News Ticker
  • Pengurus MUI Jawa Timur Resmi Dikukuhkan, Fokus Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Rencana Pengembangan Batalyon TP 885 dan Brigif 33 di Dander
  • 11 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 11 Juli 2026
  • Kandang Ayam Senilai Rp6 M di Malo, Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Panen Melon Bersama, Bupati Bojonegoro Ajak Generasi Muda Bangun Pertanian Modern
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp11,03 Miliar untuk Lima Program Beasiswa Mahasiswa
  • Seorang Lansia Bojonegoro Tewas Tertabrak Kereta Api Jayabaya di Perlintasan Baureno
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 10 Jul 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 Juli 2026
  • 10 Juli dalam Sejarah
  • Kecamatan Kota Dominasi Emas Kickboxing, Klasemen Sementara Porkab II Bojonegoro Masih Memimpin
  • Dalam Sehari Terjadi Enam Kebakaran Lahan di Bojonegoro, Ini Daftarnya
  • Pemkab Bojonegoro Berikan Pembinaan Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa Daerah
  • "El Último Tango", Sepatu Spesial Adidas untuk Perjalanan Terakhir Messi di Piala Dunia
  • Kejari Bojonegoro Terima Tahap II Kasus Dugaan Peredaran Rokok Ilegal
  • Paripurna DPRD, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
  • Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Bojonegoro Distribusikan Air Bersih ke Sejumlah Desa
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Setiap OPD Lahirkan Inovasi Lewat BIA 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 9 Juli 2026
  • Rumah Kosong di Kapas, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai 150 Juta Rupiah
  • Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat
  • Tiga Rumah di Temayang Bojonegoro Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Total Kerugian 520 Juta Rupiah
  • Kolaborasi Lintas Kampus: 208 Mahasiswa KKN IPB, UNS, dan STAI Al-Anwar Siap Akselerasi Pembangunan Desa di Blora
Melihat Keindahan Goa Lowo, Goa Sumber, dan Goa Lawang, di Desa Sumberarum, Dander, Bojonegoro

Melihat Keindahan Goa Lowo, Goa Sumber, dan Goa Lawang, di Desa Sumberarum, Dander, Bojonegoro

Bojonegoro - Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, tenyata menyimpan potensi wisata goa yang luar biasa.
 
Di wilayah desa setempat setidaknya ada tiga goa yang layak untuk dijadikan obyek wisata alam, yaitu Goa Sumur, Goa Lowo, dan Goa Lawang.
 
 
Lokasi Goa Sumur, berada di Dusun Goa Sumur, Desa Sumberarum RT 031 RW 011, yang jaraknya sekitar satu kilometer dari  jalan raya Bojonegoro-Nganjuk. Sementara untuk Goa Lowo, lokasinya berada di kawasan hutan milik Perhutani Petak 88B, RPH Sumberarum, BKPH Dander, KPH Bojonegoro, turut di Dusun Goa Lowo, Desa Sumberarum, yang lokasinya berjarak 1 kilometer dari jalan raya Bojonegoro-Nganjuk. Sedangkan Goa Lawang, lokasinya tak jauh dari Goaw Lowo atau tepatnya di kawasan hutan milik Perhutani Petak 88, RPH Sumberarum, BKPH Dander, KPH Bojonegoro, turut di Dusun Goa Lowo, Desa Sumberarum.
 
 
 
 
 
 

Kondisi pintu masuk Goa Sumber, di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dan/beritabojonegoro)

 
Kepala Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Vinsensius Sugeng, kepada awak media Sabtu (26/06/2021) menjelaskan bahwa Pemerintah Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, berencana menjadikan ketiga goa tersebut menjadi obyek wisata desa.
 
"Nantinya kita kemas menjadi satu paket wisata agar lebih dikenal masyarakat luas. Tentunya perlu adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten atau dinas terkait, termasuk dari Perhutani," tutur Vinsensius Sungeng, saat mengantarkan awak media ini menjelajahi ketiga goa di Desa Sumberarum.
 
