Hadiri Bupati Medhayoh di Cengkir, Pemkab Bojonegoro Siapkan Embung Seri untuk Petani Tembakau
Kamis, 13 Agustus 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menggelar program Bupati Medhayoh edisi ke-9 yang kali ini dipusatkan di Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru, pada Rabu (12/08/2026) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah turun langsung menyapa warga hingga ikut memetik tembakau bersama para petani setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan rombongan ke Pondok Pesantren Darul Istiqomah. Usai memanen tembakau yang menjadi komoditas andalan warga, Bupati dan Wakil Bupati menuju Embung Cengkir untuk melepaskan benih ikan, dilanjutkan penanaman benih melon di area Greenhouse desa setempat sebelum membuka ruang dialog bersama masyarakat.
Dalam sesi dialog terbuka, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono memaparkan rencana strategis penanganan ketersediaan air bagi lahan pertanian di kawasan Kepohbaru. Pemkab melalui Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) bakal membangun sistem embung seri guna memastikan distribusi air bersih untuk irigasi terbagi secara proporsional.
“Minimal yang terairi setiap embungnya nanti 5 hektare. Rencananya kami membuat 4 titik. Dari DPU SDA sudah jalan 2 titik. Embung ini dibuat di wilayah Sungai Semar Mendem yang nantinya menyambung diatribusi airnya ke lahan petani sehingga lebih cepat dan mengurangi beban biaya operasional,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menuntaskan pelbagai masalah mendasar masyarakat, mulai dari sektor kesehatan hingga perbaikan sarana hunian layak bagi warga kurang mampu. Di bidang kesehatan, Pemkab membidik Bojonegoro terbebas dari penyakit Tuberkulosis (TBC) dengan penyediaan layanan pengobatan gratis di Puskesmas, hingga penyiapan fasilitas medis modern seperti kemoterapi, penanganan jantung, stem cell, dan DSA di RSUD Sosodoro Djatikoesomo.
“Untuk Keluarga dengan desil 1 hingga 3 yang rumahnya tidak tersambung dengan listrik, maka akan disambungkan secara gratis. Sementara warga dengan desil 1 dan 2 yang saat ini ruang tamu rumahnha masih berupa tanah, di tahun 2026 akan dibuat menjadi tekel melalui Dinas PU Cipta Karya,” tambah Wabup.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga tampak leluasa menyampaikan pelbagai aspirasi yang langsung direspon oleh jajaran pimpinan daerah tersebut.
Kepala Desa Cengkir, Ruslan, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran jajaran Pemkab Bojonegoro di wilayahnya. Ia melaporkan bahwa Desa Cengkir memiliki luas wilayah 420 hektare dengan dominasi lahan pertanian sawah mencapai 330 hektare, di mana sekitar 90 persen petaninya mengandalkan tanaman tembakau.
“Terimakasih, siang hari ini kumpul bersama warga dalam kegiatan. Semoga ini bisa menjadikan masyarakat Bojonegoro bahagia makmur membanggakan,” terangnya.
Ruslan menambahkan, keberadaan embung seluas 17,2 hektare yang ada di desanya sejauh ini sangat vital dalam menyokong produktivitas pertanian warga. Ke depan, hadirnya tambahan embung seri dari Pemkab diharapkan kian mengoptimalkan hasil panen padi maupun tembakau di kawasan tersebut.






































