News Ticker
  • SIMBAK KADES, Aplikasi Digital Milik Pemdes Sukorejo untuk Keamanan Lingkungan
  • Bantu 1.549 UMKM Naik Kelas, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Bansos Usaha Ekonomi Produktif di Pendopo Malowopati
  • Masuk 10 Besar Jaga Jatim, Siskamling Desa Sukorejo Bertransformasi Jadi Pusat Ketahanan Sosial dan Dilindungi BPJS Ganda
  • Perkuat Pemberdayaan Desa, TP PKK Bojonegoro Serahkan Bantuan dan Dorong Pengelolaan Sampah bernilai Ekonomi
  • 06 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Selasa 06 Oktober 2026
  • Blora Jadi Salah Satu Piloting MBG Prasmanan, Bupati-Wabup Pantau Antusiasme Siswa
  • Terlindas Truk di Jalan Raya Dander, Bojonegoro, Pelajar Asal Blora Meninggal Dunia
  • Sabet 9 Medali di Jatim Open Pandaan, Atlet Renang Taman Tirta Aquatic Bojonegoro Tampil Impresif
  • Kaya Nutrisi dan Terjangkau, Ini Manfaat Ikan Lele Bagi Kesehatan Beserta Risiko Pengolahannya
  • Hasilkan 12 Komitmen Investasi Rp2,4 Triliun, BI Jatim dan Pemprov Sukses Gelar EJIF 2026
  • 05 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Senin 05 Oktober 2026
  • Tegaskan Tata Kelola Bersih, Bupati Bojonegoro Terbitkan SE Pencegahan Pungli dan Korupsi Pelayanan Publik
  • Irjen Pol Dekananto Eko Purnomo, Jenderal Asal Bojonegoro yang Diangkat Jadi Kapolda Jatim
  • Tawarkan Industri Pakan Ternak Kedungadem di EJIF 2026, Pemkab Bojonegoro Genjot Investasi dan Promosi Produk Lokal
  • Tabrak Lari, Pemotor Asal Sumenep Meninggal Dunia di Jalan Raya Balen, Bojonegoro
  • Matangkan Gagasan Pendidikan Khas Daerah, Dewan Pendidikan Bojonegoro Kunker ke DIY
  • Film Verity, Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan
  • Sambut HUT ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Bebaskan Denda PKB dan Beri Keringanan Bagi Buruh hingga Ojol
  • 16 Pendonor Darah Bojonegoro Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim
  • 3 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Sabtu 3 Oktober 2026
  • Tingkatkan Kesadaran Pencegahan Kanker Serviks, DWP Bojonegoro Siapkan Program Vaksinasi HPV Terjangkau
Polres Bojonegoro Panggil Sejumlah Saksi, Usut Keberadaan Limbah di Desa Mayangrejo Kalitidu

Polres Bojonegoro Panggil Sejumlah Saksi, Usut Keberadaan Limbah di Desa Mayangrejo Kalitidu

Bojonegoro - Kepolisan Resort (Polres) Bojoenegoro tindak lanjuti adanya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan adanya bau menyengat, dari tumpukan tanah yang diduga limbah, di lahan kosong di pinggir jalan raya Bojonegoro-Cepu, tepatnya di Desa Mayangrejo Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro.
 
Saat ini Polres Bojonegoro setidaknya telah memanggil 7 orang saksi untuk dimintai keterangannya, guna mengungkap pelaku yang membuang tanah atau limbah tersebut.
 
 
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Rifaldhy Hangga Putra SH SIK saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan terkait adanya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan bau menyengat dari tumpukan tanah tersebut.
 
"Memang benar, di sana ada tumpukan tanah yang diduga adalah limbah. Limbahnya dan prosesnya dalam bentuk apa, saat ini masih dalam proses penyelidikan." tutur AKP Rifaldhy, Senin (09/12/2019).
 
Lebih lanjut AKP Rifaldhy menjelaksan bahwa pihaknya juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, dari warga sekitar loksi, termasuk telah memanggil pengurus lahan tersebut.
 
 
AKP Rifaldhy juga menuturkan bahwa anggotanya dengan didampingi petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (08/12/2019) sudah mendatangi TKP untuk untuk mengambil sample tanah, guna dilakukan uji laboratorium agar diketahui limbah apa yang ada di lokasi tersebut.
 
"Karena saat hujan, tumpukan tanah tersebut tidak mengeluarkan bau, namun kalau cuaca panas terik, akan menimbulkan bau yang kurang sedap." kata Kasat Reskrim.
 
 
Saat ditanya, apakah tanah tersebut terdapat kandungan bahan kimia yang berbahaya. Kasat Rekrim menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa menyimpulkan, karena saat ini masih pihaknya menungggu hasil uji laboratorium, yang diperkirakan baru diperoleh hasilnya sekitar 4 sampai 5 hari lagi.
 
"Kalau kandungan kimia, yang sifatnya sangat berbahaya, itu kita belum bisa pastikan, cuma dari baunya itu sudah tidak sedap." kata Kasat Reskrim.
 
 
 
 
 
 
Diberitakan sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (08/12/2019) lakukan pengecekan gundukan tanah yang dibuang orang tidak dikenal, pada Rabu (05/12/2019) malam, di lahan kosong di pinggir jalan raya Bojonegoro-Cepu, tepatnya di Desa Mayangrejo Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, yang dikeluhkan warga setempat karena mengeluarkan bau busuk menyengat.
 
Setidaknya, ada 60 sak tanah yang dibuang di lokasi tersebut, sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti, apakah tanah tersebut berbahaya atau tidak. Namun baunya memang sangat menyengat dan guna mengungkap siapa pelaku yang membuang limbah ttersebut, DLH Bojonegoro telah berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Bojonegoro. (rha/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Verity,  Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan

Film Verity, Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan

Perjumpaan Lowen Ashleigh (Dakota Johnson) dan Jeremy Crawford (Josh Hartnett) diawali oleh sebuah adegan yang terbilang ekstrem. Saat berjalan menuju ...

1791291989.4605 at start, 1791291990.2486 at end, 0.78815793991089 sec elapsed