News Ticker
  • Dekranasda Bojonegoro Promosikan Produk Unggulan UMKM Makassar
  • 200 Mahasiswa Universitas Airlangga Gelar KKN di Bojonegoro, Fokus Mengabdi di Kanor dan Sumberrejo
  • Siapkan Lulusan SMA dan SMK Masuk Dunia Kerja, Disperinaker Bojonegoro Gelar Career Booster Session
  • 14 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 Juli 2026
  • Masa Libur Sekolah 2026, Volume Pelanggan Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Naik 13 Persen
  • PMI Bojonegoro Gandeng Australia Red Cross Perkuat Pelayanan Bencana di DAS Bengawan Solo
  • Pelajar SMAN 1 Bojonegoro Raih Juara I Duta SMA Jatim, Siap Melaju ke Tingkat Nasional
  • Pengurus MUI Jawa Timur Resmi Dikukuhkan, Fokus Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Rencana Pengembangan Batalyon TP 885 dan Brigif 33 di Dander
  • 11 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 11 Juli 2026
  • Kandang Ayam Senilai Rp6 M di Malo, Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Panen Melon Bersama, Bupati Bojonegoro Ajak Generasi Muda Bangun Pertanian Modern
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp11,03 Miliar untuk Lima Program Beasiswa Mahasiswa
  • Seorang Lansia Bojonegoro Tewas Tertabrak Kereta Api Jayabaya di Perlintasan Baureno
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 10 Jul 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 Juli 2026
  • 10 Juli dalam Sejarah
  • Kecamatan Kota Dominasi Emas Kickboxing, Klasemen Sementara Porkab II Bojonegoro Masih Memimpin
  • Dalam Sehari Terjadi Enam Kebakaran Lahan di Bojonegoro, Ini Daftarnya
  • Pemkab Bojonegoro Berikan Pembinaan Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa Daerah
  • "El Último Tango", Sepatu Spesial Adidas untuk Perjalanan Terakhir Messi di Piala Dunia
  • Kejari Bojonegoro Terima Tahap II Kasus Dugaan Peredaran Rokok Ilegal
Musim Kemarau Datang, Kawasan Hutan Jati di Blora Rawan Kebakaran

Musim Kemarau Datang, Kawasan Hutan Jati di Blora Rawan Kebakaran

Oleh Priyo Spd

Blora – Mulai masuknya musim kemarau membuat sejumlah wilayah rawan terjadinya kebakaran. Salah satu wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran berada di kawasan hutan jati Blora. Bagaimana tidak saat musim kemarau mencapai puncaknya seperti sekarang ini, daun jati mengering dan banyak yang berguguran. Rumput ilalang dan semak belukar pun yang berada di bawah tegakan pohon jati juga kering.

Potensi terjadinya kebakaran itu terutama di kawasan hutan jati yang kerap dilalui manusia seperti di pinggir jalan raya maupun jalan setapak. Penyebabnya, warga yang melintasi jalan tersebut tidak jarang membuang puntung rokok. Puntung rokok yang apinya masih menyala itupun bisa menyulut kebakaran.

Berdasarkan pemantauan, bekas-bekas rerumputan yang terbakar di bawah tegakan pohon sudah banyak terlihat di kawasan hutan di jalur Blora-Cepu. Petugas Perhutani yang mengetahui adanya kobaran api, segera memadamkan api tersebut. Namun kerap petugas datang terlambat. Akibatnya kobaran api telah meluas dan menghanguskan daun dan semak belukar kering di bawah tegakan pohon jati.

Muhammad Kusnin salah seorang warga yang melintas di jalur Blora-Cepu di kawasan hutan jati mengaku wilayah hutan yang berada di Blora kerap kali terjadi kebakaran, mengingat wilayah yang kering dan mudah terbakar.

“Memang pohon jati mempunyai keistimewaan tersendiri yakni antara lain tahan api. Meski begitu jika api terus berkobar, pohon jati bisa dipastikan habis terbakar,” ujar Muhammad Kusnin Kamis, (12/07/2018)

Sementara itu Agus Yulianto, Administratur Perhutani KPH Cepu menyikapi potensi terjadinya kebakaran, pihaknya mulai menyiapkan diri bilamana terjadi kebakaran hutan. Pihak Perhutani Blora, Perhutani Cepu maupun Perhutani Randublatung telah melatih satuan tugas pengamanan hutan untuk memadamkan kebakaran.

“Kami menghimbau petugas aktif berpatroli, dan saling berkomunikasi,’’ jelasnya.

Tak hanya itu ,pihaknya juga menggandeng lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) untuk mengamankan kawasan hutan dari kebakaran sehingga nantinya kebakaran hutan bisa diminimalisir.

“Secara bergantian kami juga akan berkomunikasi memantau wilayah hutan yang rawan terbakar,” imbuhnya.

Dia menyatakan, melalui program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM), warga yang tergabung dalam LMDH mempunyai kewajiban turut serta mengelola hutan, termasuk diantaranya pengamanan hutan dari tindak pencurian dan kebakaran.

“LMDH mempunyai andil besar terhadap kelestarian hutan, oleh sebab itu nantinya kita akan terus berkomunikasi demi kelestarian hutan,’’ terangnya. (teg/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784038480.8172 at start, 1784038481.4954 at end, 0.67811799049377 sec elapsed