News Ticker
  • Buruh Rokok Bojonegoro Terima BLT DBHCHT 2026 Paling Cepat di Jawa Timur
  • Disperinaker Bojonegoro Gelar Kelas Karir Gratis untuk Sarjana Muda, Hadirkan Coach Priyo Lelaki
  • Pemkab Bojonegoro Kembali Salurkan Rp 13 M BLT Cukai Tembakau 2026 Bagi Belasan Ribu Buruh Rokok
  • 21 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 21 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Ditinggal Sopir Makan, Truk Parkir di Kalitidu, Bojonegoro Jalan Sendiri Tabrak 2 Motor dan Satu Mobil
  • Jangan Sepelekan Perubahan pada Kaki, Bisa Jadi Tanda Awal Kerusakan Ginjal
  • Truk Boks vs Isuzu Panther di Dander, Bojonegoro, 4 Orang Luka-Luka
  • Momen Harkitnas ke-118 Bojonegoro, Wabup Nurul Azizah Serukan Penguatan Sinergi dan Pelayanan Publik
  • Penguatan Literasi Sejak Dini, Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Bertutur Cerita Lokal untuk Siswa SD dan MI
  • Gubernur Khofifah Dorong Rumah Sakit di Jawa Timur Cepat Beradaptasi dengan Teknologi Kecerdasan Buatan
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah di Sugihwaras
  • Karya Literasi Siswa Desa Bawa Kepala SDN Grebegan Kalitidu Raih Penghargaan Nasional
  • Prakiraan Cuaca 20 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 20 Mei dalam Sejarah
  • Tabrakan Supra vs Tiger di Kedungadem, Bojonegoro, Pengendara Supra Meninggal Dunia
  • Peringati Bulan Sura, Pemkab Bojonegoro Fasilitasi Tradisi Ruwatan Murwakala Gratis di Khayangan Api
  • Mengenal Proses Bersin dan Berbagai Faktor Pemicu Refleks Alami Tubuh
  • Dampak Anjloknya Rupiah, Harga Beras hingga Minyak Goreng di Bojonegoro Melejit
  • Belum Teridentifikasi, Mayat Perempuan yang Ditemukan di Hutan Ngasem, Bojonegoro Dimakamkan
  • Permudah Layanan Literasi, Dispusip Bojonegoro Luncurkan Program Tanya Pustakawan
  • Musim Kemarau Ekstrem, Enam Kabupaten di Jatim Siaga Darurat Kekeringan
  • Tinggal Sendirian, Warga Padangan, Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
  • HMI Cabang Bojonegoro Rumuskan Arah Gerakan Progresif Lewat Konfercab Ke-XXIII
Pemkab Bojonegoro Ajak Kaum Perempuan Jadi Duta Bojonegoro Resik

Pemkab Bojonegoro Ajak Kaum Perempuan Jadi Duta Bojonegoro Resik

Bojonegoro - Dalam rangka pemberdayaan perempuan agar peduli akan kebersihan lingkungan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Selasa (09/07/2019), bertempat di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro, menggelar acara Pembinaan dan Pemberdayaan Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup melalui Bank Sampah dalam rangka mendorong kaum perempuan menjadi penggerak Bojonegoro Resik di masing-masing desa.
 
 
 

Kepala DLH, Nurul Azizah, saat beri sambutan dalam acara Pembinaan dan Pemberdayaan Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup melalui Bank Sampah di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro. Selasa (09/07/2019)

 
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Tokoh Perempuan Bojonegoro, Dr Hj Ifa Khoiria Ningrum SE MM, Ketua PC Fatayat NU Bojonegoro, dan diikuti Ibu-ibu jamaah Fatayat Bojonegoro.
 
Kepala DLH, Nurul Azizah dalam sambutannya menjelaskan, bahwa ke depan pihaknya menargetkan dalam satu desa minimal membentuk Satu Bank Sampah (SDSB).
 
“Kita akan kerjasama dengan pengepul, sebagai pembeli sampah yang kita kelola. Dan Bupati selaku penggerak langsung pemberdayaan perempuan akan membimbing dan mensupport kegiatan ini.” kata Nurul Azizah, saat menyampaikan laporan acara.
 
Nurul Azizah juga menuturkan bahwa di negara-negara Eropa, penggunaan kantong plastik telah diatur dalam aturan negara, sehingga masyarakat dibatasi penggunaannya.
 
"Bojonegoro saat ini sedang memasuki tahap pengelolaan penggunaan sampah, sehingga pemerintah akan bersama-sama dengan masyarakat dalam mengelola sampah." kata Nurul Azizah.
 
 
 

Acara Pembinaan dan Pemberdayaan Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup melalui Bank Sampah di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro. Selasa (09/07/2019)

 
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam pengelolaan sampah, harus memperhatikan beberapa tahapan, yaitu yang pertama harus dimulai dari diri sendiri untuk sadar kebersihan lingkungan. Yang kedua, mengelola sampah tersebut. Ketiga harus dapat melihat nilai manfaat sampah. Keempat, harus melihat nilai rupiah yang terdapat pada sampah tersebut. Dan yang kelima, kita gerakkan lingkungan sekitar kita untuk bersama-sama mengelola sampah.
 
"Saya berharap agar ibu-ibu yang hadir tersebut menjadi penggerak Bojonegoro Resik di masing-masing desa." ” tutur Bupati kepada ibu-ibu hadirin.
 
Lebih lanjut Bupati menuturkan bahwa Pemkab Bojonegoro akan memberikan fasilitas sarana dan prasarana untuk mensupport program duta Bojonegoro Resik.
 
“Yang terpenting kita mulai dari diri sendiri, saya telah beberapa kali memberikan contoh kepada ibu-ibu untuk memanfaatkan air leri sebagai pupuk, sisa nasi sebagai pupuk, dan masih saya lakukan. Maka dari itu, mari sahabat sahabati kita untuk bisa mengajak lingkungan kita peduli lingkungan dan bersama-sama mengelola sampah.” tutur Bupati Anna Muawanah diakhir sambutannya. (red/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1779339892.5797 at start, 1779339893.2889 at end, 0.70921397209167 sec elapsed