga ke Washington D.C. dan merusak Gedung Washington Monument.
- Hari Internasional Mengenang Perdagangan Budak dan Penghapusannya: Ditetapkan oleh UNESCO untuk mengenang pemberontakan budak di Saint-Domingue (Haiti) pada malam 22-23 Agustus 1791 yang memicu penghapusan perbudakan transatlantik.
- Hari Peringatan Eropa untuk Korban Totaliterisme dan Nazisme: Diperingati oleh Uni Eropa untuk mengenang para korban rezim otoriter dan totaliter di masa lalu.
Editor Mulyanto













































