News Ticker
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 Juli 2026
  • Dekranasda Bojonegoro Promosikan Produk Unggulan UMKM Makassar
  • 200 Mahasiswa Universitas Airlangga Gelar KKN di Bojonegoro, Fokus Mengabdi di Kanor dan Sumberrejo
  • Siapkan Lulusan SMA dan SMK Masuk Dunia Kerja, Disperinaker Bojonegoro Gelar Career Booster Session
  • 14 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 Juli 2026
  • Masa Libur Sekolah 2026, Volume Pelanggan Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Naik 13 Persen
  • PMI Bojonegoro Gandeng Australia Red Cross Perkuat Pelayanan Bencana di DAS Bengawan Solo
  • Pelajar SMAN 1 Bojonegoro Raih Juara I Duta SMA Jatim, Siap Melaju ke Tingkat Nasional
  • Pengurus MUI Jawa Timur Resmi Dikukuhkan, Fokus Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Rencana Pengembangan Batalyon TP 885 dan Brigif 33 di Dander
  • 11 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 11 Juli 2026
  • Kandang Ayam Senilai Rp6 M di Malo, Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Panen Melon Bersama, Bupati Bojonegoro Ajak Generasi Muda Bangun Pertanian Modern
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp11,03 Miliar untuk Lima Program Beasiswa Mahasiswa
  • Seorang Lansia Bojonegoro Tewas Tertabrak Kereta Api Jayabaya di Perlintasan Baureno
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 10 Jul 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 Juli 2026
  • 10 Juli dalam Sejarah
  • Kecamatan Kota Dominasi Emas Kickboxing, Klasemen Sementara Porkab II Bojonegoro Masih Memimpin
  • Dalam Sehari Terjadi Enam Kebakaran Lahan di Bojonegoro, Ini Daftarnya
  • Pemkab Bojonegoro Berikan Pembinaan Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa Daerah
  • "El Último Tango", Sepatu Spesial Adidas untuk Perjalanan Terakhir Messi di Piala Dunia
Panen Raya Madu Lebah Rumput Liar di Desa Mojodesa Kapas Bojonegoro Diserbu Warga

Panen Raya Madu Lebah Rumput Liar di Desa Mojodesa Kapas Bojonegoro Diserbu Warga

Bojonegoro - Panen raya madu dari lebah jenis apis mellifera atau dikenal juga dengan istilah lebah rumput liar di Desa Mojodeso Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (17/11/2019) diserbu warga. Tak hanya warga sekitar Bojonegoro, sejumlah pengunjung dari luar kota Bojonegoro juga banyak yang datang ke desa tersebut.
 
 
Budidaya atau ternak lebah madu jenis apis mellifera ini selain sangat menjanjikan dari sisi ekonomi, juga menjadi hal menarik bagi peternak, untuk mengembangkannya menjadi wisata edukasi baru, karena saat panen raya seperti kali ini, warga diundang untuk hadir menyaksikan prosesnya dan bisa menikmati atau mencicipi minum madu sepuasnya.
 
Lebah madu Apis Mellifera, merpakan lebah budidaya paling unggul. Selain menghasilkan madu yang melimpah, lebah jenis ini juga sangat jinak atau tidak mudah menyengat dan relatif mudah pemeliharaannya.
 
 
 

Panen raya madu dari lebah jenis apis mellifera atau lebah rumput liar di Desa Mojodeso Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (17/11/2019)

 
Wahyu Setiawan, pemilik budidaya lebah ini menjelaskan bahwa untuk panen lebah madu jenis ini hanya butuh waktu 15 hingga 20 hari, bergantung pada kondisi dan ketersediaan bunga sebagai makanan lebah. Menurutnya, panen madu kali ini merupakan panen yang kedua kalinya.
 
"Semakin banyak bunga maka madu yang dihasilkan makin banyak dan cepat panen," tutur Wahyu Setiawan.
 
Wahyu menjelaskan bahwa beternak madu rumput liar caranya berbeda dari lebah madu lainnya, karena lokasi beternaknya selalu bergerak dari satu tempat ke tempat lain
 
"Seperti mengembala atau angon bahwasa Jawanya. Untuk mengejar musim bunga tanaman sebagai pakan lebah, karena madu yang dihasilkan lebah apis mellifera ini berasal dari bunga seperti pohon randu, rumput liar, jagung dan lain lainnya." tuturnya menjelaskan.
 
 
 
Wahyu juga menjelaskan bahwa dirinya memiliki sekitar 168 kotak lebah madu, yaitu wadah berbentuk kotak yang diletakan di bawah pohon dan dekat dengan pemukiman warga.
 
"Dari 168 kotak lebah ini diperkirakan mendapatkan madu murni lima ratus hingga enam ratus liter," katanya.
 
Dirinya juga mengungkapkan bahwa usaha ternak lebah madu bunga rumput liar ini sangat menjanjikan. Dirinya mengaku, madu botol ukuran 450 mililiter, dijual dengan harga Rp 175 rihu dan yang paling kecil atau botol ukuran 100 mililiter, ia jual dengan harga Rp 40 ribu.
 
"Setiap panen atau dalam kurun waktu satu bulan, omset yang saya dapat bisa mencapai 525 juta rupiah." tuturnya.
 
 
 
Sementara itu, salah satu pengunjugn asal Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban, Wahyuningsih, dirinya mengaku baru pertama kali melihat cara panen madu, apalagi di daerahnya tidak ada yang ternak madu, meskipun tempat tinggalnya berada di pinggih hutan.
 
"Cukup menarik budidaya lebah madu ini, karena itu saya sengaja datang ingin mengetahui ternak lebah madu ini hingga saat proses panen madu," kata Wahyuningsih. (rna/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784080732.5619 at start, 1784080733.2622 at end, 0.70031785964966 sec elapsed