News Ticker
  • Ribuan Warga Ikuti Senam Dayung di Area CFD Alun-Alun Bojonegoro
  • Wakil Bupati Wisuda 2020 Santri TPQ se Kabupaten Blora
  • Peringati HKGB, Bhayangkari Cabang Bojonegoro Gelar Lomba Menghias Tumpeng
  • Tabrak Mobil Yang Hendak Belok, Pemotor di Margomulyo Bojonegoro Luka-Luka
  • Kurang Hati-Hati, Pikap Tabrak Motor di Balen Bojonegoro, Pengendara Motor Luka Berat
  • Terjatuh dan Terlindas Truk, Seorang Kenek di Dander Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram
  • Porprov Jateng, Novita Andriyani Sumbang Emas Pertama untuk Blora dari Half Maraton
  • Apel HJB ke 341, Bupati Bojonegoro Sampaikan 17 Program Prioritas Pembangunan
  • Persahabatan
  • Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341
  • Grebeg Berkah Jonegaran, Puluhan Gunungan Diperebutkan Warga 
  • Bupati Pimpin Prosesi Penyemayaman Api Semangat di Pendapa Pemkab Bojonegoro
  • Kapolres Jadi Pembawa Obor Api Abadi, Peringatan Hari Jadi ke 341 Kabupaten Bojonegoro
  • Prosesi Pengambilan Api Abadi Peringatan HJB ke 341, di Lokasi Wisata Khayangan Api  
  • Kerugian Akibat Kebakaran Gudang Tembakau di Baureno Bojonegoro, Hampir Mencapai Rp 1 Miliar
  • Gudang Tembakau di Baureno Bojonegoro Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
  • Bupati Bojonegoro Buka Jambore Pramuka Ranting Purwosari
  • 500 Pelajar di Bojonegoro Ikuti Kuliah Umum, Generasi Z dan Revolusi Industri 4.0
  • Mbah Karsini Kini Miliki Rumah Sendiri Yang Layak Huni
Percepat Pertumbuhan Jati dengan Teknologi Ex Vitro

Pelatihan Pengembangan Tanaman Jati oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Percepat Pertumbuhan Jati dengan Teknologi Ex Vitro

Oleh Muliyanto

Temayang – Salah satu metode mempercepat pertumbuhan tanaman jati adalah dengan teknologi ex vitro, yakni teknik perbanyakan tanaman yang didasari teknologi penyediaan bibit jati unggul.

Teknik ini mulai dikenalkan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kepada masyarakat Bojonegoro pada pelatihan yang digelar hari ini, Sabtu (21/01/2017) di Balai Desa Papringan Kecamatan Temayang.. Bekerjasama dengan DPR RI Komsi VII, BPPT meyakinkan masyarakat bahwa teknologi ex vitro cukup menjanjikan.

Deputi BPPT Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi, Gatot Dwianto mengatakan teknologi cuku bagus untuk diterapkan di Bojonegoro yang memiliki pohon atau hutan jati cuku melimpah. Teknologi kultur ex vitro sendiri merupakan teknologi perbanyakan tanaman yang didasari teknologi perbanyakan secara in vitro, di mana tahapan yang dilakukan dalam kultur ex vitro sama dengan tahapan kultur in vitro yaitu pemilihan tanaman induk yang berkualitas dan bebas hama penyakit, pencucian dengan bahan surfaktan untuk menghilangkan kontaminan yang menempel dan membuka pori-pori sel, yang mampu membunuh jamur dan bakteri, inkubasi dalam media tanam dalam ruang inkubator pada suhu dan kelembaban terkontrol.

 “Bibit jati hasil rekayasa secara ex vitro ini juga lebih cepat besar, kalau biasanya butuh waktu 10-20 tahun untuk mencapai diameter 20-25 cm.  Dengan ex vitro tanaman jati hanya membutuhkan waktu 5-6 tahun untuk mencapai diameter yang sama," kata Gatot.

Saat ini BPPT dengan DPR Komisi VII berkomitmen terus melakukan inovasi dan layanan teknologi untuk masyarakat, salah satunya memberikan pelatihan teknologi penyediaan bibit jati unggul di masyarakat dengan teknik ex Vitro untuk bibit jati yang cepat, murah dan mudah kepada penangkar bibit jati di Bojonegoro ini. 

Kayu jati sendiri merupakan salah satu jenis kayu potensial yang mendapat prioritas untuk dikembangkan di Indonesia. "Jati memberikan manfaat yang besar bagi income pendapatan negara. Dulu Kayu Jati yang dihasilkan dari daerah hutan di Bojonegoro merupakan salah satu kayu jati terbaik di Indonesia," ujarnya

Namun, dari hasil analisis BPPT, jati memiliki pertumbuhan lambat. Untuk itu BPPT hadirkan Teknologi kultur ex vitro untuk memperbanyak bibit jati unggul yang bisa di tanam di Bojonegoro.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Satya Widya Yudha menyampaikan, sejak tahun 1999, pengrajin kayu jati mengalami kesulitan dalam memeroleh bahan baku. 

"Sulitnya memperoleh bahan baku inilah yang menyebabkan harga kayu jati menjadi mahal. Sehingga tidak cukup untuk memenuhi permintaan atas kayu jati," tuturnya.

Dulu kayu jati yang dihasilkan Bojonegoro memiliki kualitas unggul. Kayu jati asli Bojonegoro berwarna merah bata, seratnya rata, kering, padat dan kuat sehingga kerajinan mebel dan ukiran kayu jati asal Bojonegoro sangat terkenal. Yudha ingin agar jati Bojonegoro tak luntur kualitasnya. (mol/moha)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Penegakan Hukum Terhadap Peredaran Rokok Ilegal

Penegakan Hukum Terhadap Peredaran Rokok Ilegal

*Oleh Budi Harjana PENGENDALIAN dan penegakan hukum yang tepat, dapat mencegah dan menanggulangi terjadinya peredaran rokok ilegal. Apa itu rokok ...

Quote

Persahabatan

Persahabatan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Persahabatan menunjukkan perilaku dalam menjalin hubungan antara seorang dengan orang lain atau beberapa orang. ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Oleh Achmad Junaidi Tuban (Kerek) Salah satu warga Desa Tlogowaru Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Darmaun (39), sukses menjadi pembudidaya jamur ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun 2018, telah dilaksanakan pada Jumat ...

Feature

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro (Kepohbaru) - Lain ladang, lain belalang. lain lubuk, lain ikannya. barangkali ibarat pepatah itulah yang dilakukan masyarakat ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Bukit Kunci, Jadi Destinasi Wisata Baru di Blora

Bukit Kunci, Jadi Destinasi Wisata Baru di Blora

Oleh Priyo Spd Blora - Sibuknya aktivitas selama sepekan terkadang membuat badan ini lelah dan butuh penyegaran berwisata atau berkunjung ...

Statistik

Hari ini

1.279 kunjungan

2.073 halaman dibuka

59 pengunjung online

Bulan ini

71.982 kunjungan

128.115 halaman dibuka

Tahun ini

1.096.109 kunjungan

1.925.472 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 605.332

Indonesia: 9.552

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015