News Ticker
  • Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini, KPP Madya dan Pratama Gresik Gelar Sosialisasi di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1
  • Peringati HUT ke-28, IJTI Pantura Raya Bersama TNI-Polri Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih di Tuban
  • Revitalisasi Sejumlah Ruang Publik di Kota Bojonegoro, Upaya untuk Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Kerakyatan
  • Tembus Pasar Estetik, Perajin Anyaman Desa Gapluk Purwosari Kreasikan Keranjang Mini Telur Gayatri
  • Petugas Inseminasi Buatan Asal Kasiman Ini Wakili Bojonegoro dalam Lomba Tingkat Provinsi
  • Peringati Maulid Nabi di Pendopo, Bupati Wahono Minta ASN Bojonegoro Kedepankan Ketulusan Melayani
  • Kejar Target Kepemilikan KIA, Pemerintah Kecamatan Purwosari Gelar Layanan Jemput Bola ke Sekolah
  • Tiga Siswa Bojonegoro Terima Penghargaan dari Bupati Usai Lolos Paskibraka Nasional dan Provinsi
  • Sering Diabaikan, Ini 6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Diet Gagal dan Lemak Membandel
  • Perbanyak Ruang Publik, Pemkab Bojonegoro Matangkan Desain Dua Taman Baru di Kawasan Kota
  • 2 September dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 2 September 2026
  • Kerupuk Juga Berisiko Rusak Gigi? Ini Penjelasan Kesehatan Gigi dan Cara Mengatasinya
  • Tuntas Dibahas DPRD Jatim, Raperda Disabilitas Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Abaikan Kuota Pekerja Difabel
  • IKIP PGRI Bojonegoro Gelar PKKMB 2026, Hadirkan Ketua Dekranasda Hingga Kepala BRIDA untuk Membekali Mahasiswa Baru
  • 1 September dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 01 September 2026
  • Sasar 17 Kecamatan, Pemkab Bojonegoro Dukung Pelaksanaan Survei Seismik 2D Lamturo Demi Temukan Cadangan Migas Baru
  • Bojonegoro Urutan Ke-6 Kasus Perkawinan Anak di Jatim, DPRD Jatim dan Pemkab Dorong Penguatan Satgas PPKPA Hingga Desa
  • Cegah Nyeri Perut, Dokter Gizi Ingatkan Batas Toleransi Telat Makan dan Bahaya Asam Lambung
  • Mandiri Pakan Hingga Olah Kulit Kambing, Kelompok Ternak Srono Makmur Bojonegoro Masuk Penilaian Tingkat Jatim
  • Dukung Indonesia Emas 2045, Gubernur Khofifah Sampaikan Raperda Kepemudaan dan Keolahragaan Jatim
  • Kecelakaan Beruntun Tiga Kendaraan di Balenrejo Bojonegoro, Satu Luka Ringan
  • 31 Agustus dalam Sejarah
4 Fakta dan Sejarah Unik Mengenai Restoran 'All You Can Eat', Ada Sejak Abad Ke-16!

4 Fakta dan Sejarah Unik Mengenai Restoran 'All You Can Eat', Ada Sejak Abad Ke-16!

Jakarta - Dalam beberapa tahun belakangan, restoran dengan konsep All You Can Eat (AYCE) semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia.
Kegemaran masyarakat akan restoran AYCE membuat semakin banyak pelaku usaha juga mengadopsi konsep ini dengan keunikannya masing-masing. Lokasi yang ditawarkan pun beragam, mulai dari kaki lima hingga di pusat perbelanjaan. 
 
Tak hanya lezat dan membuat keinginan untuk makan memuncak, restoran AYCE ternyata juga menyimpan beberapa fakta dan sejarah yang unik.
 
Berikut 4 fakta dan sejarah unik dari restoran AYCE:
 
Ada Sejak Abad Ke-16
Konsep restoran AYCE pertama kali ada pada abad ke-16 di negara belahan Eropa, yaitu Swedia. Konsep ini digunakan oleh masyarakat Swedia untuk menyambut para tamu yang datang ke sebuah pesta. Masyarakat Swedia menyebut konsep prasmanan ini dengan sebutan ‘brännvinsbord’ yang berarti meja penuh semangat. Menariknya, pada abad ke-18 menu yang disajikan pada jamuan prasmanan ini sempat mengalami inovasi dari yang awalnya menyediakan roti dan mentega, divariasikan menjadi salted fish, telur, sayuran, dan lainnya.
 
