Dokter Gizi Tegaskan Penanganan Obesitas Perlu Pendekatan Multidisiplin dan Modifikasi Gaya Hidup
Gubernur Khofifah Sematkan Satyalancana Karya Satya Kepada 250 ASN Pemprov Jatim
15 Agustus dalam Catatan Sejarah
Tabrakan Truk dengan Pikap di Dander, Bojonegoro, Pengemudi Pikap Meninggal
Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 Agustus 2026
Bupati dan Wabup Bojonegoro Ikuti Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI
Temukan Pekerjaan Impianmu di BEJO CAREER DAY 2026, Tersedia 1.000 Lowongan
Pemprov Jatim Sediakan 4.000 Undangan Gratis Upacara HUT Ke-81 RI di Gedung Negara Grahadi
Penanganan Usus Buntu Tidak Selalu Lewat Operasi, Ini Penjelasan Dokter Spesialis
Sambut HUT Ke-81 RI, Kader TP PKK Bojonegoro Gelar Panen Sayur Hingga Lomba Kebersamaan
Bukan Sekadar Distribusi Air Bersih, PMI Bojonegoro Edukasi Warga Hemat Air dan Hidup Bersih
14 Agustus dalam Catatan Sejarah
Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 Agustus 2026
Pelantikan PWRI Blora 2026-2031 Dibuka dengan Kirim 50 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
KAI Daop 8 Surabaya Tebar Diskon 17 Persen Tiket Kereta Ekonomi di Hari Kemerdekaan
Kebiasaan Pakai Tusuk Gigi Berisiko Melukai Gusi, Ini Pilihan Alat Pembersih Sela Gigi yang Lebih Aman
Hadiri Bupati Medhayoh di Cengkir, Pemkab Bojonegoro Siapkan Embung Seri untuk Petani Tembakau
Pamerkan Inovasi Pengabdian Desa, 175 Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Gelar Expo di Purwosari
13 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca Bojonegoro 13 Agustus 2026
Penyebab Makanan Sering Terselip di Sela Gigi dan Cara Aman Mengatasinya
Misi Dagang Jatim-Kalbar Tembus Rp2,5 Triliun, Gubernur Khofifah Dorong Perluasan Investasi Daerah
Kunker ke Semenkidul, TP PKK Bojonegoro Dorong Kemandirian Keluarga Lewat GAYATRI dan Kelola Sampah
Gandeng ISI Surakarta, Dekranasda Bojonegoro Susun Kajian Akademis dan Motif Pakem Batik Daerah
Berita Populer
Banjir Genangan
Banjir Genangan di Kota Bojonegoro, Sesaat Jadi Arena Bermain Anak-Anak
Senin, 17 Februari 2020 17:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro – Akibat hujan deras yang mengguyur kawasan dalam kota Bojonegoro, Senin (17/02/2020) sore, mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang air dengan ketinggian bervariasi, antara 10 hingga 40 sentimeter.
Namun kondisi tersebut justru dimanfaatkan oleh sejumlah anak-anak untuk bermain dan 'berenang', di ruas jalan yang tergenang tersebut.
Sementara, tidak sedikit kendaraan warga yang memaksa melintas di ruas jalan tersebut mogok. Sebagian warga juga ada yang memilih memutar haluan untuk mencari jalan alternatif untuk menuju tempat tujuan. Sementara warga yang terlanjur terjebak di tengah-tengah banjir genangan tersebut, banyak yang memilih memarkir kendaraannya di trotoar, rumah warga atau halaman pertokoan yang ada di sepanjang jalan tersebut.
Video suasana banjir di Jalan Panglima Sudirman Bojonegoro. Senin (17/02/2020)
Pantauan awak media ini di Jalan Panglima Sudirman, banjir genangan kali ini relatif cukup tinggi dan berlangsung cukup lama. Genangan air mulai dari pertigaan Jalan Hasyim Asyari hingga perempatan Jalan dokter Setyabudi, dengan ketinggian berkisar antara 10 hingga 30 sentimeter. Bahkan di beberapa titik ada yang mencapai 40 sentimeter.
