Wujudkan Program 'Golek Gawean Gampang', Pemkab Blora Buka Lowongan 7.439 Posisi di Job Fair 2026
Kamis, 11 Juni 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora resmi membuka gelaran Blora Job Fair 2026 di GOR Mustika sejak Rabu (10/06/2026) kemarin. Bursa kerja tahunan ini menjadi langkah nyata Pemkab Blora dalam merealisasikan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati, yakni "golek gawean gampang" guna menekan angka pengangguran di wilayah setempat.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Blora yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Blora, Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., dengan menekan video wall bersama jajaran Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora, Endro Budi Darmawan, mengungkapkan bahwa dalam bursa kerja yang digelar selama dua hari hingga Kamis (11/06/2026) hari ini, setidaknya ada 34 perusahaan yang terlibat dengan menyediakan total 7.439 lowongan pekerjaan.
"Ada 34 perusahaan baik dari dalam maupun luar Blora yang bergabung, dengan total lowongan mencapai 7.439 posisi yang ditawarkan. Silakan warga masyarakat Blora memanfaatkan kesempatan emas ini," ujar Endro.
Sejumlah perusahaan besar terpantau membuka stan lowongan, di antaranya PT Anak Baik Sejahtera, PT Pungkook Indonesia, PT Parkland World Indonesia, PT Cakra Naga Furniture, PT Indomarco Prismatama, PT Pentawira Agraha Sakti, serta berbagai lembaga perbankan.
Endro menambahkan, pada hari pertama pelaksanaan, tercatat sudah ada 1.004 pencari kerja yang mendaftar. Mayoritas di antaranya merupakan lulusan SMA/SMK sederajat serta para fresh graduate.
Sementara itu, membacakan sambutan Bupati Blora, Sekda Komang Gede Irawadi mengapresiasi sinergi seluruh mitra perusahaan. Menurutnya, information gap atau kesenjangan informasi selama ini kerap menjadi kendala utama bagi pencari kerja di pelosok daerah.
"Job Fair ini hadir sebagai solusi strategis untuk memutus jarak tersebut. Ini adalah ruang pertemuan langsung di mana perusahaan dapat menyeleksi awal secara efektif, dan pencari kerja bisa memilih peluang yang sesuai dengan kompetensinya," tutur Komang.





































