Optimalkan Pajak Kendaraan Bermotor, Pemkab Blora Sinergi dengan Bapenda Jateng Percepat Pembangunan
Kamis, 16 Juli 2026 17:00 WIBOleh Tim Redaksi
Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Langkah ini dilakukan melalui audiensi yang digelar di Ruang Pertemuan Setda Blora pada Selasa (14/07/2026), guna mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak demi menopang pembangunan infrastruktur daerah.
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Blora Arief Rohman bersama Wakil Bupati Sri Setyorini dan Sekda Komang Gede Irawadi. Turut hadir Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi, perwakilan Jasa Raharja, Samsat Blora, Bank Jateng, serta jajaran camat dan kepala desa se-Kabupaten Blora.
Bupati Blora Arief Rohman menegaskan bahwa sektor PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) memiliki kontribusi penting bagi pendapatan daerah melalui skema opsen pajak. Optimalisasi ini diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk membiayai program pembangunan di Blora.
"Ini hal yang penting karena terkait dengan PKB dan BBNKB ini nantinya termasuk opsen dan menjadi PAD untuk rakyat juga. Ini dipandang penting, oleh karena itu kami berkomitmen bagaimana akan menjalankan arahan dari Bapak Gubernur tersebut untuk bersama-sama, jadi kita lihat masih ada tungakan-tunggakan yang tahun kemarin, termasuk potensi yang tahun ini ada," terangnya.
Sebagai langkah awal, Pemkab Blora akan melakukan inovasi berbasis data dengan mendata seluruh kendaraan operasional maupun pribadi milik Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjadi contoh kepatuhan. Penagihan ini juga akan diturunkan secara masif hingga tingkat kecamatan dan desa.
"Semoga nanti dengan sinergi ini akan bisa kita tagih dan akan menjadi pendapatan yang nanti menjadi PAD kita. Yang muaranya adalah juga untuk pembangunan yang ada di Kabupaten Blora," tambah Arief.
Sementara itu, Kepala Bapenda Jawa Tengah Muhamad Masrofi mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Jawa Tengah secara umum mengalami penurunan dari 68 persen menjadi 63 persen. Pihaknya meminta dukungan penuh dari seluruh jajaran Pemkab Blora hingga tingkat RT dan RW untuk mengedukasi warga.
"Tadi kami sudah meminta kepada Pak Bupati agar dapat membantu dalam rangka kesadaran masyarakat membayar pajak. Utamanya karena Pak Bupati itu kan punya wilayah, punya camat, punya jajaran perangkat desa, RT, RW. Ini harapannya dapat membantu bersinergi dengan kita," jelas Masrofi.
Dalam rangkaian acara tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Blora bersama Kepala Bapenda Jateng juga menyerahkan penghargaan Program Gebyar Hadiah Samsat 2026 kepada lima wajib pajak beruntung asal Blora yang taat pajak sebagai bentuk apresiasi langsung dari pemerintah.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir






































