News Ticker
  • Tips Bagi Calon Pelamar Dalam Mengikuti Proses Seleksi CPNS 2018
  • Inilah Alur Pendaftaran CPNS 2018
  • Jelang Pileg dan Pilpres, Polres Tuban Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu
  • Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini, Situs SSCN BKN Belum Dapat Diakses
  • Polisi di Bojonegoro Amankan Seorang Pelaku Penadahan
  • Perbedaan
  • Pecah Ban, Mobil Milik DLH Bojonegoro Tabrak Tumpukan Batu di Pinggir Jalan
  • Ratusan Warga Mojoagung Soko Tuban, Minta Kejaksaan Tindak Tegas Kades Korupsi
  • Penerimaan CPNS 2018 di Kabupaten Bojonegoro Tersedia 384 Formasi
  • Formasi Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Blora Sebanyak 508 Lowongan
  • Lagi, Kebakaran Menimpa Rumah Milik Warga Balen Bojonegoro
  • Penanggulangan Kemiskinan Menjadi Prioritas Pemerintah
  • Tabrakan Motor di Baureno Bojonegoro Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Berikut ini Syarat Dasar Bagi Pelamar CPNS 2018
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Launching SIMELI
  • Sat Narkoba Polres Bojonegoro Laksanakan Binluh Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan 7 Hal Kepada Anggotanya
  • Kapolres Bojonegoro Harap Komunitas Mancing Turut Berperan Dalam Menjaga Lingkungan
  • Perubahan
  • Menristekdikti: Kampus Tak Boleh Digunakan Untuk Politik Praktis

Peristiwa Orang Meninggal Mendadak

Seorang Kakek di Sukosewu Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Tanggul Sawah

Oleh Ahmad Muhajir

Bojonegoro (Sukosewu) - Warga Desa Semenkidul RT 001 RW 001 Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (13/06/2018) sekira pukul 06.00 WIB pagi, dikejutkan dengan adanya seorang warga yang meninggal dunia mendadak di tengah sawah desa setempat.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Kurdi (78) warga Desa Semenkidul RT 001 RW 001 Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro.

Saat itu korban sedang memetik kacang panjang bersama istrinya. Diduga korban meninggal dunia karena penyakit sesak nafas atau paru-paru yang sudah lama dideritanya kambuh hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.  

 

Kapolsek Sukosewi AKP Pujiono kepada awak media ini menuturkan bahwa berdasarkan keterangan saksi Fatimah (70) istri korban dan Mugianto (40) serta Hambali (45) keduanya tetangga korban, bahwa kronologi kejadian semula korban bersama istrinya Fatimah (70) hari itu dalam kondisi puasa berangat ke sawah untuk memanen kacang panjang.

Sesampai di sawah, lanjut AKP Pujiono, korban memetik kacang panjang di pematang atau lereng tanggul dalam posisi jongkok di bagian utara dengan jarak 3 (tiga) meter dari istrinya. Sementara itu istri korban yang lebih konsentrasi memetik buah cabe.

“Saat istrinya menengok ke arah utara melihat badan korban dalam posisi rebahan terletang dengan punggung bersandar di lereng tanggul.” jelas Kapolsek yang di kutip dari keterangan istri korban.

Kapolsek melanjutkan, saat itu Istrinya mengira korban berhenti sesaat untuk istirahat dengan berebah di tanggul sawah. Karena penasaran, istri korban menghampiri sambil menegur korban, namun tidak menjawab oleh korban.

“Kok malah tidur mbah, ayo diteruskan (kok malah turu to nang, ndang di teruske),” ujar AKP Pujiono menirukan teguran istri korban.

Karena saat ditegur korban tidak bereaksi dan dipanggil juga tidak menjawab, istri kemudian mendekati korban untuk membangunkannya. Saat itu istri melihat korban menarik nafas tidak beraturan dan berteriak minta tolong.

“kemudian datanglah warga yang kebetulan berada tak jauh dari sawah korban dan setelah sampai di lokasi korban, warga mendappati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” paparnya. 

Warga yang menyaksikan kejadian ini langsung melaporkan kejadian ke kepala desa dan petugas polisi setempat.  Sementara warga yang di lokasi kejadian langsung membawa jasad ke rumah korban. Polisi yang memeriksa jenazah korban mengidentifikasi korban berpakaian kaos gambar partai politik warna putih kombinasi biru dan celana pendek warna coklat.

Dari hasil identifikasi petugas, lanjut AKP Pujiono, keseluruhan tubuh korban dari kepala, wajah, leher,  badan, dan kedua kaki tidak ada suatu luka atau tidak ada kelainan atau adanya tanda akibat kekerasan.

“Diduga korban meninggal akibat penyakit sesak nafas atau paru-paru kambuh. Selain itu korban dalam kondisi yang sudah lansia serta sedang berpuasa,” imbuh AKP Pujiono.

Setelah dilakukan musyawarah, keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menganggap kejadian ini adalah musibah yang diikhlaskanya.

“Untuk selanjutnya, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan.” pungkas Kapolsek. (muh/imm) 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

*Oleh Atik Kholifah SKM PERGAULAN remaja di masa sekarang sungguh sangat merisaukan. Kita biasa menjumpai di tempat-tempat keramaian, muda mudi ...

Quote

Perbedaan

Perbedaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Allah menciptakan mahluk di dunia ini dengan berbagai perbedaan, tidak ada yang sama persis ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

2.626 kunjungan

4.723 halaman dibuka

118 pengunjung online

Bulan ini

59.719 kunjungan

106.750 halaman dibuka

Tahun ini

988.026 kunjungan

1.734.154 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 624.798

Indonesia: 10.473

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015