News Ticker
  • Jagong Harmoni, Upaya Kapolres Bojonegoro Dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah
  • Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset
  • Polres Bojonegoro Rilis Hasil Ungkap Kasus Operasi Sikat Semeru 2018
  • Satria Tubruk Vario di Padangan Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Viral, Senam Goyang Dayung di Kalangan Pelajar Tuban
  • Tabrakan Motor di Dander Bojonegoro, 3 Orang Luka-Luka
  • Masih Ada Kendaraan Bak Terbuka di Bojonegoro, Untuk Mengangkut Orang
  • Keadaan
  • 87 Pengendara Kendaraan Bermotor Terjaring Razia Sat Lantas Polres Bojonegoro
  • Pola Pengamanan Pemilu 2019 di Bojonegoro, Sesuai Situasi dan Kondisi Kerawanan Daerah
  • Jajaran Polres Bojonegoro Siap Amankan Pemilu 2019
  • Jelang Masa Kampanye Pemilu 2019, Bawaslu Bojonegoro Imbau Peserta Pemilu Taat Aturan
  • Polres Blora Kirim Bantuan 9 Tangki Air Bersih Untuk Warga Dukuh Ngetrep
  • Inilah Formasi Lowongan CPNS 2018 Kabupaten Bojonegoro
  • Senam Bersama dan Jalan Sehat Akan Digelar di Alun-Alun Bojonegoro
  • Diduga Terjatuh Dari Tebing, Warga Plumpang Tuban, Ditemukan Meninggal Terapung di Sungai
  • Pengalaman
  • Kedapatan Menjual Miras Warga Kedungadem Bojonegoro Diamankan Polisi
  • Kapolres Bojonegoro Resmikan SIMELI Bersama Forpimda
  • Pohon Beringin Keramat di Tuban Terbakar, Warung Bakso Warga Turut Ludes Dilalap Api

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Pembunuhan Bayi, Oleh Ibu Kandungnya

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro(Margomulyo) - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Margomulyo, pada Jumaat (18/05/2018), berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap bayi perempuan yang baru dilahirkan oleh ibu kandungnya. Pelaku berinisial SAN (19) warga Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro.

Saat ini pelaku masih menjalani perawatan di rumah sakit dan selanjutnya penanganan perkara tersebut dilaksanakan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Bojonegoro.

 

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli SIK MH MSi, kepada media ini mengungkapkan bahwa kronologi terungkapnya kasus pembunuhan terhadap bayi yang baru dilakirkan tersebut bermula, pada Jumat (18/05/2018), sekira pukul 06.30 WIB, saksi Muhni (49) dan saksi Riyanto (23), yang masih tetangga pelaku, disuruh oleh orang tua pelaku yang berinisial SL, untuk menemui pelaku.

Sesampai di rumah pelaku, saksi Riyanto (23), melihat pelaku sedang mandi dan terdapat darah pada air bekas mandi pelaku.

“Saat itu kondisi pelaku dalam keadaan lemah yang selanjutnya oleh saksi Riyanto, pelaku dibawa ke Puskesmas Margomulyo untuk diperiksa.” jelas Kapolres.

Sesampai di Puskesmas Margomulyo, setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa pelaku baru melahirkan anak dan mengalami pendarahan.

“Setelah ditanya oleh saksi Riyanto, pelaku mengakui bahwa telah melahirkan dan bayinya di buang di jamban wc yang ada di belakang rumah pelaku.” lanjut Kapolres.

Mendengar pengakuan pelaku, selanjutnya saksi Muhni (49) dan saksi Riyanto (23), segera membongkar jamban yang ada di belakang rumah pelaku dan mendapati bayi berjenis kelamin perempuan dalam keadaan meninggal dunia, sehingga kedua saksi segera melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas.

“Oleh petugas, selanjutnya jasad bayi tersebut dibawa ke RSUD Bojonegoro untuk dilakukan otopsi,” terang Kapolres.

Kapolres menambahkan, berdasarkan hasil otopsi diketahui ciri-ciri jenazah, jenis kelamin perempuan, berat bayi 3,3 kilogram, panjang bayi 48 sentimeter, kulit coklat asia, rambut hitam panjang 3 sentimeter, bayi aterm atau lahir normal dan diperkirakan usia janin 36 minggu, tali pusar sudah terpotong panjang 10 sentimeter, lingkar kepala 33 sentimeter dan lingkar dada 34 sentimeter.

“Mayat dalam kondisi kaku dan lebam,” terang Kapolres.

Selain itu, berdasarkan pemeriksaan luar, pada kepala terdapat luka babras atau berutan, dari kepala atas kiri, pipi kiri, hidung sampai pipi kanan, dengan panjang kurang lebih 12 sentimeter, pada dada samping kiri terdapat luka babras atau berutan dari pangkal tangan kiri sampai paha kiri, dengan panjang kurang lebih 12 sentimeter, pada bagian dinding luar perut kiri terdapat tali pusar sdah terpotong dengan panjang 10 sentimeter.

Selanjutnya pada punggung terdapat luka babras memanjang dari pangkal lengan tangan kiri sampai paha kiri panjang sekitar 10 sentimeter dan luka babras atau berutan pada punggung sampai dengan pinggang.

“Pada genetelia tidak terdapat tanda kekerasan,” imbuh Kapolres.

Sedangkan berdasarkan pemeriksaan dalam, jaringan paru lobus kanan diambil dan berdasarkan hasil tes apung, paru terapung dengan artian bahwa bayi tersebut lahir dalam keadaan hidup atau sempat menghirup udara.

“Saat dilahirkan bayi dalam kondisi hidup dan penyebab kematian bayi akibat gagal nafas,” terang Kapolres.

Saat ini, penanganan perkara tersebut dilimpahkan ke penyidik Sat Reskrim Polres Bojonegoro. Sementara proses hukumnya masih menunggu kesembuhan dari pelaku.

“Saat ini pelaku masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat pendarahan.” tutur Kapolres

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP, tentang barangsiapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun dan atau Pasal 341 KUHP, tentang seorang ibu yang karena takut akan diketahui bahwa ia melahirkan anak dengan sengaja menghilangkan nyawa anaknya pada saat anak itu dilahirkan atau tidak lama kemudian, diancam karena membunuh anak sendiri, dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

“Pelaku diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun,” pungkas Kapolres. (red/imm)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset

Opini

Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset

*Oleh Ahmad Khoiris SPd SEBAGAI seorang manusia, tentunya kita mempunyai pola pikir dalam menghadapi ataupun menjalani kehidupan ini. Datangnya sebuah ...

Quote

Keadaan

Keadaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Keadaan memiliki makna suasana atau kondisi yang sedang dijalani saat ini, baik yang terjadi ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

1.502 kunjungan

2.525 halaman dibuka

105 pengunjung online

Bulan ini

70.663 kunjungan

125.908 halaman dibuka

Tahun ini

998.980 kunjungan

1.753.335 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 618.945

Indonesia: 10.242

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015