Genangan mulai terjadi pada pukul 15.30 WIB, dan hingga berita ini ditulis pada pukul 17.00 WIB, genangan air masih terjadi.
Tampak sejumlah anak dengan riang gembira bermain-main di ruas jalan Panglima Sudirman tersebut. Sementara, belasan sepeda motor warga mogok, yang kemungkinan karena knalpotnya kemasukan air, sehingga warga tersebut harus mendorong sepeda motornya menuju ujung jalan yang tidak tergenang atau ke bengkel terdekat.
Seorang warga yang memilih memarkir mobilnnya karena takut mogok akibat banjir, di Jalan Panglima Sudirman Bojonegoro. Senin (17/02/2020)
Siti Khadijah (26) warga Kecamatan Balen Bojonegoro, yang awalnya nekat menerobos banjir genangan di Jalan Panglima Sudirman dengan terpaksa harus mendorong sepeda motornya kurang lebih sejauh 100 meter, karena sepeda motornya mogok.
"Ini tadi pulang kerja. Biasanya di sini nggak dalam, eh ternyata dalam, jadinya mogok tadi. Mau dicoba dinyalakan dulu kalau nggak bisa ya cari bengkel," kata Siti Khadijah.
Hal senada juga disampaikan Suprapto (33), warga Kecamatan Kapas yang hendak menuju ke salah satu rumah sakit yag ada di Jalan Panglima Sudirman juga harus mendorong sepeda motornya untuk sampai ke rumah saikit yang dituju.
Dirinya mengaku harus menerobos jalan yang tergenang tersebut karena harus sampai di rumah sakit untuk menunggu keluarganya yang sedang dirawat di rumah sakit tersebut.
"Iya mogok mas. Yang penting sampai rumah sakit dulu, nanti dipikir belakangan," tuturnya singkat.
Sementara, Aminah (30) Warga Desa Rengel Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban, yang mengaku usai membeli obat di salah satu apotek di Jalan panglima Sudirman dirinya memilih menunggu banjir genangan tersebut surut, dengan berteduh di rumah warga karena takut kendaraannya mogok.
"Banyak yang mogok jadi pilih berhenti dulu. Lama enggak ya pak biasanya banjirnya?" tuturnya dengan nada tanya.
Seorang warga yang harus mendorong kendaraannya mogok di Jalan Panglima Sudirman Bojonegoro akibat banjir. Seorang warga lainnya memilih putar balik kendaraannya. Senin (17/02/2020)
Terpisah Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Yudi hendro Kartono SE, saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa akibat hujan lebat yang terjadi pada Senin (17/02/2020) sore, mengakibatkan sejumlah ruas jalan di dalam kota Bojonegoro tergenang air.
"Curah hujan kali ini intensitas sangat tinggi sehingga sejumlah ruas jalan di kota Bojonegoro tergenang. Sementara yang terpantau ada 5 ruas jalan," kata Yudi melalui sambungan telepon seluler.
Menurutnya, untuk sementara dari laporan yang sudah ia terima, selain menggenangi Jalan Panglima Sudirman, banjir juga menggenangi ruas Jalan Panglima Polim mulai perempatan traffic light di Jalan Untung Suropati sampai selatan Islamic Center. Kemudian di ruas Jalan Patimura timur. Satu rumah warga tergenang luapan air. Lalu ruas Jalan Untung Suropati dekat Bundaran Adipura dan Jalan Gajah Mada, mulai barat Stasiun Bojonegoro sampai Bundaran Adipura. (red/imm)
"Itu data sementara yang sudah masuk. Perkembangan menyusul, termasuk laporan kemungkinan adanya banjir dari wilayah kecamatan," kata Yudi.
Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...
Selasa, 29 November 2022 10:00 WIB Oleh Imam Nurcahyo
"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...
Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...
Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...
Antusiasme penggemar Marvel Cinematic Universe (MCU) kini kembali meningkat seiring tayangnya petualangan terbaru Spider-Man Brand New Day. Bagi penggemar garis ...