News Ticker
  • Ditarget Beroperasi Maret 2027, Groundbreaking Proyek Mini LNG Plant di Bojonegoro Dimulai
  • Antisipasi Luapan Bengawan Solo, Dinsos Bojonegoro Gembleng Warga Desa Rawan Bencana
  • Gandeng BBPMP Jatim, Disdik Bojonegoro Mantapkan Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
  • APBD Menyusut, Pemkab Bojonegoro Gembleng Kepala Desa Soal Akuntabilitas BKK Desa
  • Di Festival Literasi Digital Pemuda Muhammadiyah, Wabup Bojonegoro Ajak Remaja Kritis dan Junjung Etika Bermedsos
  • 23 September dalam Catatan Sejarah Dunia dan Nasional
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 September 2026
  • Ancaman Kekeringan Meluas, Pemprov dan DPRD Jatim Perketat Antisipasi Puso di Kawasan Selatan
  • Sering Tanpa Gejala, Ini Alasan Batu Ginjal Tetap Berbahaya Meski Tidak Terasa Sakit
  • 22 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 22 September 2026
  • Lomba Desain Logo Hari Jadi Bojonegoro ke-349 Selesai Digelar, Ini Pemenangnya
  • Menghadapi Terik Cuaca Panas, Ini 6 Langkah Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tetap Fit
  • 20 Atlet Taekwondo Kodim 0813 Bojonegoro Bawa Pulang 20 Trofi
  • Ratusan Relawan Kelas Inspirasi Lintas Daerah Hingga Mancanegara Siap Semangati 804 Siswa di Bubulan
  • Sabet 288 Poin, Kalimantan Timur Raih Juara Umum MTQ Nasional XXXI 2026
  • 21 September dalam Catatan Sejarah Dunia dan Nasional
  • Jatuh dan Terlindas Truk, Pemotor di Kapas, Bojonegoro Luka Berat
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 21 September 2026
  • Tabrak Bak Belakang Truk, Pemotor di Kedungadem, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • EMCL dan Pemangku Kepentingan di Bojonegoro Jalin Silaturahmi Lewat Sepak Bola Persahabatan
  • Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro
  • Dorong UMKM Naik Kelas, Dekranasda Bojonegoro Gandeng Universitas Brawijaya Bidik Pasar Internasional
  • Marak Isu Produk Abal-Abal, Ini Poin Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa
Studi Terbaru Ungkap Kaitan Pola Makan Tinggi Lemak dengan Risiko Kanker Usus

Studi Terbaru Ungkap Kaitan Pola Makan Tinggi Lemak dengan Risiko Kanker Usus

Dunia medis kembali dihadapkan pada temuan penting mengenai salah satu jenis kanker paling umum di berbagai belahan bumi, yakni kanker kolorektal. Selama bertahun-tahun, para ahli kesehatan menduga bahwa konsumsi makanan harian memegang peranan vital dalam memicu atau mencegah timbulnya sel ganas di saluran pencernaan. Pola makan ala Barat yang kerap kali didominasi oleh asupan tinggi lemak serta daging namun minim kandungan serat telah lama dicurigai sebagai salah satu pemicu utama. Meskipun korelasi tersebut sudah lama diamati, jalur biologis pasti yang membuat pola makan tidak sehat ini mampu mendorong pertumbuhan tumor tadinya masih belum terpetakan secara utuh.

Sebuah studi mutakhir yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Gut akhirnya berhasil menguak tabir misteri tersebut melalui serangkaian eksperimen lintas metode yang melibatkan lembaga riset internasional dari Jerman. Para peneliti mendapati bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak dapat mengubah ekosistem mikrobioma di dalam usus. Perubahan lingkungan pencernaan ini merangsang proliferasi bakteri tertentu yang kemudian memproses asam empedu menjadi senyawa kimia berbahaya bernama deoxycholic acid atau DCA. Senyawa turunan tersebut terbukti merangsang pembelahan sel usus secara abnormal dan menekan kinerja sistem kekebalan tubuh, sehingga menciptakan kondisi ideal bagi perkembangan massa tumor.

Guna memperkuat bukti hubungan sebab akibat, tim periset gabungan melakukan serangkaian pengujian mulai dari model hewan babi rekayasa genetika, tikus laboratorium, hingga sampel jaringan usus manusia. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan kadar DCA sejalan dengan lonjakan pertumbuhan polip usus. Menariknya, ketika para ilmuwan mengintervensi saluran pencernaan menggunakan obat pengikat asam empedu jenis cholestyramine, laju pertumbuhan sel berlebih tersebut berhasil diredam. Analisis lanjutan terhadap ribuan sampel DNA mikrobioma manusia juga memperlihatkan bahwa gen penghasil senyawa DCA ditemukan jauh lebih dominan pada individu yang menderita kanker kolorektal ketimbang orang sehat.

Kendati demikian, para ilmuwan tetap menggarisbawahi adanya batasan dalam riset ini karena pembuktian langsung baru diuji pada hewan model, sementara data pada manusia masih bersifat observasional. Walau belum bisa dijadikan acuan terapi medis instan, temuan ini memberikan penjelasan ilmiah yang solid mengapa pola konsumsi harian sangat berdampak pada kesehatan pencernaan. Para ahli tetap merekomendasikan masyarakat untuk kembali mengutamakan pola makan seimbang yang kaya akan serat, buah segar, sayuran hijau, serta biji-bijian utuh guna menekan potensi risiko penyakit mematikan tersebut sejak dini.

Mengingat hasil penelitian kami menunjukkan seberapa besar pola makan tinggi lemak ala Barat dan perubahan mikrobioma usus yang menyertainya dapat memengaruhi kesehatan usus manusia, kata ahli mikrobiologi Sören Ocvirk dari German Institute of Human Nutrition Potsdam-Rehbruecke dalam keterangan tertulis.

 

 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas

Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas

Bagi yang menghabiskan lebih dari satu dekade menanti gencatan senjata Gallagher Bersaudara namun kurang beruntung disambangi oleh tur mereka pada ...

1790152696.6178 at start, 1790152699.8581 at end, 3.2403049468994 sec elapsed