Inspiratif, Warga Kanor Bojonegoro Manfaatkan Lahan Belakang Rumah untuk Ternak Ayam Petelur Mandiri
Sabtu, 05 September 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Memanfaatkan sisa lahan di belakang rumah, Mujianto, warga Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, sukses mengembangkan usaha budidaya ayam petelur. Langkah mandiri tersebut terinspirasi dari program Gayatri (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) yang diusung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Mujianto saat ini mengelola 98 ekor ayam petelur dengan tingkat produktivitas harian mencapai sekitar 98 persen. Berawal dari ketertarikannya pada program pemerintah daerah, ia memberanikan diri membeli bibit ayam serta merakit kandang berbahan bambu secara swadaya.
“Awalnya tertarik dengan program Gayatri. Kemudian saya mencoba membeli ayam sendiri dan membuat kandang dari bambu,” kata Mujianto, Sabtu (04/09/2026).
Guna menjaga produktivitas ternak sekaligus menekan biaya operasional, Mujianto menerapkan inovasi pakan dan perawatan herbal secara mandiri. Ia meracik sendiri pakan campuran sentrat, jagung, dan dedak, serta rutin memberikan vitamin alami dari bahan herbal seperti jahe, serai, gula batu, dan gula merah dua kali dalam sebulan.
Keberhasilan usaha mandiri ini juga berdampak sosial. Mujianto turut merangkul para peternak penerima bantuan program Gayatri di wilayahnya untuk membangun jejaring pemasaran telur secara kolektif guna memperluas jangkauan pasar dan membentuk ekosistem usaha desa.
Sebagai langkah keberlanjutan, Mujianto kini telah menyiapkan anakan ayam berusia tiga minggu untuk proses regenerasi saat ternak lama memasuki masa afkir. Inovasi pemanfaatan lahan pekarangan ini menjadi contoh nyata peningkatan ekonomi keluarga berbasis kemandirian warga.





































