News Ticker
  • Hari Buku Nasional 17 Mei: Lahir dari Keprihatinan Rendahnya Literasi
  • Sering Dipakai Campuran Kopi dan Teh, Ini Perbedaan Nutrisi Antara Susu dan Krimer
  • Puskesmas Padangan Layani Cek Kesehatan Gratis Peserta Kursus Pramuka di SDN Ngradin 1
  • Prakiraan Cuaca 17 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Rumah Warga Kanor, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta
  • 17 Mei dalam Sejarah
  • Hendak Mendahului, Truk Boks di Bubulan, Bojonegoro Oleng dan Masuk ke Hutan
  • Tabrak Truk Parkir, Seorang Pemotor di Ngraho, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Puluhan Koperasi Desa Merah Putih di Blora Resmi Beroperasi
  • Analis Transaksi Sapi di Blora Tembus Miliaran Rupiah Menjelang Iduladha
  • Diduga Sopir Mengantuk, Sebuah Truk di Temayang, Bojonegoro ‘Nyemplung’ ke Jurang
  • Waspada Ancaman Penyakit Menular Lewat Tikus, Dinkes Bojonegoro Gencarkan Edukasi Hantavirus
  • Sesosok Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pinggir Hutan Ngasem, Bojonegoro
  • Google Rilis Fitur Baru yang Izinkan Pengguna Ubah Alamat Username Gmail Tanpa Kehilangan Data
  • Gubernur Jatim Sambut Puluhan Bhikkhu Thudong di Grahadi, Bawa Pesan Kedamaian Dunia
  • Prakiraan Cuaca 16 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 16 Mei dalam Sejarah
  • Tabrak Bak Belakang Dump Truk, 3 Orang Pemotor di Padangan, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Mengenal Manfaat Air Kelapa untuk Meredakan Gejala Asam Lambung dan Menjaga Kesehatan Tubuh
  • Anggota DPR Ahmad Dhani Pastikan Cadangan Beras Jawa Timur Mencukupi Hingga Delapan Belas Bulan
  • Prakiraan Cuaca 15 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 15 Mei dalam Sejarah
  • Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan di Pemkab Blora, Bupati Arief Lantik 191 Pejabat
  • Melalui Kondisi Urine dan Kulit, Gejala Awal Gangguan Ginjal Bisa Dikenali
Di Tengah Pandemi, Peringatan Hari Jadi Bojonegoro ke-343 Diperingati dengan Sederhana

HJB ke-343 Tahun 2020.

Di Tengah Pandemi, Peringatan Hari Jadi Bojonegoro ke-343 Diperingati dengan Sederhana

Bojonegoro- Meski tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-343 tahun 2020, berlangsung secara sederhana namun penuh makna. Hal ini sehubungan adanya pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir di belahan bumi Nusantara.
 
Dengan tetap berpegang teguh pada protokol kesehatan covid-19, kegiatan diawali dengan pengambilan api abadi dari lokasi Wisata Kayangan Api, yang dilanjutkan dengan kirab yang dibawa oleh Camat Ngasem Waji menuju ke Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro. Senin (19/10/2020).
 
 
Sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan para pendahulu yang telah berjasa untuk Bojonegoro, selanjutnya Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah didampingi suami, bersama Forkopimda, Kepala Bakorwil Bojonegoro, Sekretaris Daerah, Para Asisten, Staf Ahli, dan segenap Kepala OPD di lingkungan pemkab Bojonegoro, berkesempatan mengunjungi sekaligus berziarah menuju ke makam Kanjeng Raden Bagus Lanching Kusuma, di Desa Clebung Kecamatan Bubulan.
Kemudian dilanjutkan ziarah ke Makam Bupati Bojonegoro pertama, Raden Adipati Haryo Matahun, di Desa Ngraseh Kecamatan Dander.
 
"Kegiatan ziarah ini sudah menjadi tradisi jelang Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro, untuk memberikan doa kepada bupati terdahulu, serta sebagai refleksi atas jasa-jasa mereka sehingga perjalanan panjang Kabupaten Bojonegoro bisa terus berkembang hingga seperti sekarang ini," tutur Bupati.
 
 
 

Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, saat laksanakan ziarah ke makam. Senin (19/10/2020).

 
Bupati menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Bojonegoro ke-343 tahun 2020 yang bertepatan dengan dua tahun kepemimpinan Anna-Wawan kali ini dengan tema  "Kerja, Maju, dan Prestasi Bersama."
 
"Kerja artinya kita tetap selalu bekerja, memikirkan warga, memberikan layanan terbaik. Maju memiliki orientasi atau tujuan lebih baik, sehingga dengan bekerja akan lebih maju. Dan Prestasi Bersama merupakan apa yang sudah Pemkab. Bojonegoro capai saat ini tidak lepas dari komponen PNS, Non PNS, dan warga dalam mendukung program Pemerintah." kata Bupati Anna Muawanah.
 
 
 

Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, saat terima obor Api Abadi dari Camat Ngasem, Waji, di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro. Senin (19/10/2020).

 
Lebih lanjut Bupati mengungkapkan, bahwa peringatan Hari Jadi Bojonegoro di tengah suasana pandemi saat ini memiliki tantangan tersendiri, membuat seluruh komponen di Kabupaten Bojonegoro, tidak mundur justru makin kompak, bangkit bersama Forkopimda dalam menanggulangi Covid-19.
 
Termasuk masa recovery nanti, kita sudah memikirkan di tahun 2021 dengan memperbanyak kerja karya-karya bakti berbasis desa, sekaligus mendorong sektor-sektor UMKM, multiguna, berbasis desa," kata Bupati.
 
 
 
Usai melaksanakan ziarah, Bupati beserta rombongan kembali menuju ke Pendapa Pemkab untuk menyemayamkan api abadi. Api abadi tersebut dikirab dari Khayangan Api menuju Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro oleh Camat Ngasem Waji dan diserahterimakan kepada Bupati, untuk selanjutnya disemayamkan bersama segenap Forkopimda di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1778994256.6079 at start, 1778994257.7364 at end, 1.1285181045532 sec elapsed