Dorong Promosi Geopark, Pemkab Bojonegoro Resmikan Wisata TEKAD Banyu Kuning di Krondonan Gondang
Senin, 26 Oktober 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mengoptimalkan potensi kekayaan geopark sebagai daya tarik wisata alam unggulan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui peresmian wisata TEKAD (Trip Edukasi Kemah Adventure Dolanan) Banyu Kuning di Geosite Banyu Kuning, Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, Sabtu (24/10/2026) lalu.
Rangkaian acara diawali dengan senam BMM (Bahagia Makmur Membanggakan) yang berlangsung semarak. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, jajaran Asisten Daerah, Kepala OPD, Camat Gondang Sigit Jatmiko, Pengurus PKK, kepala desa setempat, hingga para pelajar.
Camat Gondang, Sigit Jatmiko, menjelaskan bahwa peresmian wisata ini bertujuan mengenalkan sekaligus mengembangkan potensi alam, edukasi, serta budaya lokal masyarakat Gondang.
“Melalui ‘Tekad’, kami ingin menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam semata, tetapi juga menjadi ruang belajar, petualangan, kebersamaan, dan pengenalan kembali permainan tradisional bagi generasi muda,” paparnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan apresiasi tinggi atas inovasi tersebut. Wabup menyoroti keunggulan Geosite Banyu Kuning yang berada di kawasan pegunungan tertinggi di Kabupaten Bojonegoro dan meminta pengembangan wisata dilakukan secara konsisten serta tidak berhenti pada acara seremonial.
“Pak Camat, kalau membuat inovasi seperti ini jangan tanggung-tanggung. Kalau tanggung, orang biasanya mudah bosan dan tidak akan kembali lagi. Tantangannya adalah harus ada perubahan berkelanjutan yang menarik, serta promosi yang gencar terutama di media sosial. Alamnya sudah sangat bagus, kalau di Bali view seperti ini pasti dijual mahal,” pesan Wabup Nurul.
Usai peresmian secara resmi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bendera Merah Putih secara simbolis kepada rombongan pendaki. Sebanyak 81 peserta yang terdiri dari pendaki umum, siswa-siswi, serta anggota Pramuka dilepas untuk melakukan ekspedisi pendakian ke puncak Gunung Pandan.
Rangkaian perhelatan ditutup dengan penanaman pohon bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta kemeriahan lomba permainan tradisional egrang.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mulyanto







































