28 Juni dalam Sejarah
Minggu, 28 Juni 2026 09:00 WIBOleh Tim Redaksi
Berikut adalah deretan peristiwa penting dan bersejarah yang terjadi di berbagai belahan dunia pada tanggal 28 Juni dari masa ke masa:
Tahun 1914 - Pembunuhan Archduke Franz Ferdinand (Pemicu Perang Dunia I)
Sejarah dunia berubah total ketika Archduke Franz Ferdinand dari Austria, pewaris takhta Kekaisaran Austro-Hungaria, bersama istrinya Sophie, tewas ditembak oleh seorang nasionalis Serbia bernama Gavrilo Princip di Sarajevo. Pembunuhan ini menyulut krisis diplomatik besar yang memicu pecahnya Perang Dunia I satu bulan kemudian.
Tahun 1919 - Penandatanganan Perjanjian Versailles
Tepat lima tahun setelah pembunuhan Franz Ferdinand, Perjanjian Versailles resmi ditandatangani di Istana Versailles, Prancis. Perjanjian damai ini secara resmi mengakhiri Perang Dunia I antara Blok Sekutu dan Kekaisaran Jerman, serta menetapkan syarat-syarat berat dan ganti rugi perang yang harus ditanggung oleh pihak Jerman.
Tahun 1969 - Kerusuhan Stonewall di New York
Sebuah penggerebekan polisi di Stonewall Inn, sebuah bar di Greenwich Village, New York City, memicu protes dan bentrokan hebat selama beberapa hari. Peristiwa yang dikenal sebagai Kerusuhan Stonewall ini menjadi titik balik krusial yang menandai lahirnya gerakan perjuangan hak-hak sipil komunitas LGBTQ+ modern di Amerika Serikat dan dunia.
Tahun 1997 - Pertandingan Tinju Mike Tyson vs Evander Holyfield II (Insiden Gigit Telinga)
Dunia olahraga dikejutkan oleh insiden dalam pertandingan ulang perebutan gelar juara tinju kelas berat WBA antara Mike Tyson dan Evander Holyfield di Las Vegas. Pada ronde ketiga, Mike Tyson secara tak terduga menggigit telinga Holyfield, yang berujung pada diskualifikasi Tyson dan pencabutan lisensi bertinjunya untuk sementara waktu.
Tahun 2004 - Penyerahan Kedaulatan Irak dari Pasukan Koalisi
Otoritas Sementara Koalisi (CPA) yang dipimpin oleh Amerika Serikat secara resmi menyerahkan kekuasaan dan kedaulatan pemerintahan kembali kepada Pemerintah Sementara Irak, dua hari lebih awal dari jadwal yang direncanakan. Langkah ini dilakukan secara tertutup di Baghdad demi alasan keamanan pasca-kejatuhan rezim Saddam Hussein.






































