Dokter Gizi Tegaskan Penanganan Obesitas Perlu Pendekatan Multidisiplin dan Modifikasi Gaya Hidup
Sabtu, 15 Agustus 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Penanganan kasus obesitas kini tidak lagi sekadar berfokus pada upaya penurunan angka di timbangan. Terdapat serangkaian faktor krusial yang wajib diperhatikan untuk menentukan langkah medis yang tepat, salah satunya dengan melacak akar penyebab utama seseorang mengalami penumpukan lemak berlebih.
Spesialis Gizi Klinis Rumah Sakit Brawijaya dr Prinindita Artiara Dewi SpGK memaparkan bahwa perubahan gaya hidup merupakan fondasi paling dasar dalam penanganan obesitas. Pengaturan pola makan harian, kebiasaan beraktivitas fisik, hingga penetapan tujuan penurunan berat badan harus ditata secara matang.
"Jadi yang pertama memang harus modifikasi gaya hidup karena kan kita makan setiap hari, kita bergerak juga setiap hari. Nah, itu dulu yang memang harus diubah dulu pola pikirnya. Jadi, pertama kali harus dicari tahu dulu nih tujuan untuk menurunkan berat badan apa," ucap dr Prinindita dalam agenda Health Corner 'Kelola Obesitas Secara Aman, Waspada Produk Obat Abal-abal' bersama BPOM pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Ia menekankan bahwa obesitas bersifat multifaktorial, sehingga tidak bisa disimpulkan secara dangkal hanya akibat konsumsi makanan berlebih semata. Faktor pemicu lainnya dapat bersumber dari efek samping penggunaan obat-obatan hingga gangguan hormonal medis tertentu.
"Penyebab dari obesitas itu sendiri adalah multifaktorial. Jadi, banyak sekali penyebabnya. Tidak hanya sesimpel kebanyakan makan, bahkan penggunaan obat-obatan itu juga bisa berpengaruh atau masalah kelainan hormon misalnya ada kondisi hipotiroid itu juga bisa berpengaruh, atau cushing syndrome dan yang lain-lainnya," paparnya.
Oleh karena itu, penanganan medis tidak bisa diseragamkan dan memerlukan tindakan yang terpersonalisasi. dr Prinindita menegaskan bahwa tata laksana obesitas idealnya melibatkan tim medis lintas disiplin agar intervensi yang diberikan aman dan efektif.
"Jadi itu dulu yang harus dicari tahu sebenarnya obesitasnya itu karena apa. Makanya perlu memang dilakukan tata laksana oleh tim multidisiplin," tegasnya.









































