Misi Dagang Jatim-Kalbar Tembus Rp2,5 Triliun, Gubernur Khofifah Dorong Perluasan Investasi Daerah
Rabu, 12 Agustus 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung pelaksanaan Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Barat. Agenda strategis tersebut mencatatkan nilai transaksi yang fantastis hingga menyentuh angka Rp2,529 triliun.
Capaian nilai transaksi penjualan dari Jawa Timur mencakup beragam komoditas unggulan di berbagai sektor. Di antaranya pasokan garam bahan baku dan olahan, olahan daging sapi dan ayam, green bean coffee, telur ayam, susu sapi, rokok, benih hortikultura, hingga ragam produk fesyen.
Tidak hanya sektor perdagangan, Jawa Timur juga menanamkan investasi di Kalimantan Barat. Kerjasama investasi ini mencakup perluasan usaha industri pupuk bahan amelioran di Kabupaten Mempawah, perluasan usaha perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Landak, serta ekspansi industri pupuk buatan hara makro primer di Kabupaten Mempawah.
"Alhamdulillah, misi dagang dan investasi provinsi Jawa Timur dan provinsi Kalimantan Barat sukses digelar, total transaksi yang dicatatkan mencapai Rp 2,5 Triliun, dari 2,5 Triliun Rp 885 Miliar untuk capaian investasinya" kata Gubernur Khofifah, Selasa (11/08/2026).
Kegiatan kali ini tercatat sebagai gelaran misi dagang keenam yang dijalankan Pemprov Jatim bersama provinsi mitra sepanjang tahun 2026. Sebanyak 162 pelaku usaha turut dilibatkan, terdiri atas 62 pengusaha asal Jawa Timur dan 100 pelaku usaha dari Kalimantan Barat.
Jalinan perdagangan antarprovinsi ini sebenarnya telah terbangun sejak 30 September 2022 di Kota Pontianak. Pada saat itu, komitmen transaksi perdagangan tercatat berada di angka Rp109,31 miliar melalui 24 kesepakatan dagang.
"Capaian Misi dagang kali ini sangat jauh meningkat signifikan dari capaian sebelumnya di tahun 2022. Kali ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama yang telah terbangun melalui perluasan komoditas, peningkatan investasi, serta pengembangan kemitraan usaha yang berkelanjutan," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedatangan Gubernur Khofifah beserta rombongan Pemprov Jatim. Pihaknya menyambut hangat capaian transaksi yang melonjak tajam dari periode sebelumnya.
"Ini yang paling besar nilai transaksinya, kami menyampaikan terima kasih, banyak yang harus kita pelajari di Jawa Timur dan Kalimantan Barat masih harus banyak belajar dari Jawa Timur," kata Gubernur Ria Norsan.
Suasana pertemuan bisnis tersebut kian hangat ketika Gubernur Khofifah mengajak seluruh hadirin untuk mengibarkan Bendera Merah Putih sembari menyanyikan lagu Hari Merdeka serta lagu Bendera. Momen ini dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air di tengah penguatan ekonomi antardaerah.






































