News Ticker
  • Kerangka Manusia Ditemukan di Tengah Hutan Temayang, Bojonegoro
  • Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan, PDKB Bojonegoro Lakukan Studi Pembelajaran ke Kediri
  • Disbudpar Matangkan Paket Wisata Edukasi KaGeT Melalui Simulasi Perjalanan di Wilayah Kedewan
  • Ratusan Pesilat Berebut Tiket Puslatda Jatim dalam Kejurprov Pencak Silat 2026 di Surabaya
  • Mengenal Ubi Cream Cheese, Camilan Viral yang Mengombinasikan Karbohidrat Kompleks dan Lemak Jenuh
  • Kemenag Tetapkan Awal Dzulhijah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei
  • Prakiraan Cuaca 18 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 18 Mei dalam Sejarah
  • RAPI Bojonegoro Rumuskan Arah Baru dalam Muswil ke-9
  • Hari Buku Nasional 17 Mei: Lahir dari Keprihatinan Rendahnya Literasi
  • Sering Dipakai Campuran Kopi dan Teh, Ini Perbedaan Nutrisi Antara Susu dan Krimer
  • Puskesmas Padangan Layani Cek Kesehatan Gratis Peserta Kursus Pramuka di SDN Ngradin 1
  • Prakiraan Cuaca 17 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Rumah Warga Kanor, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta
  • 17 Mei dalam Sejarah
  • Hendak Mendahului, Truk Boks di Bubulan, Bojonegoro Oleng dan Masuk ke Hutan
  • Tabrak Truk Parkir, Seorang Pemotor di Ngraho, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Puluhan Koperasi Desa Merah Putih di Blora Resmi Beroperasi
  • Analis Transaksi Sapi di Blora Tembus Miliaran Rupiah Menjelang Iduladha
  • Diduga Sopir Mengantuk, Sebuah Truk di Temayang, Bojonegoro ‘Nyemplung’ ke Jurang
  • Waspada Ancaman Penyakit Menular Lewat Tikus, Dinkes Bojonegoro Gencarkan Edukasi Hantavirus
  • Sesosok Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pinggir Hutan Ngasem, Bojonegoro
  • Google Rilis Fitur Baru yang Izinkan Pengguna Ubah Alamat Username Gmail Tanpa Kehilangan Data
  • Gubernur Jatim Sambut Puluhan Bhikkhu Thudong di Grahadi, Bawa Pesan Kedamaian Dunia
Memasuki Musim Penghujan, Harga Bawang dan Cabai di Pasar Bojonegoro Berangsur Naik

Memasuki Musim Penghujan, Harga Bawang dan Cabai di Pasar Bojonegoro Berangsur Naik

Bojonegoro - Memasuki musim penghujan, harga sejumlah komoditas khususnya harga bawang merah, bawang putih dan cabai rawit di pasar tradisional Kota Bojonegoro, pada Senin (16/11/2020) berangsur naik. Sementara untuk sayur mayur, telur, ayam dan daging, relatif stabil.
 
Dimungkinkan, kenaikan harga tersebut akibat datangnya musim penghujan, sehingga para petani mulai beralih menaman padi, yang mengakibattkan produksi atau pasokannya menurun.
 
 
Di Pasar trdisional Kota Bojonegoro, harga bawang merah pada 2 minggu lalu harganya berkisa Rp 35 ribu per kilogram, dan hari ini naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Sementara untuk harga bawang putih, sebelumnya berkisar Rp 18 ribu rupiah per kilogram, dan saat ini naik menjadi Rp 24 ribu per kiligram. Demikian juga untuk  harga cabai rawit, pada 2 minggu lalu harganya berkisa Rp 20 ribu per kilogram, dan hari ini naik menjadi Rp 30 ribu per kilogram.
 
Sementara untuk harga bumbu dapur lainnya, sayur-mayur, telur, daging ayam dan daging sapi, masih relatif stabil.
 
 
 

Salah seorang pedagang sayur mayur dan bumbu dapur di Pasar Kota Bojonegoro

 
Salah satu pedagang di pasar tradisional Kota Bojonegoro, Sumiati (48) asal Kelurahan Ledok Wetan Kecamatan Bojonegoro Kota, kepada awak media ini mengatakan bahwa kenaikan harga bawang merah terjadi sejak sekitar 10 hari lalu. Menurutnya, saat ini pasokannya menurun sehingga harganya naik. Yang semula berkisar Rp 30 ribu rupiah per kilogram, saat ini menjadi Rp 40 ribu rupiah per kilogram.
 
"Penyebab utamanya lantaran saat ini sudah memasuki musim penghujan sehingga para petani mulai beralihnya dari tanam bawang merah ke tanam padi." kata Sumiati.
 
Sumiati mengaku bahwa dirinya mendapatkan pasokan bawang merah dari Kabupaten Nganjuk, di mana produksi atau pasokan bawang merah dari wilayah tersebut menurun drastis.
Sumiati juga mengungkapkan bahwa tak hanya bawang merah sejumlah bumbu dapur lainnya, yaitu bawang putih dan cabai rawit juga mulai mengalami kenaikan.
 
"Untuk bawang putih saat ini mencapai 24 ribu rupiah per kilogram, yang sebelumnya hanya kisaran 17 ribu rupiah hingga 18 ribu rupiah per kilogram. Sedangkan untuk harga cabai rawit saat ini menjadi 30 ribu rupiah per kilogram yang sebelumnya hanya kisaran 20 ribu rupiah per kilogram." kata Sumiati.
 
 
 
Semantara itu, dikutip dari laman Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, harga sejumlah komoditas di pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro relatif stabil.
 
Berikut ini harga sejumlah komoditas atau kebutuhan pokok di Pasar tradisional Kota Bojonegoro, dikutip dari laman Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro:
 
Harga Kol Rp 7 ribu per kilogram; Tomat kol Rp 7 ribu per kilogram; Wortel Rp 10 ribu per kilogram; Kentang Rp 14 ribu per kilogram; Buncis Rp 10 ribu per kilogram.
 
Cabai merah Rp 30 ribu per kilogram; Cabai merah besar Rp 30 ribu per kilogram; Cabai rawit Rp 30 ribu per kilogram; Bawang Merah Rp 35  ribu per kilogram; Bawang putih Rp 20 ribu per kilogram.
 
Telur Rp 7 ribu per kilogram; Ayam potong Rp 34 ribu per kilogram; Ayam kampung Rp 50 ribu per kilogram; Daging sapi Rp 100 ribu per kilogram. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1779103553.8408 at start, 1779103554.3223 at end, 0.48149108886719 sec elapsed