News Ticker
  • Rumah Warga Kapas, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta
  • Bojonegoro Ikuti Verlap Penyelenggaraan PUG, Buktikan Program Berbasis Kesetaraan Gender
  • Kunjungi Ponpes Al-Fatimah, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja
  • Kasus Stunting pada Bayi di Blora Jadi Perhatian, Wabup Sri Setyorini Tekankan Pencegahan Sejak Dini
  • Kukuhkan Pengurus IPSM Blora 2026–2031, Bupati Arief Rohman Minta Persoalan Sosial Cepat Teratasi
  • Boleh Dikonsumsi Harian, Ini Aturan BPOM dan Dokter Gizi Soal Penggunaan Susu Kental Manis
  • Cegah Risiko Cyberbullying Hingga Eksploitasi, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi PP Tunas dan Program Perisai Anak
  • 23 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Oktober 2026
  • Upacara Peringatan HSN 2026 Pemkab Bojonegoro Digelar di Alun-Alun, Bupati Wahono Bacakan Amanat Menag
  • Mitos Cabut Gigi Atas Bikin Buta: Penjelasan Medis dan Anatomi Organ
  • 10 Ribu KUpon Kuliner Gratis untuk Warga Disediakan di Bojonegoro Bahagia Car Free Night
  • 22 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Kecelakaan di Kapas, Bojonegoro, Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 22 Oktober 2026
  • Nantikan Pertunjukan Sandur pada Bojonegoro Bahagia Car Free Night di Alun-Alun
  • Dukung Atlet Muda, Kapolres Bojonegoro Lepas Kontingen PBV BOMA Berlaga di Kejurprov U-19 Jombang
  • BNC Ditiadakan, Pemkab Gelar Bojonegoro Bahagia Car Free Night dan Panggung Seni
  • Kecelakaan di Balen, Bojonegoro, Truk Muat Mesin Kombi Tabrak Mobil Penumpang
  • Bupati Blora Berangkatkan Kontingen Atlet Porprov Jateng 2026, Targetkan 6 Besar dan Janjikan Bonus bagi Peraih Medali
  • Kirim 237 Atlet di 37 Cabor, Blora Siap Berlaga di Porprov Jateng 2026
  • Perkuat Pelestarian Lingkungan, Pemprov Jatim Luncurkan Rencana Induk Keanekaragaman Hayati 2026–2030
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Pembuatan Sumur Resapan Hadapi Kekeringan dan Panas Ekstrem
  • Ketuk Pintu Langit Mohon Turun Hujan, Pemkab dan Umat Islam Bojonegoro Gelar Salat Istisqa
4 Tempat Wisata di Banyuwangi Bagi Pecinta Alam

4 Tempat Wisata di Banyuwangi Bagi Pecinta Alam

Oleh Imam Nurcahyo

SEDANG berada di Banyuwangi dan bingung harus berkunjung ke mana saja selama di sana? Anda tidak perlu bingung karena di bawah ini ada daftar berbagai macam tempat wisata di Banyuwangi, yang akan membuat Anda ingin berkunjung lagi ke Banyuwangi.

1. Pantai Plengkung

Tempat wisata di Banyuwangi yang pertama dan wajib Anda kunjungi adalah Pantai Plengkung atau yang punya nama lain G Land.

Mengapa dinamakan Pantai Plengkung atau G Land? Karena ombak di pantai ini memiliki bentuk yang melengkung dan cocok digunakan untuk berselancar (surfing). Bahkan, Pantai Plengkung telah diakui sebagai salah satu tempat surfing terbaik di Indonesia oleh para pecinta surfing.

Jika Anda berkunjung kesini antara bulan Juni hingga September, maka Anda akan menemukan banyak orang yang sedang berselancar. Bukan hanya orang Indonesia saja, tetapi turis mancanegara seperti Australia, Amerika dan Brazil juga sering berselancar di sini.

Lalu kenapa memiliki nama lain G Land? Pantai ini meski masuk pada wilayah Kabupaten Banyuwangi, tetapi berada di suatu pulau kecil yang jika dilihat dari langit bentuknya mirip dengan huruf “G”. Oleh karena itu pantai ini juga disebut G Land.

Pantai Plengkung memiliki pasir berwarna putih. Selain itu jika dilihat dari langit atau dari laut lepas, air di sekitar pantai ini memiliki 3 macam warna: putih, biru muda kehijauan dan biru tua.

