News Ticker
  • Kalender Jawa Hari Ini, Besok Minggu 26 April 2026, Weton Minggu Pon
  • Ghost in the Cell, Fim Terbaru Joko Anwar Penuh Horror Sadis dan Kritik Sosial
  • Bojonegoro Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Percepatan Tanam Serempak dan Inovasi Spiritual
  • TNI Koramil Sukosewu Santuni Nenek Korban Penipuan Modus Haji di Desa Klepek
  • Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Masifkan Program Cek Kesehatan Gratis untuk Deteksi Dini Penyakit
  • Gubernur Jawa Timur Raih Penghargaan Nasional Berkat Penguatan Koperasi Desa dan Hilirisasi Agro
  • Dinas Kominfo Bojonegoro Dorong Kebijakan Berbasis Data Lewat Literasi Statistik
  • Prakiraan Cuaca 25 April di Bojonegoro
  • 25 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Besok Sabtu 25 April 2026, Weton Sabtu Paing
  • Jelang Pengoperasian RPH Banjarsari, Pemkab Bojonegoro Gelar Sosialisasi kepada Pelaku Usaha
  • Nggon Sahdu, Inovasi Agrowisata Satu Rumah Satu Pohon Durian di Kecamatan Gondang
  • Pemkab Bojonegoro Perkuat Kapasitas Aparatur Desa Melalui Mitigasi Kekeringan dan Akurasi Data Sosial
  • Kena Tipu Berangkat Haji, Lansia di Sukosewu Rugi Puluhan Gram Emas
  • Kiat Agar Umur Panjang Melalui Kebiasaan Sederhana Setelah Bangun Tidur
  • Gubernur Khofifah Salurkan BBM Gratis dan Sembako Bagi Ojol Perempuan di Malang
  • Prakiraan Cuaca 24 April 2026 di Bojonegoro
  • 24 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Besok Jumat 24 April 2026, Weton Jumat Legi
  • Lapas Bojonegoro dan BNNK Tuban Perkuat Sinergi Berantas Narkoba Serta Penggunaan Ponsel Ilegal
  • Bupati Wahono Ingatkan Aparatur Desa Sajikan Data Bansos Objektif dan Hindari Nepotisme
  • Sambut Tim Sungai Watch, Bupati Wahono Ajak Warga Bojonegoro Jaga Kebersihan Bengawan
  • Peringatan Hari Kartini di Bojonegoro: Perempuan Didorong Deteksi Dini Kanker Payudara
  • Stok Hewan Kurban di Bojonegoro Dipastikan Aman Jelang Iduladha 2026
Akhir Tahun 2021, Bojonegoro Siap Menjadi Kabupaten ODF

Akhir Tahun 2021, Bojonegoro Siap Menjadi Kabupaten ODF

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) pada tahun 2021 ini merencanakan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) guna terwujudnya lingkungan yang bebas Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan (BABS).
 
 
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Dan untuk merealisasikan target tersebut, Pemkab Bojonegoro mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan tahun 2021, sebesar Rp 34,62 miliar.
 
STBM menekankan pada 5 perubahan perilaku higiene, yang dikenal sebagai  5 PILAR STBM  yang terdiri dari: Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan  Pakai Sabun, Pengolahan Air Minum dan Makanan di Rumah Tangga, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga serta Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga
 
 

Salah satu upaya Pemkab Bojonegoro untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup sehat, dengan stop buang air besar sembarangan (BABS). (foto: istimewa)

 
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro dr Ani Pujiningrum MMKes, pada Selasa (22/06/2021) menyampaikan bahwa jumlah rumah penduduk di Kabupaten Bojonegoro saat ini sebanyak 361.989 unit. Dari  jumlah tersebut, yang belum memiliki jamban sebanyak 7.111 unit.
 
Lebih lanjut dr Ani Pujiningrum menambahkan bahwa dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2021, Pemkab Bojonegoro akan mengalokasikan Bantuan Keuangan Desa (BKD) sejumlah 3.462 unit jamban dengan besaran anggaran masing-masing Rp 10 juta rupiah, sehingga total anggaran mencapai Rp 34,62 miliar. Sedangkan sisanya sebanyak 3.649 rumah yang belum memiliki jamban akan ditangani melalui Dana Desa (DD) dan Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.
 
"Dengan alokasi anggaran untuk pembangunan STBM ini, Kabupaten Bojonegoro pada akhir tahun 2021 siap menjadi kabupaten ODF." kata dr Ani Pujiningrum,
 
Masih menurut dr Ani Pujiningrum, bahwa dari 430 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 384 desa dan kelurahan di 18 kecamatan, atau sebesar 89,30 persen, telah menjadi desa ODF, sementara sisanya 46 desa di 10 kecamatan, atau 10,70 persen, masih sebagai desa OD atau belum ODF.
 
"Sejak tahun 2014 sampai 2021 ini, dari 28 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 18 kecamatan atau 384 desa sudah ODF," kata dr Ani Pujiningrum.
 
 
Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan (BABS). Agar usaha tersebut berhasil, akses masyarakat pada jamban (sehat) harus mencapai 100 persen pada seluruh komunitas. Keadaan ini kemudian lebih dikenal dengan istilah Open Defecation Free (ODF).
 
"Sanitasi total ini merupakan gerakan yang mendesak untuk dilaksanakan demi terciptanya lingkungan bersih dan sehat," kata Kepala Dinkes Kabupaten Bojonegoro dr Ani Pujiningrum MMKes. (adv/imm).
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1777143536.4387 at start, 1777143537.2669 at end, 0.82814598083496 sec elapsed