Adu Strategi di Map Land of Dawn ,Ratusan Gamer Muda Padati Turnamen Mobile Legend Kapolres Blora Cup 2026
Senin, 22 Juni 2026 18:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Atmosfer Auditorium Iwan Ibrahim Polres Blora mendadak semarak dan dipenuhi ketegangan kompetisi pada Senin (22/06/2026) hari ini. Sebanyak 225 gamer muda berbakat yang tergabung dalam 45 tim resmi bertanding memperebutkan takhta tertinggi dalam ajang Tournament E-Sports Mobile Legend Kapolres Blora Cup Tahun 2026. Kompetisi adu ketangkasan digital yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini diselenggarakan sebagai salah satu bagian dari rangkaian kemeriahan menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 di wilayah hukum Polres Blora.
Langkah Polres Blora merangkul para penghobi olahraga elektronik ini dinilai sebagai strategi jitu dalam membangun jembatan komunikasi yang positif dengan kelompok usia produktif. Berdasarkan pemaparan pihak kepolisian, turnamen kali ini sengaja membidik para pemain dari generasi Z dan generasi Alfa mengingat komposisi populasi mereka mendominasi hingga kisaran 60 sampai 70 persen dari total penduduk di Kabupaten Blora. Melalui penyediaan wadah kompetisi yang sehat ini, aparat penegak hukum berupaya mengarahkan energi kreativitas remaja ke jalur prestasi sekaligus membentengi mereka dari bahaya kenakalan remaja dan tindakan melanggar hukum.
Mewakili institusi, Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono menegaskan tekad kepolisian untuk terus hadir membawa kemanfaatan nyata di tengah dinamika perkembangan zaman, termasuk mendukung ekosistem e-sports lokal.
“Polres Blora Hebat, Polri hadir berbuat dan bermanfaat. Ini merupakan kali kedua Kapolres Blora Cup digelar setelah sebelumnya sukses dengan divisi Free Fire pada bulan April lalu. Kali ini kami merangkul generasi Z dan generasi Alfa yang populasinya mendominasi sekitar 60 hingga 70 persen di Kabupaten Blora," ucapnya.
AKP Midiyono juga menambahkan pentingnya menyelipkan pesan-pesan moral mengenai kesadaran hukum dan ketertiban di sela-sela sengitnya jalannya pertandingan.
"Jangan sampai masa depan rusak oleh tindakan yang melanggar hukum,” ujar AKP Midiyono.
Sebelum genderang perang di arena virtual dimulai, agenda pembukaan diawali secara khidmat lewat kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipadukan dengan pembacaan doa bersama. Momentum ini juga dirangkaikan dengan pembacaan Deklarasi Kamtibmas yang diikrarkan secara serempak oleh seluruh perwakilan tim sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas daerah, baik di dalam maupun di luar arena gim.
Dukungan terhadap masa depan atlet e-sports Blora ini juga terlihat dari jajaran tamu undangan lintas sektor yang memadati deretan kursi kehormatan. Tampak hadir langsung Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto bersama Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto dan pejabat utama lainnya. Sinergitas instansi Pemkab juga ditunjukkan melalui kehadiran Kepala Dinporabudpar Kabupaten Blora Iwan Setiyarso yang hadir mewakili Bupati, Kepala Disdik Kabupaten Blora Sunaryo, Ketua Umum KONI Blora Heri Sutiyono, serta Ketua ESI Kabupaten Blora Mochamad Abdul Jalil.
Pihak humas memastikan bahwa seluruh rangkaian babak penyisihan hingga partai final berlangsung dengan aman tanpa adanya kendala operasional yang berarti.
“Kehadiran dari Dinporabudpar, Disdik, KONI, dan ESI Blora membuktikan bahwa e-sports kini telah diakui sebagai olahraga prestasi yang memiliki jalur pembinement resmi. Pesan kami untuk adik-adik gamer di Blora, tunjukkan skill terbaik kalian di arena pertandingan, bukan dalam bentuk kenakalan di jalanan. Bermain game boleh sebagai prestasi, namun sekolah dan ibadah harus tetap menjadi nomor satu,” pungkas AKP Midiyono.
Senada dengan hal itu, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto dalam wejangannya membakar semangat juang para peserta agar memanfaatkan momentum ini secara maksimal untuk mengasah mentalitas juara demi menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi.
"Kami berpesan agar para pelajar menjunjung tinggi sportivitas, menjaga nama baik sekolah, serta menjadikan ajang ini sebagai pembuktian bakat yang positif demi melahirkan atlet e-sports Blora di kancah provinsi maupun nasional," pungkasnya.
Melalui keberlanjutan turnamen e-sports ini, Polres Blora membuktikan bahwa pendekatan pemeliharaan keamanan masyarakat tidak harus selalu kaku, melainkan bisa dikemas secara modern melalui tren yang digandrungi anak muda. Kolaborasi apik antara kepolisian, komite olahraga, dan lembaga pendidikan ini diharapkan mampu menyaring bibit-bibit unggul yang kelak siap membawa harum nama Kabupaten Blora dalam kancah kejuaraan e-sports formal di tingkat regional maupun nasional.






