Lokasi Pantai Plengkung atau G Land ini berada di sekitar Taman Nasional Alas Purwo. Anda membutuhkan waktu 4-5 jam untuk mencapai pantai ini dari pusat kota Kabupaten Banyuwangi.

 

2. Kawah Ijen

Bagi Anda yang suka mendaki gunung, maka tempat wisata di Banyuwangi yang perlu Anda kunjungi adalah Kawah Ijen  yang berada di puncak Gunung Ijen yang memiliki ketinggian 2.443 meter.

Gunung Ijen sendiri berada di 2 kabupaten yaitu Kabupaten Banyuwangi, tepatnya di Kecamatan Klicin dan Kabupaten Bondowoso tepatnya di Kecamatang Klobang.

Jadi jika Anda ingin mendaki Gunung Ijen, Anda bisa berangkat dari salah satu kabupaten tersebut.

Kawah Ijen memiliki luas kurang-lebih 57.600 meter persegi dan memiliki kedalaman 200 meter. Namun jika dihitung dari puncak dinding kaldera, maka Kawah Ijen memiliki kedalaman mencapai 300 meter.

Air di Kawah Ijen berwarna biru kehijau-hijauan sebagaimana warna air di pantai.

Pada waktu tertentu, Anda bisa melihat fenomena Blue Fire.

Blue Fire merupakan fenomena saat lava Gunung Ijen keluar dari dasar bebatuan dan tanah ke permukaan.

Tidak seperti lava yang keluar pada fenomena letusan gunung berapi pada umumnya, lava tersebut keluar ke permukaan tanpa menyembur hebat, setelah muncul ke permukaan lava tersebut akan mengalir ke permukaan yang lebih rendah. Oleh karena itu Anda tidak perlu panik jika mendapati fenomena Blue Fire saat berada di sekitar Kawah Ijen.

Alih-alih takut, Anda akan terpesona dengan keindahan fenomena tersebut karena lava yang muncul ke permukaan tidak berwarna merah menyala, tetapi berwarna biru.

 

3. Air Terjun Lider

Bagi Anda yang tidak suka ke pantai karena panas atau tidak suka mendaki gunung tetapi ingin berlibur ke wisata alam, maka tempat wisata di Banyuwangi yang bisa Anda kunjungi adalah Air Terjun Lider.

Air Terjun Lider merupakan air terjun tertinggi yang dimiliki oleh Banyuwangi. Lokasinya berada di Dusun Lider, Desa/Kelurahan Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi 68463.

Anda bisa mengunjungi Air Terjun Lider setiap hari pada pukul 08.00 WIB pagi hingga pukul 17.00 WIB sore.

Di sini Anda bisa berenang maupun sekadar merendam kaki di sungai. Selain itu Anda juga bisa menikmati udara segar dan suasana yang begitu tenang.

Harga tiket masuk Air Terjun Lider sangat murah yaitu hanya Rp 5.000.

 

4. Karo Adventure

Bagi Anda yang menyukai olahraga atau wisata yang ekstrem maka Anda perlu menjajal arung jeram yang berada di lokasi wisata Karo Adventure.

Lokasi Karo Adventure berada di  Jalan Koesno Redjo, RT. 02 / 07, Desa Sumber Bulu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68463.

Karo Adventure buka setiap hari pukul 07.00 WIB pagi dan tutup pukul 17.00 WIB sore.

Harga tiket masuk Karo Adventure sekitar Rp150.000. Dengan harga tersebut Anda tidak hanya bisa melakukan arung jeram saja, tetapi Anda akan dijemput oleh tim Karo Adventure untuk menuju ke lokasi arung jeram. Selain itu Anda juga akan mendapatkan makan siang setelah melakukan arung jeram.

Selain tempat-tempat tersebut, anda juga bisa memesan tiket tempat wisata lainnya di Traveloka aktivitas & rekreasi. (*/imm)

Foto: Kawah Ijen (banyuwangitourism.com)

Banner Ucapan HJB ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada Jumat (16/10/2026). Perhelatan dibuka ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

Hiburan

Film Digger,  Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Film Digger, Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Bojonegoro Sutradara kenamaan Alejandro Gonz lez I rritu kembali menggebrak dunia perfilman lewat karya terbarunya berjudul Digger. Mengusung genre komedi ...

1792756618.1412 at start, 1792756621.2432 at end, 3.1020550727844 sec elapsed