News Ticker
  • Jagong Harmoni, Upaya Kapolres Bojonegoro Dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah
  • Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset
  • Polres Bojonegoro Rilis Hasil Ungkap Kasus Operasi Sikat Semeru 2018
  • Satria Tubruk Vario di Padangan Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Viral, Senam Goyang Dayung di Kalangan Pelajar Tuban
  • Tabrakan Motor di Dander Bojonegoro, 3 Orang Luka-Luka
  • Masih Ada Kendaraan Bak Terbuka di Bojonegoro, Untuk Mengangkut Orang
  • Keadaan
  • 87 Pengendara Kendaraan Bermotor Terjaring Razia Sat Lantas Polres Bojonegoro
  • Pola Pengamanan Pemilu 2019 di Bojonegoro, Sesuai Situasi dan Kondisi Kerawanan Daerah
  • Jajaran Polres Bojonegoro Siap Amankan Pemilu 2019
  • Jelang Masa Kampanye Pemilu 2019, Bawaslu Bojonegoro Imbau Peserta Pemilu Taat Aturan
  • Polres Blora Kirim Bantuan 9 Tangki Air Bersih Untuk Warga Dukuh Ngetrep
  • Inilah Formasi Lowongan CPNS 2018 Kabupaten Bojonegoro
  • Senam Bersama dan Jalan Sehat Akan Digelar di Alun-Alun Bojonegoro
  • Diduga Terjatuh Dari Tebing, Warga Plumpang Tuban, Ditemukan Meninggal Terapung di Sungai
  • Pengalaman
  • Kedapatan Menjual Miras Warga Kedungadem Bojonegoro Diamankan Polisi
  • Kapolres Bojonegoro Resmikan SIMELI Bersama Forpimda
  • Pohon Beringin Keramat di Tuban Terbakar, Warung Bakso Warga Turut Ludes Dilalap Api

Pemkab Ingin Jadikan Blora Kabupaten Seni dan Sastra

Oleh Priyo Spd

Blora - Opening ceremony Indonesia Festival "Cerita dari Blora" resmi dibuka oleh Wakil Bupati Blora Arief Rohman dengan ditandai pemukulan gong  dan akan digelar mulai 12 sampai 15 September mendatang. Diharapkan dari kegiatan ini Pemkab Blora lebih terkenal dan bisa menjadi kabupaten seni dan sastra.

Ketua Panitia Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blora Kunto Aji dalam laporannya mengatakan rangkaian kegiatan cerita dari Blora  akan di laksanakan dari tanggal 12-15 September dengan sejumlah kegiatan kegiatan mengenai sastra dan seni.

"Acaranya nanti ada banyak, tidak hanya di rumah Pram, di sejumlah tempat juga ada acara mulai dari workshop wayang krucil, diklat prosa,bedah buku hingga acara lainnya," jelas Kunto Aji pada Rabu malam (12/09/2018).

Wakil Bupati Blora, Arief Rohman mengatakan dipilihnya Blora sebagai tuan rumah cerita dari Blora  merupakan bentuk penghargaan setinggi-tingginya kepada figur tokoh sastra besar kelahiran asli Blora, Pramoedya Ananta Toer dan bentuk kepedulian, rasa tanggung jawab, penggalian nilai, pelestarian.

"Pramoedya semasa berkarya telah menghasilkan 50 karya yang diterjemahkan di dalam 52 bahas asing tentu ini sangat luar biasa, jadi Pram milik semuanya, baik dunia, Indonesia dan keluarga," ungkap Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, saat acara pembukaan.

Arief menjelaskan Blora merupakan salah satu kabupaten/kota yang terpilih untuk menyelenggarakan festival kebudayaan dan menjadi bagian dari platform Indonesia akan hadir dengan festival folklor bertajuk Cerita dari Blora. Cerita dari Blora identik dengan sosok Pramoedya Ananta Toer dan merupakan kumpulan cerita pendek karyanya.

Festival folklor Cerita dari Blora mengangkat dan mengekspresikan khazanah seni, budaya dan sastra di daerah Blora, termasuk di dalamnya cerpen Cerita Dari Blora karya Pram.

"Jadi Pemkab Blora memberi apresiasi atas torehan yang diraih Pram selama ini. Kami bertekad untuk menjadikan Blora sebagai kabupaten seni dan sastra. Semoga even ini bisa menjadi tombak munculnya penulis penulis besar seperti Pram dimasa mendatang," harapnya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Sri Hartini mengaku tahun ini Kabupaten Blora merupakan salah satu kabupaten yang menjadi tuan rumah Indonesiana yang diselengarakan Kementerian Kebudayaan.

"Saya kira semua warga Blora pasti bangga karena ada sastrawan dunia yang lahir di Blora dan tentu ini perlu dikenang, tahun ini Blora jadi prioritas program Indonesiana, semua harus meresapi,dan bersama mengangkat karya cerita dari Blora," imbuhnya.

Dirinya menambahkan dalam acara ini juga ada daerah lain yang didukung oleh platform Indonesiana untuk tahun 2018 yang diantaranya International Gamelan Festival Solo, Gaung Sintuvu dari Sulawesi Tengah Sulawesi Tengah, Festival Fulan Fehan Belu, Festival Budaya Saman, Festival Seni Multatuli, Silek Arts Festival, Festival Folklor Blora, Festival Tenun Nusantara, Amboina International Bamboo Music Festival.

"Dan di Blora ini sangat luar biasa semua berkumpul dari anak anak hingga orang tua, ini menandakan semua sangat bangga, saya berharap masyarakat bisa ikut melestarikan kearifan lokal yang sudah ada dan bisa menjadikan tombak munculnya sastra sastra penerus Pramoedya," harapnya.

Dalam acara ceremony Indonesiana ini juga dimeriahkan barongan risang guntur seto, treatrikal bumi manusia, tari guyub Samin dan musikalisasi puisi Hanindiawan dan berjalan lancar hingga akhir acara. (teg/kik)

   

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset

Opini

Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset

*Oleh Ahmad Khoiris SPd SEBAGAI seorang manusia, tentunya kita mempunyai pola pikir dalam menghadapi ataupun menjalani kehidupan ini. Datangnya sebuah ...

Quote

Keadaan

Keadaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Keadaan memiliki makna suasana atau kondisi yang sedang dijalani saat ini, baik yang terjadi ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

1.439 kunjungan

2.420 halaman dibuka

95 pengunjung online

Bulan ini

70.628 kunjungan

125.857 halaman dibuka

Tahun ini

998.917 kunjungan

1.753.231 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 618.945

Indonesia: 10.242

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015