 
Vinsensius Sugeng menjelaskan bahwa ketiga goa yang ada di desanya saat ini masih belum banyak dikenal masyarakat, karena akses jalan menuju lokasi ketiga goa tersebut masih belum memadai, sehingga untuk pengembangan obyek wisata tersebut diperlukan pembangunan akses jalan.
 
"Karena jalan menuju lokasi goa sebagian masih berupa paving dan tanah liat, sehingga diperlukan pembangunan agar akses jalan lancar sehingga masyarakat yang ingin berkunjung jadi lancar dan mudah." kata Vinsensius Sugeng.
 
 

Kondisi pintu masuk Goa Lowo, di kawasan hutan Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dan/beritabojonegoro)

 
Vinsensius Sungeng menjelaskan bahwa ketiga goa yang ada di desanya tersebut memiliki keunikan masing-masing. Untuk Goa Sumber, memiliki sumber mata air di dalam goa yang melimpah dan tak pernah habis, sehingga oleh masyarakat sekitar digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
 
"Selain untuk pengairan pertanian, mmasyarakat sekitar juga menggunakan air dari goa untuk kebutuhan memasak karena sumber air di dalam goa sangat jernih." kata Vinsensius Sungeng.
 
Keunikan yang lain di dalam Goa Sumber juga adanya bebatuan stalaktit dan stalagmit dengan berbagai ukuran, namun saat ini kondisinya sebagian tertimbun tanah dari luberan di atas goam sehingga perlu penggarapan yang maksimal
 
"Goa Sumber ini memiliki panjang sekitar 20 meter dan lebar 6 meter, namun sebagian masih tertutup tanah." kata Vinsensius Sungeng.
 
 

Kondisi di dalam Goa Lowo, di kawasan hutan Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dan/beritabojonegoro)

 
Untuk Goa Kelalawar, atau masyarakat setempat lebih mengenalnya di dengan Goa Lowo, karena dulunya pernah dihuni ribuan kelelawar, namun kini sudah tidak ada kelelawar yang tinggal di goa tersebut.
 
Goa Lowo memiliki panjang lebih dari 150 meter dan memiliki lebar yang bervariasi mulai dari 10 meter hingga 30 meter.
Keunikan dan keindahan Goa Lowo ini jauh lebih indah jika dibanding dengan Goa Sumur, karena selain luas, Goa Lowo ini memiliki bebatuan onik, dan juga adanya bebatuan stalaktit dan stalagmit yang banyak dengan rembesan air dari atap goa yang masih menetes, sehingga memungkinkan stalaktit dan stalagmit masih bisa hidup dan akan terus berkembang.
 
"Tentunya dibutuhkan peran serta masyarkat untuk menjaga goa ini agar nantinya bisa menjadi obyek wisata di Kabupaten Bojonegoro." kata Vinsensius Sungeng.
 
 

Kondisi Goa Lawang, di kawasan hutan Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dan/beritabojonegoro)

 
Sementara untuk Goa Pintu atau masyarakat mengenalnya dengan Goa Lawang, pada dasarnya bukan merupakan goa, namun hanya ebuah terowongan yang mirip gerbang atau pintu masuk. Sementara setelah melewati terowongan tersebut terdapat dinding batu di kiri kanan, namun tidak memiliki atap atau di bagian atas terbuka.
 
"Goa Lawang ini mirip gerbang atau masuk, dengan lebar sekitar 6 meter dan tinggi 3 meter." kata Vinsensius Sungeng.
 
 
Sementara itu, Camat Dander Muhammad Haryanto menuturkan bahwa di wilayah Kecamatan Dander banyak sekali potensi wisata yang layak untuk dikembangkan menjadi obyek wisata andalan, salah satunya adalah obyek wisata goa yang ada di Desa Sumber Arum, Kecamatan Dander.
 
"Keberadaan ketiga goa ini, yaitu Goa Sumber, Goa Lowo, dan Goa Lawang ini jika digarap dengan maksimal tentunya akan menjadi obyek wisata alam andalan. Dengan begitu akan meningkatkan perekonomian masyarakat setempatg." kata Camat Dander Muhammad Haryanto. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783918314.3457 at start, 1783918314.6597 at end, 0.31400799751282 sec elapsed