Pemerintahan
Pemkab Bojonegoro Gelar Pembinaan Aparatur Pemerintahan Desa dan BPD di Kapas
Sabtu, 28 November 2020 11:00 WIBOleh Dan Kuswan SPd Editor Imam Nurcahyo
<div>Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), pada Sabtu (28/11/2020) menggelar Pembinaan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Kapas.</div> <div> </div> <div>Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah yang hadir dalam kegiatan tersebut dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pasca diterbitkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, bahwa kekuasaan pembangunan itu berbasis desa dan di situlah dibentuk pemerintahan desa yang didalamnya termasuk perangkat desa, BPD dan Lembaga Masyarakat Desa (LMD).</div> <div> </div> <div>"Pemerintahan desa terdiri dari kepala desa dan jajarannya, termasuk BPD, termasuk Lembaga Masyarakat Desa. Dan harus sinergi terhadap pemerintahan desa," kata Bupati Anna Muawanah.</div> <div> </div> <div class="gas-plc-a hidden-print"><ins class="adsbygoogle" style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-6127875212261267" data-ad-slot="6588846895"></ins><script>(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});</script></div> <div> </div> <div>Menurut Bupati, saat ini pemerintah mengajak desa untuk bersama-sama di dalam pembangunan, yaitu pembangunan berbasis dari desa, yang tujuanya adalah untuk pemertataan dan mempercepat pembangunan, mempercepat penanganan sosial, akses ekonomi, pelayanan dasar kesehatan, pendidikan, dan untuk menggerakan sektor perekonomian di desa.</div> <div> </div> <div>"Tujuan pembangunan berbasis desa adalah untuk pemerataan, sekali lagi pemerataan. Agar tidak ada yang maju makin maju," kata Bupati Anna Muawanah.</div> <div> </div> <div>Pada kesempatan tersebut Bupati berpesan kepada BPD bahwa kepala desa itu pemimpin di desa, jadi yang membawahi perangkat desa, dan BPD, dan seterusnya. Oleh sebab itu jika ada hal yang kurang sinkron, agar secepatnya untuk koordinasi dengan kepala desa</div> <div> </div> <div>"Kalau fungsi itu ada yang kurang atau fungsi itu ada yang belum sinkron, disinkronkan dan diusulkan.</div> <div>Mari kita tingkatkan pelayanan, kerja dengan sungguh sungguh dan berhati-hati. Mari layanani warga dengan sepenuh hati," kata Bupati Anna Muawanah.</div> <div> </div> <div> <div class="gas-plc-a hidden-print"><ins class="adsbygoogle" style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-6127875212261267" data-ad-slot="6588846895"></ins><script>(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});</script></div> <div> </div> <div> </div> </div> <div>Selain dihadiri Bupati Bojonegoro, acara yang berlangsung di Pendapa Kecamatan Kapas tersebut juga dihadir Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto; Kapolres Bojonegoro, yang diwakili Kasat Binmas Polres Bojonegoro, AKP Sujono SH MH; Perwakilan DPMD, Forkopimca Kapas dan diikuti oleh Kepala Desa dan BPD se Kecamatan Kapas. (dan/imm)</div> <div> </div> <div class="gas-plc-a hidden-print"><ins class="adsbygoogle" style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-6127875212261267" data-ad-slot="6588846895"></ins><script>(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});</script></div>





































