News Ticker
  • Kebutuhan Industri Tinggi Impor Kedelai Jawa Timur Melonjak 23,8 Persen Pada Awal 2026
  • Ratusan Pelajar Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jawa Timur
  • Ekspresi Bahagia Petani Bojonegoro Terima Bantuan Mesin Penunjang Produksi Pertanian
  • Dukung Modernisasi Pertanian Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Alsintan APBN 2026 Kepada Poktan
  • 03 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 03 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Stasiun Bojonegoro Layani Lebih dari 15 Ribu Pelanggan Selama Libur Panjang
  • Rupiah Anjlok, Pemprov Jatim Prioritaskan Ketahanan Pangan untuk Redam Inflasi
  • Antisipasi SPMB Sekolah Bermasalah, KPK Terbitkan SE Pencegahan Korupsi dan Gratifikasi
  • Paket Wisata KaGet, Terobosan Pemkab Bojonegoro Manjakan Wisatawan di Kawasan Geopark Kedewan
  • Sutarmini Resmi Purna Tugas, Pemkab Bojonegoro Apresiasi Prestasi Sembilan Tahun Pimpin Bank Daerah
  • Skrining Kanker Kolorektal Masuk Program Cek Kesehatan Gratis
  • 02 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 02 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Kalitidu Bojonegoro
  • Kemendag Perluas Akses Pasar Ekspor Produk Halal ke Afrika hingga Amerika
  • Sering Sakit Kepala di Pagi Hari, Kenali Beragam Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Selaraskan Kebijakan Pusat, Pemprov Jawa Timur Alihkan Jadwal WFH ASN Jadi Hari Jumat
  • 01 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 01 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Awas Jadi Sarang Bakteri, Segera Buang Barang Ini dari Kamar Mandi Anda
  • Warga Desa Kesongo Bojonegoro Gelar Sedekah Bumi, Wabup Hadir Sampaikan Dukungan
  • Ratusan Peserta Meriahkan Temayang Eco Fun Run 2026 di Bendungan Gongseng
  • Prakiraan Cuaca 31 Mei 2026 di Bojonegoro
Menengok Potensi Goa Lowo di Kawasan Hutan Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Bojonegoro

Wisata Alam

Menengok Potensi Goa Lowo di Kawasan Hutan Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Bojonegoro

Bojonegoro - Kabupaten Bojonegoro menyimpan potensi wisata alam yang luar biasa, salah satunya adalah Goa Lowo, yang berada di kawasan hutan milik Perhutani, di Dusun Ngronan, Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
 
Sesuai namanya, Goa Lowo ini dihuni ribuan kelelawar, atau dalam bahasa Jawa disebut lowo. Namun sayang, keberadaan Goa Lowo yang cukup indah ini masih belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Selain belum adanya akses jalan yang memadai menuju goa tersebut, kondisi di dalam goa juga masih dibiarkan apa adanya, sehingga pengunjung akan kesulitan untuk menjelajahi kondisi di dalam goa.
 
 
Saat ini, warga masyarakat setempat hanya berani memasuki goa tersebut hingga kedalaman 20 meter, untuk mengambil atau memanfaatkan kotoran kelalawar sebagai bahan untuk pembuatan pupuk organik. Hal tersebut karena adanya bau kotoran kelalawar yang sangat menyengat di dalam goa, sehingga warga masyarakat hanya diizinkan masuk di kedalaman 20 meter saja.
 
Lokasinya berjarak kurang lebih 4 kilometer dari jalan poros kecamatan di Desa Bareng, Kecamatan Sekar, atau bisa ditempuh dengan waktu sekitar 15 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua, menuju Dusun Ngronan.
 
 
Goa Lowo, di kawasan hutan Dusun Ngronan, Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dan/beritabojonegoro)
 
 
Dari Dusun Ngronan, pengunjung harus berjalan kaki menuju Goa Lowo, dan tidak bisa menggunakan kendaraan roda dua, karena keberadaan Goa Lowo ini berada di atas bukit. Pengunjung harus berjalan kaki dengan jarak sekitar 600 meter untuk sampai di mulut goa, yang berada di ketinggian 200 meter di atas permukaan air laut (MDPL).
 
Sesampainya di Goa Lowo, pengunjung akan melihat mulut goa yang menganga dengan ukuran sekitar dua meter dan bisa dimasuki dua orang secara bersamaan. Di dalam goa tersebut pengunjung akan melihat ribuan kelalawar yang beterbangan dan bergelantungan di dinding-dinding goa dengan suaranya yang khas. Selain itu akan tercium bau kotoran kelelawar yang sangat menyengat.
 
 
 
Dinding dan atap goa merupakan bebatuan yang banyak memiliki bentuk yang unik dan cukup indah. Sementara, di beberapa sudut lantai atau dasar goa, terdapat genangan air karena adanya tetesan ari dari dinding atau atap goa, yang sebagian membentuk stalagmit atau batuan kapur berbentuk kerucut yang berdiri tegak di lantai gua.
 
Namun sayang, karena Goa Lowo ini belum dikelola dengan baik sehingga pengunjung belum diizinkan untuk masuk ke dalam goa.
 
 
 
 
Goa Lowo, di kawasan hutan Dusun Ngronan, Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dan/beritabojonegoro)
 
 
Kepala Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Saemo, saat mendampingi awak media ini berkunjung di Goa Lowo, Senin (31/05/2021) mengungkapkan bahwa Goa Lowo ini memiliki panjang sekita 100 meter, namun karena goa tersebut dihuni ribuan kelelawar sehingga di dalam goa tersebut dipenuhi bau kotoran kelelawar yang sangat menyengat. Tanpa menggunakan peralatan yang lengkap, warga hanya diizinkan masuk hingga kedalaman 20 meter.
 
"Warga sekitar banyak yang memanfaatkan kotoran kelalawar untuk pupuk organik," kata Saemo.
 
 
Saemo mengatakan bahwa keberadaan Goa Lowo tersebut sudah diketahui sejak dulu, namun karena berbagai keterbatasan sehingga potensi goa tersebut belum bisa dikelola dengan baik. Menurutnya, saat ini akses jalan menuju goa tersebut medannya cukup sulit sehingga belum banyak wisatawan yang datang ke goa tersebut.
 
"Harapan kami ada dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk pengembangan potensi wisata Goa Lowo ini agar nantinya dapat meningkatkan perekomian masyarakat sekitar." tutur Saemo. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1780520841.1663 at start, 1780520841.3982 at end, 0.23196697235107 sec elapsed