News Ticker
  • Pemprov Jatim Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 30 November, Sekda Bojonegoro Ajak Warga Manfaatkan Insentif
  • 6 November di Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 6 November 2026
  • Teridentifikasi, Mayat yang Ditemukan di Sungai Bengawan Solo Ngraho, Bojonegoro Warga Blora
  • Misi Dagang Jatim-Sulsel Tembus Rp5,69 Triliun, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Logistik Kawasan Timur
  • Apresiasi Musda X LDII, Pemkab Bojonegoro Dorong Penguatan SDM dan Kemitraan Sektor Pertanian
  • Sesosok Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan Solo Ngraho, Bojonegoro
  • DPRD Bojonegoro Matangkan 13 Raperda Propemperda 2027, Lindungi Kekayaan Intelektual Hingga Pangan Daerah
  • Angkat Potensi Wisata dan Ekonomi Lokal, Pemkab Bojonegoro Siap Gelar Festival Geopark Bojonegoro 2026 #2
  • 5 November dalam Catatan Sejarah
  • Lomba Sains Anak Bojonegoro: Wahana untuk Menggali Potensi, Kreativitas, dan Jiwa Inovator Anak
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 05 November 2026
  • Wabup Nurul Azizah Beberkan Empat Prioritas Pembangunan Bojonegoro di Tengah Penyesuaian APBD
  • Garasi SPPG di Temayang, Bojonegoro Roboh, 2 Mobil Operasional dan 10 Motor Karyawan Tertimpa Reruntuhan
  • Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty Tegaskan Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas
  • Bojonegoro Raih Dua Penghargaan ATM Award 2026 di Bandung
  • BPOM Intensifkan Pengawasan Pemanis Alami Stevia Tetes, Ingatkan Batas Konsumsi Harian
  • Pemkab Bojonegoro dan Perhutani Siapkan Reboisasi Masif, Targetkan Tanam 1,8 Juta Pohon
  • Disepakati Aklamasi di Paris, Geopark Bojonegoro Direkomendasikan Jadi UNESCO Global Geopark
  • Satpol PP Bojonegoro Sosialisasikan Regulasi Cukai di Trucuk, Ajak Linmas dan Pedagang Gempur Rokok Ilegal
  • Ratusan Peserta Antusias Ikuti Vaksinasi HPV Terjangkau oleh DWP Bojonegoro
  • 4 November dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 04 November 2026
  • Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!
Bupati Bojonegoro Hadiri Sosialisasi Program Petani Mandiri di Kecamatan Sekar

Bupati Bojonegoro Hadiri Sosialisasi Program Petani Mandiri di Kecamatan Sekar

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (22/07/2020) kembali lakukan sosialisasi Program Petani Mandiri (PPM) dirangkai dengan pembinaan pada Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se Kecamatan Sekar.
 
 
Acara yang berlangsung di Desa Bobol Kecamatan Sekar tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Helmy Elisabeth SP MM, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Dandi SuprayItno AP MSi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakan dan Desa (DPMD), Machmuddin AP MM, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Welly Fitrama SSTP MM, Forkopimcam Sekar, Kepala Desa Bobol, Saimo, beserta perangkat desa setempat dan dihadiri Gapoktan se Kecamatan Sekar.
 
 

Sosialisasi Program Petani Mandiri (PPM) di Desa Bobol Kecamatan Sekar Bojonegoro. Rabu (22/07/2020)

 
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Helmy Elisabeth dalam sambutannya mengatakan bahwa di Kecamatan sekar ada 53 kelompok tani yang sudah terdaftar atau memiliki surat keterangan terdaftar(SKT), kemudian di Kecamatan Sekar ada 6 gapoktan, sehingga setiap desa memiliki 1 gapoktan.
 
Menurutnya, program petani mandiri (PPM) merupakan program prioritas Pemkab Bojonegoro, sebagaimana arahan Bupati kepada Dinas pertanian untuk memastikan bahwa program prioritas tersebut tepat sasaran dan diakses atau dimanfaatkan oleh kelompok sasaran sesui dengan program.
 
"Makanya beliau meminta pada kami agar mengagendakan kegiatan semacam ini di 28 kecamatan se Kabupaten Bojonegoro. Karena beliau ingin program ini benar-benar tepat sasaran, kepada para petani yang tergabung di dalam kelompok tani maupun gapoktan." kata Helmy Elisabeth.
 
Pada kesempatan tersebut Helmy berpesan kepada para anggota kelompok tani agar segera mengusulkan Kartu Petani Mandiri (KPM) terlebih dahulu, karena KPM manfaatnya banyak, salah satunya dapat mengakses beasiswa untuk putra atau putri pemegang KPM yang ingin melanjutkan kuliah
 
"Kami juga mohon kepada Bapak Camat, Bapak Kepala Desa, agar didorong terus anggota kelompok tani dan ketua-ketua kelompok agar mendata anggotanya dengan benar dan disesuiakan, serta segera diajukan di Dinas Pertanian Bojonegoro," kata Helmy.
 
 
Bupati Anna Muawanah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KPM merupakan program prioritas yang saat ini sudah berjalan. Untuk itu Bupati berpesan agar para kelompok tani atau gabungan kelompok tani yang ada di Kecamatan Sekar, segera mengajukan untuk didaftar dan mendapatkan surat keterangan terdaftar (SKT)
 
"Karena sekarang dananya sudah ada, kartunya sudah disiapkan, untuk itu segera penuhi syaratnya," kata Bupati.
 
Bupati menuturkan bahwa secara kasat mata Kecamatan Sekar sudah lebih dulu mendapatkan kebijakan akses infrastruktur jalan,
 
"Dari ujung ke ujung jalanya sudah seperti jalan tol, semuanya dicor, meskipun ada beberapa yang belum selesai." tutur Bupati.
 
 
 
Lebih lanjut Bupati berpesan kepada 53 kelompok tani yang ada di Kecamatan Sekar, apabila ada petani yang belum tergabung dalam kelompok tani, agar bergabung dengan kelompok yang sudah ada, atau membuat kelompok tani sendiri. Bupati berpesan kepada para Kades agar persyaratannya dipermudah, karena jangan sampai Program Petani Mandiri (PPM) ini ada warga yang tidak menapatkan program, karena yang bersangkutan tidak masuk di dalam kelompok tani, atau tidak mau membuat kelompok tani.
 
"Karena program PPM itu lewatnya kelompok tani, sehingga kalau tidak masuk atau tidak tergabung dalam kelompok tani, tidak bisa akses Program Petani Mandiri." kata Bupati Anna Muawanah.
 
 
 
Sementara untuk para pesanggem, atau penggarap lahan hutan milik Perhutani, yang belum mendapatkan PPM karena tidak dapat membuktikan kepemilikan lahan, Bupati berjanji akan segera mengubah atau merevisi Peraturan Bupati agar warga para pesanggem bisa mengakses program PPM.
 
"Tapi bentuknya tetap bentuk kelompok. Kelompok Tani Hutan, karena memang menggarap lahan Perhutani. Jadi jangan sampai tidak mendapatkan bantuan karena tidak masuk dalam kelompok tani," kata Bupati Anna Muawanah. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada Jumat (16/10/2026). Perhelatan dibuka ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

1793936136.9495 at start, 1793936137.8852 at end, 0.93573904037476 sec elapsed