Makin Populer Berkat Olimpiade Musim Panas
Konsep makan AYCE ini semakin populer sejak muncul di Olimpiade musim panas Stockholm tahun 1912 yang dihadiri oleh peserta dari banyak negara di dunia. Banyaknya peserta dari berbagai negara membuat penyebaran konsep restoran AYCE bisa lebih meluas dan tak sedikit negara yang ikut menerapkan konsep makan AYCE di negara mereka, termasuk Indonesia.
 
Menu yang Kian Bervariasi
Demam AYCE yang awalnya berasal dari menu kebarat-baratan, terus berkembang hingga diadopsi dalam berbagai varian menu. Termasuk beberapa negara di Asia salah satunya Jepang yang mengadopsi konsep restoran AYCE dengan sentuhan budaya dan makanan khas Jepang. Konsep yang diadopsi oleh Jepang sendiri turut diaplikasikan di Indonesia seperti restoran AYCE yang mengangkat menu grill dan shabu-shabu khas Jepang di restoran AYCE dari Boga Group. Boga Group sendiri merupakan grup usaha yang mengoperasikan beberapa restoran AYCE ternama seperti Shaburi, Kintan Buffet, dan Onokabe.
 
Alasan di Balik Batasan Waktu Makan 
Meskipun konsep dari restoran AYCE ini adalah makan sepuasnya, kamu tetap perlu bijak agar tidak ada makanan yang terbuang. Hal inilah yang mendasari restoran AYCE menetapkan beberapa aturan bagi pelanggannya. Aturan yang dilakukan berbeda-beda, seperti memberi batasan waktu makan yang umumnya bervariasi dari 90-120 menit hingga memberikan denda atas makanan yang tidak dihabiskan.
 
Tips Bijak dan Cuan Makan AYCE
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memaksimalkan pengalaman makan di restoran AYCE serta agar lebih untung. Pertama, mulailah dengan makanan yang ringan seperti sayur-sayuran agar tidak cepat kenyang. Ambil porsi makanan yang secukupnya, lalu habiskan dulu sebelum mengambil menu lain. Hal ini untuk menghindari makanan yang kamu ambil terbuang sia-sia sekaligus agar kamu tidak sakit perut karena kekenyangan.
 
Kedua, agar lebih untung, kamu bisa mencari tahu terlebih dahulu promo yang sedang berlangsung di restoran AYCE yang hendak kamu tuju. Salah satu restoran AYCE premium yang kerap memberikan promo adalah Shaburi & Kintan Buffet. Saat ini, keduanya tengah memberikan promo Voucher Cashback 100% pada kampanye Shopee Mantul Sale yang berlangsung hingga 27 November dan ShopeePay 12.12 Birthday Deals pada 28 November - 14 Desember. Untuk mendapatkan promonya, kamu hanya perlu membeli voucher cashback 100% pada fitur Deals Sekitarmu di halaman utama aplikasi Shopee, lalu gunakan voucher tersebut saat pembayaran di outlet Shaburi & Kintan Buffet yang tersebar di Jadetabek, Medan, Batam, Jogjakarta, Semarang,dan Makassar.
 
Kusnadi Rahardja, Presiden Direktur Boga Group mengatakan, “Untuk menghadapi antusiasme masyarakat akan konsep AYCE, kami sentiasa berinovasi dengan memberikan pilihan daging premium, pilihan kuah atau dipping sauce yang beragam, dessert yang lezat, hingga memberikan Seasonal Soup yang berganti setiap tiga bulan sekali. Kolaborasi yang kami lakukan dengan ShopeePay pada kampanye Shopee Mantul Sale dan ShopeePay 12.12 Birthday Deals juga menjadi cara untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat menikmati makanan AYCE favorit mereka.”  
 
Berbicara mengenai Seasonal Soup, Shaburi saat ini tengah menawarkan menu Tom Yum sebagai Seasonal Soup terbarunya. Menu tersebut bisa dinikmati saat kamu memilih pilihan kuah yang berlaku di seluruh outlet Shaburi periode Oktober-Desember 2021. Selamat mencoba!  (res/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1788469166.4437 at start, 1788469166.7782 at end, 0.33453011512756 sec elapsed