News Ticker
  • Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Semeru 2018 Digelar di Bojonegoro
  • Tim Teknologi Informasi EMCL Berbagi Ilmu di SMKN 1 dan SMKN 2 Bojonegoro
  • Virus Goyang Dayung Merambah Pada Pelajar di Tuban
  • Tips Bagi Calon Pelamar Dalam Mengikuti Proses Seleksi CPNS 2018
  • Inilah Alur Pendaftaran CPNS 2018
  • Jelang Pileg dan Pilpres, Polres Tuban Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu
  • Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini, Situs SSCN BKN Belum Dapat Diakses
  • Polisi di Bojonegoro Amankan Seorang Pelaku Penadahan
  • Perbedaan
  • Pecah Ban, Mobil Milik DLH Bojonegoro Tabrak Tumpukan Batu di Pinggir Jalan
  • Ratusan Warga Mojoagung Soko Tuban, Minta Kejaksaan Tindak Tegas Kades Korupsi
  • Penerimaan CPNS 2018 di Kabupaten Bojonegoro Tersedia 384 Formasi
  • Formasi Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Blora Sebanyak 508 Lowongan
  • Lagi, Kebakaran Menimpa Rumah Milik Warga Balen Bojonegoro
  • Penanggulangan Kemiskinan Menjadi Prioritas Pemerintah
  • Tabrakan Motor di Baureno Bojonegoro Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Berikut ini Syarat Dasar Bagi Pelamar CPNS 2018
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Launching SIMELI
  • Sat Narkoba Polres Bojonegoro Laksanakan Binluh Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan 7 Hal Kepada Anggotanya

Totto Chan, Gadis Cilik di Jendela

Oleh Noela Armylia

Buku ini menceritakan perjalanan hidup seorang gadis cilik yang bernama Totto Chan. Nama aslinya adalah Tetsuko Kurayanagi, yang tak lain adalah pengarang buku ini.

Totto Chan adalah seorang gadis cilik yang sangat bersemangat, periang, polos dan penuh rasa ingin tahu. Sebagai gadis cilik dengan segudang rasa ingin tahu, Totto Chan sering bertingkah laku aneh di sekolah. Guru di sekolah menganggap Totto Chan nakal padahal gadis cilik periang itu hanya memiliki keingintahuan yang besar.Totto Chan pun dikeluarkan dari sekolah dengan alasan selalu membuat keributan di kelas. Akhirnya mama tak bisa berbuat apa-apa selain menyekolahkan anaknya ke sekolah lain. Sekolah yang bisa memahami dan mengajari putrinya menyesuaikan diri dengan orang lain.

Setelah mencari kemana-mana akhirnya mama menemukan sekolah yang pantas untuk putrinya dan mama mendaftarkan Totto Chan ke Tomoe Gakuen.

Tomoe Gakuen adalah deretan gerbong kereta api yang diubah menjadi ruang kelas. Sekolah unik ini dikepalai oleh Sosaku Kobayashi. Sekolah unik ini hanya memiliki 50 anak. Belajar di sekolah Tomoe Gakuen ini pada umumnya bebas dan mandiri mulai dari kelas yang berupa gerbong kereta api, kebun yang indah,pengaturan bangku dengan sesuka hati, dimana saja dan kapan saja. Sampai metode pengajaran dimana para siswa dapat memilih pelajaran apa yang ingin mereka pelajari hari ini dan yang mereka sukai.

Banyak kisah unik dan menarik dalam cerita ini. Bisa disimpulkan bahwa dalam proses belajar mengajar dalam pendidikan anak sekolah dasar dengan anak sekolah menengah atas berbeda. Sekolah dasar lebih senang belajar dengan metode belajar yang menyenangkan disertai permainan yang mengasyikan.

Setiap siswa pasti memiliki kesenangan masing-masing yang dapat mereka kembangkan sejak dini. Salah satu buku yang memberi saya inspirasi bagaimana cara mengajar anak. (noe/kik)

Penulis adalah guru di Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

*Oleh Atik Kholifah SKM PERGAULAN remaja di masa sekarang sungguh sangat merisaukan. Kita biasa menjumpai di tempat-tempat keramaian, muda mudi ...

Quote

Perbedaan

Perbedaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Allah menciptakan mahluk di dunia ini dengan berbagai perbedaan, tidak ada yang sama persis ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

3.195 kunjungan

5.760 halaman dibuka

127 pengunjung online

Bulan ini

60.303 kunjungan

107.821 halaman dibuka

Tahun ini

988.622 kunjungan

1.735.239 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 624.798

Indonesia: 10.473

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015