Optimalkan Kinerja Pemerintahan Digital, Pemkab Bojonegoro Matangkan Data Dukung Evaluasi 2026
Sabtu, 01 Agustus 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mulai mengencangkan koordinasi lintas perangkat daerah guna memperkuat efektivitas tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Langkah pembuktian kualitas transformasi digital tersebut diwujudkan melalui agenda penyamaan persepsi serta konsolidasi bukti dukung bagi Tim Asesor Internal Pemerintahan Digital yang digelar di Co Creating Room Gedung Pemkab Bojonegoro, Jumat (31/07/2027).
Langkah strategis yang dimotori Sekretariat Daerah ini berfokus pada penguatan akurasi indikator penilaian serta pemenuhan seluruh data verifikasi secara komprehensif. Penyiapan bukti dukung yang valid menjadi poin krusial agar pelaksanaan Evaluasi Mandiri Kinerja Pemerintahan Digital tahun 2026 tidak sekadar menjadi rutinitas administratif, melainkan benar-benar menggambarkan keterpaduan sistem digital antarinstansi di lingkungan pemkab.
Keterlibatan seluruh jajaran perangkat daerah yang masuk dalam tim asesor internal diarahkan untuk mengikis ketimpangan pemahaman terkait parameter evaluasi. Melalui penataan dokumen dan konsolidasi data yang presisi, Pemkab Bojonegoro menargetkan adanya peningkatan mutlak pada mutu layanan publik berbasis teknologi agar semakin transparan, efisien, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro, Arif Afandy menekankan bahwa keberhasilan integrasi teknologi di tubuh birokrasi sangat bergantung pada komitmen kolaboratif dalam menyajikan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, kesiapan instansi dalam membuktikan implementasi digital menjadi cermin dari keseriusan pemkab dalam memodernisasi tata kelola pemerintahan.
"Evaluasi Pemerintahan Digital menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana transformasi digital telah diterapkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Karena itu, seluruh perangkat daerah perlu memiliki pemahaman yang sama terhadap indikator penilaian serta menyiapkan data dukung yang lengkap, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Arif Afandy.
Konsolidasi intensif ini diproyeksikan mampu menutup celah kekurangsiapan dokumen sebelum tahap penilaian mandiri resmi dimulai. Ketersediaan data yang valid dan selaras antar-organisasi perangkat daerah diharapkan dapat mendorong percepatan keterpaduan layanan publik berbasis elektronik yang berdampak langsung pada efisiensi kerja birokrasi di Kabupaten Bojonegoro.




































