Perkuat Pengembangan SDM, Pemkab Blora Gandeng Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
Kamis, 16 Juli 2026 15:00 WIBOleh Tim Redaksi
Blora - Pemerintah Kabupaten Blora terus memperluas jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi guna mendukung pembangunan daerah. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding antara Pemkab Blora dengan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta pada Rabu sore, 15 Juli 2026. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Blora.
Rombongan jajaran Pemkab Blora yang dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman, didampingi Wakil Bupati Sri Setyorini serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah diterima oleh Rektor UAD, Muchlas, beserta jajaran manajemen kampus. Pertemuan penting tersebut berlangsung di Ruang Audiovisual Lantai 4 Gedung Museum Muhammadiyah yang berada di kompleks Kampus 4 UAD.
Dalam sambutannya, Arief Rohman menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang dimiliki.
"Kami punya komitmen bahwa agar daerah bisa maju, kualitas SDM-nya harus maju. Oleh karena itu, selain pembangunan infrastruktur, program pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemkab Blora," ujar Arief.
Menurutnya, saat ini sekitar 60 persen lulusan SMA di Blora telah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan angka tersebut melalui berbagai program dukungan pendidikan. Tidak hanya masyarakat umum, Pemkab Blora juga mendorong aparatur sipil negara untuk meningkatkan kapasitas akademik melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau.
"Pejabat di lingkungan Pemkab Blora kami dorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 maupun S-3. Pembangunan daerah harus didukung SDM yang kompeten dan adaptif terhadap perubahan," katanya.
Bupati Arief menjelaskan, pembangunan daerah saat ini tidak dapat dilakukan secara parsial. Karena itu, Pemkab Blora mengadopsi pendekatan pentahelix yang melibatkan unsur akademisi, dunia usaha, komunitas, pemerintah, dan media. Ia menyebutkan kerja sama dengan UAD menjadi bagian dari strategi memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi.
"Kerja sama dengan UAD ini merupakan MoU ke-58 yang telah kami lakukan dengan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta. Kami selalu berupaya menjalin komunikasi dengan kampus-kampus yang memiliki mahasiswa asal Blora sekaligus mengajak para dosen untuk bersinergi membangun daerah," ujar Arief.
Bupati Arief Rohman berharap kesepakatan yang telah ditandatangani tidak berhenti pada dokumen formal semata, melainkan segera ditindaklanjuti dalam bentuk program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Blora.
Sementara itu, Rektor UAD Muchlas menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemkab Blora dan menyatakan kesiapan kampusnya untuk berkolaborasi dalam berbagai bidang.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemkab Blora. UAD siap bersinergi dan mendukung berbagai program pembangunan daerah sesuai kompetensi yang kami miliki," kata Muchlas.
Ia menjelaskan, UAD saat ini memiliki 11 fakultas yang mencakup berbagai disiplin ilmu. Selain penandatanganan nota kesepahaman, agenda kunjungan juga diisi dengan sesi dialog antara jajaran OPD Pemkab Blora dan pimpinan UAD untuk membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas aparatur.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan rombongan Pemkab Blora ke Museum Muhammadiyah yang berada di kompleks Kampus 4 UAD. Museum tersebut menyimpan berbagai koleksi sejarah perkembangan Muhammadiyah dan menjadi salah satu pusat edukasi kebudayaan serta gerakan sosial keagamaan di Indonesia.






































