News Ticker
  • Gerakan Aksi Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Digelar di Texas Wonocolo Bojonegoro
  • Pemusnahan BB, Kejari Tuban Rebus Puluhan Gram Sabu dan Ribuan Pil Koplo
  • Tim SAR Masih Lakukan Pencarian  Korban Tenggelam di Bendung Gerak Bojonegoro
  • Warga Kalitidu Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam di Bendung Gerak, Sungai Bengawan Solo
  • Warga Kedungadem Bojonegoro yang Dilaporkan Hilang, Telah Ditemukan
  • Jangan Jadi Bangsa Kepiting!!!
  • Pertama
  • P3A Bojonegoro Dampingi Remaja Korban Salah Pergaulan
  • Bawaslu Bojonegoro Sosialisasi Pemantauan Pemilu
  • Disdukcapil Blora Deklarasikan Pembangunan Zona Integritas
  • BKKBN Dirikan Pojok Kependudukan di YSM Margoagung Sumberrejo Bojonegoro
  • Pemuda Asal Trucuk Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia Gantung Diri
  • Kekasih
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kios di Pasar Kacangan Tambakrejo Bojonegoro Terbakar
  • Mensesneg Apresiasi 3 Kabupaten yang Komitmen Membangun Perbatasan
  • Seorang Warga di Bojonegoro Meninggal Dunia Saat Hadiri Pengajian Maulid Nabi Muhammad
  • 5 Rumah dan 2 Kandang di Gondang Bojonegoro Roboh Diterjang Angin
  • Menempatkan Diri
  • Kecelakaan di Temayang Bojonegoro, Seorang Pelajar Meninggal Dunia
  • Pipit Wibawanto Kembali Pimpin PWI Tuban
Seorang Kakek di Sukosewu Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Tanggul Sawah

Peristiwa Orang Meninggal Mendadak

Seorang Kakek di Sukosewu Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Tanggul Sawah

Oleh Ahmad Muhajir

Bojonegoro (Sukosewu) - Warga Desa Semenkidul RT 001 RW 001 Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (13/06/2018) sekira pukul 06.00 WIB pagi, dikejutkan dengan adanya seorang warga yang meninggal dunia mendadak di tengah sawah desa setempat.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Kurdi (78) warga Desa Semenkidul RT 001 RW 001 Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro.

Saat itu korban sedang memetik kacang panjang bersama istrinya. Diduga korban meninggal dunia karena penyakit sesak nafas atau paru-paru yang sudah lama dideritanya kambuh hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.  

 

Kapolsek Sukosewi AKP Pujiono kepada awak media ini menuturkan bahwa berdasarkan keterangan saksi Fatimah (70) istri korban dan Mugianto (40) serta Hambali (45) keduanya tetangga korban, bahwa kronologi kejadian semula korban bersama istrinya Fatimah (70) hari itu dalam kondisi puasa berangat ke sawah untuk memanen kacang panjang.

Sesampai di sawah, lanjut AKP Pujiono, korban memetik kacang panjang di pematang atau lereng tanggul dalam posisi jongkok di bagian utara dengan jarak 3 (tiga) meter dari istrinya. Sementara itu istri korban yang lebih konsentrasi memetik buah cabe.

“Saat istrinya menengok ke arah utara melihat badan korban dalam posisi rebahan terletang dengan punggung bersandar di lereng tanggul.” jelas Kapolsek yang di kutip dari keterangan istri korban.

Kapolsek melanjutkan, saat itu Istrinya mengira korban berhenti sesaat untuk istirahat dengan berebah di tanggul sawah. Karena penasaran, istri korban menghampiri sambil menegur korban, namun tidak menjawab oleh korban.

“Kok malah tidur mbah, ayo diteruskan (kok malah turu to nang, ndang di teruske),” ujar AKP Pujiono menirukan teguran istri korban.

Karena saat ditegur korban tidak bereaksi dan dipanggil juga tidak menjawab, istri kemudian mendekati korban untuk membangunkannya. Saat itu istri melihat korban menarik nafas tidak beraturan dan berteriak minta tolong.

“kemudian datanglah warga yang kebetulan berada tak jauh dari sawah korban dan setelah sampai di lokasi korban, warga mendappati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” paparnya. 

Warga yang menyaksikan kejadian ini langsung melaporkan kejadian ke kepala desa dan petugas polisi setempat.  Sementara warga yang di lokasi kejadian langsung membawa jasad ke rumah korban. Polisi yang memeriksa jenazah korban mengidentifikasi korban berpakaian kaos gambar partai politik warna putih kombinasi biru dan celana pendek warna coklat.

Dari hasil identifikasi petugas, lanjut AKP Pujiono, keseluruhan tubuh korban dari kepala, wajah, leher,  badan, dan kedua kaki tidak ada suatu luka atau tidak ada kelainan atau adanya tanda akibat kekerasan.

“Diduga korban meninggal akibat penyakit sesak nafas atau paru-paru kambuh. Selain itu korban dalam kondisi yang sudah lansia serta sedang berpuasa,” imbuh AKP Pujiono.

Setelah dilakukan musyawarah, keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menganggap kejadian ini adalah musibah yang diikhlaskanya.

“Untuk selanjutnya, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan.” pungkas Kapolsek. (muh/imm) 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Oleh Muhammad Roqib Kuliah tamu bersama Dr Norazlina binti Abdul Azis dari Faculty Law UITM Malaysia di Pascasarjana Ilmu Hukum ...

Opini

Generasi Muda dalam Jeratan Kapitalisme Liberal

Opini

Generasi Muda dalam Jeratan Kapitalisme Liberal

*Oleh Rizki Amelia Kurnia Dewi SIKom PEMUDA adalah tonggak perubahan bangsa. Di pundak-pundak merekalah masa depan bangsa digantungkan. Pemuda sejatinya ...

Quote

Jangan Jadi Bangsa Kepiting!!!

Jangan Jadi Bangsa Kepiting!!!

Oleh Kang Yoto Alkisah seorang petani baru saja pulang dari ladang membawa kepiting pulang. Begitu sampai di rumah langsung dicuci ...

Sosok

Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren

Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren

Oleh Nova Andriyanto Bojonegoro - Kopi biji secang, adalah minuman ringan dari olahan biji secang. Leluhur dulu biasa menggunakan kayu ...

Eksis

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Oleh Achmad Junaidi Tuban (Kerek) Salah satu warga Desa Tlogowaru Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Darmaun (39), sukses menjadi pembudidaya jamur ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Program Peningkatan Literasi Siswa

Program Peningkatan Literasi Siswa

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Universitas Bojonegoro (Unigoro) bekerjasama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) gelar kegiatan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah ...

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun 2018, telah dilaksanakan pada Jumat ...

Feature

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro (Kepohbaru) - Lain ladang, lain belalang. lain lubuk, lain ikannya. barangkali ibarat pepatah itulah yang dilakukan masyarakat ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Bukit Kunci di Blora, Jadi Tempat Pemburu Sunrise

Bukit Kunci di Blora, Jadi Tempat Pemburu Sunrise

Oleh Priyo Spd Blora - Panorama indah matahari pagi (sunrise) dan pemandangan Gunung Lawu di pagi hari menjadikan salah suasana ...

Statistik

Hari ini

2.196 kunjungan

3.723 halaman dibuka

66 pengunjung online

Bulan ini

81.555 kunjungan

142.889 halaman dibuka

Tahun ini

1.211.155 kunjungan

2.128.767 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 653.736

Indonesia: 11.584

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015