Lolos Seleksi KPK RI, Mahasiswa Asal Dander Bojonegoro Ikuti Bootcamp Antikorupsi Nasional
Jumat, 17 Juli 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Inspektorat memberikan apresiasi tinggi atas prestasi membanggakan yang diraih oleh seorang pemuda lokal bernama M. Faiz Chishomuddin. Mahasiswa asal Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander tersebut berhasil lolos seleksi ketat dan terpilih menjadi salah satu dari 50 peserta se-Indonesia dalam ajang Bootcamp Antikorupsi Nasional: Sinergi Integritas Muda Indonesia atau SINTESIS tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia.
Irban Pencegahan Tipikor Inspektorat Kabupaten Bojonegoro sekaligus Penyuluh Anti Korupsi, Rahmat Junaidi, menyatakan rasa bangganya atas terpilihnya pemuda yang akrab disapa Maz Faa tersebut. Selama ini, Maz Faa dinilai aktif mendukung berbagai program kegiatan Inspektorat dan Paksi Bojonegoro, seperti pada ajang Patriot Integritas Muda Provinsi Jawa Timur serta peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia.
"Harapannya, Faiz bisa menjadi salah satu pemuda contoh dan pelopor terkait anti korupsi di lingkungannya dan di Bojonegoro khususnya di kalangan generasi muda," tuturnya Kamis (16/07/2026).
Ajang Bootcamp Antikorupsi Nasional SINTESIS ini sendiri merupakan salah satu agenda rutin tahunan KPK RI sebagai bentuk pendidikan antikorupsi bagi generasi muda. Program ini bertujuan mengedukasi dan memberdayakan para pemuda dari berbagai daerah di Indonesia agar berperan serta aktif dalam memberantas korupsi melalui aksi integritas yang dilakukan di daerah masing-masing, dengan fokus pembentukan pemimpin muda yang mampu menggerakkan budaya antikorupsi.
Rahmat Junaidi menambahkan bahwa proses yang dilalui untuk mencapai tahap ini tidaklah mudah. Peserta harus melewati berbagai tahapan seleksi dari KPK RI yang meliputi seleksi administrasi, wawancara daring, bimbingan teknis interaktif, hingga presentasi dan wawancara rencana aksi integritas.
"Alhamdulillah setelah mengikuti seleksi hingga tahap akhir, akhirnya Faiz berhasil meyakinkan KPK untuk ikut dalam kegiatan tersebut," imbuhnya.
Sebanyak 50 peserta perwakilan dari seluruh wilayah Indonesia ini dijadwalkan akan saling bersinergi mulai 20 Juli hingga 24 Juli 2026 mendatang. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di beberapa tempat strategis, antara lain Gedung Merah Putih KPK, ACLC KPK RI, Bapekom-PU Wilayah IV Bandung, serta Politeknik STIA LAN RI Jakarta.
Ditemui secara terpisah, Maz Faa yang juga merupakan mahasiswa program studi S1 Psikologi Universitas Negeri Surabaya ini mengungkapkan harapannya agar dapat mengimplementasikan seluruh ilmu, jejaring, dan praktik baik yang diperolehnya dari program SINTESIS KPK RI tersebut. Ia berniat membawa pulang pengalaman itu untuk diaplikasikan di daerah asal.
"Pengalaman yang saya peroleh selama SINTESIS 2026 akan saya bawa pulang untuk dikembangkan melalui gerakan NALAR (Narasi dan Aksi Pemuda Berintegritas)," tandas Maz Faa.
Gerakan NALAR yang ia gagas ini nantinya akan berfokus pada program edukasi, kampanye, serta kaderisasi agen integritas di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Dalam jangka panjang, ia juga berkomitmen penuh untuk memperkuat kolaborasi strategis antara pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan elemen masyarakat agar budaya jujur, berintegritas, serta antikorupsi dapat semakin tumbuh subur dan menjadi karakter utama bagi generasi muda di Kabupaten Bojonegoro.







![BEGINI]Cara Membuka BRImo Terblokir Akibat Lupa PIN 3 Kali Tanpa Panik](https://beritabojonegoro.com/imageoptim/tiaf8i-admin_userbm.sm.jpg)
.sm.jpg)
![BERIKUT] Cara Mengatasi BRImo Terblokir Karena Salah PIN Atasi Tanpa harus ke Kantor Cabang](https://beritabojonegoro.com/imageoptim/tiadgv-admin_userbm.sm.jpg)


























