Sambut Libur Sekolah KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Diskon Tiket 30 Persen dari Stasiun Bojonegoro
Sabtu, 06 Juni 2026 16:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya merealisasikan program stimulus ekonomi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dengan memangkas tarif tiket sebesar 30 persen khusus kelas Ekonomi Komersial. Langkah strategis ini sengaja diluncurkan untuk memfasilitasi pergerakan masyarakat saat masa liburan sekolah, sekaligus memicu denyut perekonomian di tingkat regional.
Masyarakat sudah bisa memesan tiket dengan harga khusus ini mulai 6 Juni 2026 melalui aplikasi resmi maupun loket penjualan mitra KAI. Adapun masa keberangkatan yang mendapatkan potongan harga ini dijadwalkan berlangsung sejak 20 Juni sampai 5 Juli 2026. Melalui keringanan tarif tersebut, mobilisasi warga untuk keperluan berlibur, mudik, hingga urusan niaga diharapkan menjadi lebih ringan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah ini menjadi bagian penting dalam menyajikan sarana transportasi masal yang ramah di kantong masyarakat luas.
"Program diskon ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan KAI dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Dengan biaya perjalanan yang lebih hemat, masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk bepergian, berwisata, maupun bersilaturahmi dengan keluarga," ujar Mahendro.
Mahendro menjelaskan, di sisi lain peningkatan mobilitas masyarakat juga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, UMKM, serta berbagai aktivitas ekonomi di daerah tujuan perjalanan.
Bagi para calon penumpang yang berangkat dari Stasiun Bojonegoro, diskon 30 persen ini menempel pada sejumlah rangkaian kereta api andalan. Beberapa di antaranya meliputi KA Harina, KA Ambarawa Ekspres, KA Sancaka Utara, KA Gumarang, KA Kertajaya, KA Dharmawangsa Ekspres, KA Jayabaya, serta KA Blambangan Ekspres dengan rute menuju kota-kota besar di pulau Jawa.
Pihak manajemen menilai lonjakan jumlah penumpang kereta api saat jeda semester sekolah selalu berdampak domino pada sektor penunjang. Keberadaan para pelancong dinilai efektif dalam mendongkrak okupansi hotel, bisnis kuliner, hingga perputaran omzet pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah tujuan.
"Mobilitas masyarakat memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Semakin banyak masyarakat yang melakukan perjalanan, semakin besar pula peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi di berbagai sektor. Karena itu, KAI mendukung penuh program pemerintah ini sebagai upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan dunia usaha," tambahnya.
Manajemen Daop 8 menetapkan beberapa regulasi terkait promo ini, di antaranya kuota diskon yang mengacu pada ketersediaan sistem dan hanya menyasar kelas ekonomi nonsubsidi. Tiket murah ini juga tidak bisa diakumulasikan dengan potongan reduksi reguler lainnya, namun pemilik tiket tetap diberikan hak untuk melakukan pembatalan atau ubah jadwal sesuai SOP yang berlaku.
Untuk menghindari kehabisan kuota, para pelanggan disarankan segera melakukan reservasi dari jauh-jauh hari dan mencermati daftar perjalanan melalui platform Access by KAI.
"Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih hemat selama liburan sekolah. Kami mengajak pelanggan untuk segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan program diskon yang telah disediakan. KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal, aman, dan nyaman untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," tutup Mahendro.






































