Edukasi Jurnalistik Era Digital, RPS Gelar Mobil Jurnalisme di SMK Mambail Futuh Tuban
Rabu, 30 September 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Tuban - Upaya konsisten Ronggolawe Pers Solidarity (RPS) dalam membagikan ilmu dan pengalaman jurnalistik kepada generasi muda terus berlanjut. Setelah sukses diselenggarakan di MAN 2 Rengel, program sekolah jurnalistik bertajuk Mobil Jurnalisme kali ini digelar di SMK Mambail Futuh, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, pada Rabu (30/09/2026).
Sebanyak 35 siswa delegasi dari berbagai lembaga pendidikan tingkat menengah di Tuban turut hadir sebagai peserta. Mereka berasal dari SMK Mambail Futuh, MA Mambail Futuh, MA Al Hidayah, SMA Mambail Huda, SMAN Tambakboyo, SMKN Tambakboyo, SMKN 3 Tuban, dan MA Salafiyah Merakurak.
Sejak pagi, para peserta tampak bersemangat menyerap materi dasar-dasar jurnalistik, mulai dari teknik penggalian informasi, pengolahan data, hingga cara penyampaian berita yang beretika kepada publik.
Kegiatan edukatif ini terlaksana atas kolaborasi erat RPS bersama sejumlah perusahaan seperti Pertamina EP, Pertamina Patra Niaga, PLN Nusantara Power, Bank Jatim, PT Solusi Bangun Indonesia (SBI), PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), dan Perumd Air Minum Tirta Lestari Pemkab Tuban.
Ketua RPS Tuban, Khoirul Huda, menjelaskan bahwa Mobil Jurnalisme dihadirkan sebagai wadah bagi para wartawan yang tergabung dalam RPS untuk berbagi pengalaman langsung kepada pelajar. Diharapkan para siswa pilihan tersebut dapat menjadi agen literasi yang meneruskan ilmunya ke lingkungan sekolah masing-masing.
"Perkembangan teknologi membuat media massa bergeser cepat ke media digital dan sosial. Aktivitas penyampaian informasi kini tak lagi didominasi jurnalis profesional, sebab hampir setiap orang berkemampuan menjadi citizen journalist melalui perangkat pintar," ujar Huda.
Oleh karena itu, lanjut Huda, materi yang diberikan tidak sebatas cara membuat berita, tetapi juga menekankan pentingnya menyaring informasi (fact-checking) dan menggunakan media sosial secara bijak guna menekan penyebaran berita bohong. Tak berhenti di ruang kelas, RPS juga telah menyiapkan sesi praktik langsung serta kompetisi penulisan bagi peserta, di mana siswa berprestasi akan mendapatkan pendampingan jurnalistik tingkat lanjut.
Dukungan penuh turut disampaikan oleh Kasubbag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro-Tuban, Zuliati. Pihaknya mengapresiasi tinggi inisiatif RPS dalam melatih keterampilan literasi digital para siswa di tengah derasnya arus informasi.
"Ilmu jurnalistik serta kemampuan mengolah data merupakan bekal krusial bagi pelajar. Kami berharap informasi positif yang muncul di lingkungan sekolah dapat disampaikan dengan baik melalui mekanisme jurnalistik yang tepat. Kami dari Cabang Dinas Pendidikan siap mendukung penuh keberlanjutan program dan kompetisi ini," tutur Zuliati.
















.sm.jpg)





















