News Ticker
  • Sambut Libur Sekolah KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Diskon Tiket 30 Persen dari Stasiun Bojonegoro
  • Joe Taslim dan Kang Yayan Kembali Beradu Peran dalam Film Internasional The Furious
  • Telur Omega-3 Bukan Berasal dari Ayam Khusus, Begini Penjelasannya
  • Upaya Melestarikan Warisan Budaya, Pemkab Bojonegoro Siap Gelar Wastra Batik Festival 2026
  • 06 Juni dalam Sejarah
  • Prakiran Cuaca 06 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Waspada Jebakan Hidden Sugar, Zat Manis Tersembunyi dalam Kuliner Kekinian yang Memicu Obesitas
  • Harga Bawang dan Gula Alami Lonjakan, Mayoritas Bahan Pangan Nasional Justru Melandai
  • Optimalkan Program Gayatri dan Tekan Angka Anak Putus Sekolah, TP PKK Bojonegoro Turun ke Desa
  • 05 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 05 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Prakiraan Cuaca 05 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Kodim Bojonegoro Gelar Latihan Teknis Teritorial Berbasis Blok Ketahanan Pangan
  • Dua Dekade Gerakkan Ekonomi Jaringan Toko Kelontong di Bojonegoro, SRC Targetkan Perluasan Target Desa
  • Sinergi Lintas Sektor Dorong Kemandirian Ekonomi Pelaku Usaha Disabilitas di Dander
  • Genjot Target 16 Ribu Hektare, Pemkab Bojonegoro Bagikan Benih Tembakau Gratis ke Petani
  • Studi Banding ke Blitar Jadi Momentum DWP Bojonegoro Gali Inovasi Program Kerja
  • Penguatan Kesejahteraan Keluarga Lewat Sinergi PKK dan Layanan Terpadu di Baureno
  • Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput
  • 04 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 06 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Kecelakaan di Padangan, Bojonegoro, Seorang Pemotor Anak Meninggal Dunia
  • Kebutuhan Industri Tinggi Impor Kedelai Jawa Timur Melonjak 23,8 Persen Pada Awal 2026
  • Ratusan Pelajar Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jawa Timur
Resensi Buku: Kisah, Perjuangan, & Inspirasi Jokowi

Resensi Buku: Kisah, Perjuangan, & Inspirasi Jokowi

Buku Kisah, Perjuangan, & Inspirasi Jokowi, karya Punto Ali Fahmi ini mengisahkan semangat dan optimisme, seperti semangat belajar, berbisnis, meniti karier, dan menaklukkan tantangan dari seorang Jokowi.
 
 
Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi, lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961. Ia adalah anak sulung dari pasangan Noto Miharjo dan Sujiatmi. Memiliki 3 adik perempuan yang bernama Iit Sriyantini, Ida Yati, dan Titik Relawati.
 
Jokowi dikenal akan kesederhanannya dan keuletannya dalam melakukan apapun. Jokowi juga dikenal sebagai pemimpin dengan wajah "ndeso" tapi pemikirannya bisa dikatakan sangat visioner alias kota banget, terbukti segala bentuk kebijakannya dalam pemerintahan.
 
Dalam hidup dengan kesederhanaan, Jokowi juga terbiasa miskin, hal ini terbukti semasa kecil ia sering berpindah-pindah rumah yang dikontraknya. Mulai dari kontrakan yang terletak di bantaran Kali Dawung Kidul, kemudian daerah Munggung, bantaran Kalianyer, Kampung Cinderejo, sampai menumpang di rumah Pakde Miyono. Dengan berjualan kayu dan bambu keliling pasar.
 
 

Ilustrasi: Cover buku Kisah, Perjuangan, & Inspirasi Jokowi, karya Punto Ali Fahmi. (istimewa)

 
Sejak kecil Jokowi hidup dengan dikelilingi kayu. Dengan latar belakang keluarganya sebagai tukang kayu membuat Jokowi makin lekat dengan bidang tersebut. Tidak heran jika kemudian Jokowi mengikuti langkah ayahmya menjadi seorang tukang kayu. Tidak peduli apapun pekerjaannya Jokowi harus bisa menghargai lingkungan. Hanya dengan cara itulah, alam akan memberikan berkah yang tidak ada habisnya.
 
Walaupun begitu, Jokowi sangat pintar membagi waktu, kapan saat belajar dan kapan saatnya membantu orang tuanya. Menurutnya, orang sukses tidak boleh membuang-buang waktu yang sudah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, karena memanfaatkan waktu dengan baik adalah salah satu wujujd rasa syukur.
 
Jokowi memiliki istri yang bernama Iriana. Sosok Iriana selalu mendukung dan menegur Jokowi ketika melakukan kesalahan kecil yang sering dilupakan suaminya tersebut. Kehadiran Iriana benar-benar melengkapi Jokowi. Pernikahan itu dianugerahi 3 anak, 2 laki-laki dan 1 perempuan.
 
 
Awal memasuki dunia politik sebenarnya Jokowi tidak memiliki pengalaman berpolitik. Dirinya pun tidak pernah berdekatan dengan para birokrat atau orang-orang yang berkecimpung di partai. Namun apa yang ingin dicapai Jokowi saat itu bukanlah untuk kepentingan berpolitik. Ia ingin menyejahterakan kehidupan para pebisnis mebel serta perajin kayu.
 
Kiprah Jokowi dalam bisnis mebel membuat namanya dikenal oleh masyarakat Solo. Melihat potensi Jokowi yang terus berkembang di dunia politik, partai PDI Perjuangan pun melirik Jokowi sebagai Calon Walikota Solo tahun 2005.
 
Ini adalah tahun di mana Joko Widodo menjadi Walikota Solo. Hampir semua masyarakat Solo senang memiliki walikota seperti Jokowi, karena walaupun Jokowi telah menjadi walikota, sikap sederhananya masih melekat, bahkan sampai sekarang.
 
Dengan begitu Jokowi tidak pernah bercita-cita menjadi tokoh politik, apalagi menjadi pemimpin. Ia hanya ingin menjadi orang yang berguna untuk lingkungan sekitar dengan cara tidak menyakiti hati dan selalu menolong orang lain.
 
Berkat rentetan prestasi yang diraih Jokowi selama menjadi Walikota Solo, ia pun dicalonkan untuk untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta. Jokowi menerima pencalonan dirinya setelah melalui perenungan yang panjang. Ia sadar, meski telah mencicipi dunia politik, apa yang ada dihadapannya saat itu pasti lebih besar dan tentu lebih sulit. Dalam pencalonannya tersebut, Jokowi menggandeng Ahok atau Basuki Tjahaya Purnama sebagai wakilnya. Hingga akhirnya keduanya terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
 
 
Selama memimpin Jakarta, Jokowi membawa banyak perubahan. Mulai dari mengatasi banjir, revitalisasi Taman Waduk Pluit dan Waduk Rio, menata PKL Tanah Abang, mengatasi kemacetan, program penataan kampung, layanan kesehatan gratis, dan bantuan dana pendidikan
 
Jokowi makin popular, pada saat yang bersamaan masyarakat mengingingkan sosok Jokowi menjadi Presiden Indonesia lantaran kinerjanya yang luar biasa. Saat itu, masa kepemimpinan Jokowi sebagai gubernur DKI Jakarta sebenarnya belum habis.
 
Untuk maju ke Pilpres, Jokowi DIDAMPINGI oleh Jusuf Kalla. Jokowi dan Jusuf Kalla ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden ke 7 Indonesia pada hari Selasa, 22 Juli 2014.
 
Jokowi adalah pribadi yang selalu membuat mata publik tertuju padanya. Dengan raut muka yang terkesan ndeso hingga gaya bicara yang pelan dan sering diselingi guyonan jenaka. Jokowi juga sering menunjukkan sisi-sisi unik dirinya, di antaranya:1). Presiden kuis dengan hadiah sepeda; 2). Jarang sarapan; 3). Tidur di manapun; 4). Marahnya Jokowi adalah diam; dan 5). Pecinta binatang;
 
Tidak perlu melalui acara megah dan membahana, justru dari tindakan sederhanalah Jokowi mampu meninggalkan kesan untuk orang-orang yang akan diingat di masa depan nanti. (*/kik).
 
 
 
Identitas buku:
Judul buku: Kisah, Perjuangan, & Inspirasi Jokowi
Penulis: Punto Ali Fahmi
Penerbit: Checklist
Tahun terbit: 2018
ISBN/EAN: 9786025479601
Deskripsi fisik (tebal): 200 halaman
 
Penulis Resensi: Eti Nurjanah SPd (Penulis resensi buku adalah guru penggerak Kampung Ilmu)
Editor: Muhammad Roqib
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1780785119.3742 at start, 1780785119.601 at end, 0.22675013542175 sec elapsed