News Ticker
  • Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Kalitidu Bojonegoro
  • Kemendag Perluas Akses Pasar Ekspor Produk Halal ke Afrika hingga Amerika
  • Sering Sakit Kepala di Pagi Hari, Kenali Beragam Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Selaraskan Kebijakan Pusat, Pemprov Jawa Timur Alihkan Jadwal WFH ASN Jadi Hari Jumat
  • 01 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 01 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Awas Jadi Sarang Bakteri, Segera Buang Barang Ini dari Kamar Mandi Anda
  • Warga Desa Kesongo Bojonegoro Gelar Sedekah Bumi, Wabup Hadir Sampaikan Dukungan
  • Ratusan Peserta Meriahkan Temayang Eco Fun Run 2026 di Bendungan Gongseng
  • Prakiraan Cuaca 31 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Pentingnya Menjaga Kebersihan Tangan sebagai Benteng Utama Pencegahan Penyakit
  • Dinas Sosial Bojonegoro Hijaukan Makam Kanjeng Soemantri dengan Pohon Pule
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Lowongan Pegawai BLUD Baru, Layani Formasi Medis dan Nonmedis
  • Dorong Kemandirian Warga di Usia Senja, Dinas Sosial Bojonegoro Siapkan Pelatihan Kerajinan Tangan untuk Lansia
  • 30 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 30 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas Beruntun di Kalitidu, Bojonegoro
  • Ratusan Anak TK Bojonegoro Ramaikan Festival Hari Anak Nasional
  • Stasiun Bojonegoro Layani Ribuan Penumpang Selama Libur Iduladha 2026
  • Gubernur Jatim Pimpin Tanam Tebu Serentak di Kediri demi Akselerasi Swasembada Gula
  • Komite Ekraf Siapkan Bojonegoro Art Circle Dua Hari, Panggung Teater dan Workshop Boneka Gratis
  • Jalan Kaki Sehat, Tapi Hindari 5 Kesalahan Ini agar Manfaatnya Maksimal
  • 29 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 29 Mei 2026
Tenggelam di Sungai, Seorang Nenek Warga Purwosari, Bojonegoro Ditemukan Meninggal

Peristiwa Orang Tenggelam

Tenggelam di Sungai, Seorang Nenek Warga Purwosari, Bojonegoro Ditemukan Meninggal

Bojonegoro - Seorang nenek bernama Narpi (70) warga Desa Ngrejeng RT 011 RW 003, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di aliran Sungai Gandong di desa setempat. Sabtu pagi (22/03/2025) pukul 07.00 WIB.
 
Sebelumnya atau pada Jumat siang (21/03/2025), korban bersama anaknya berangkat dari rumah untuk memupuk tanaman jagung di ladang miliknya, di mana untuk sampai ke ladang tersebut korban harus menyeberangi sungai.
 
 
Jelang tengah hari, anak korban pamit pulang untuk melaksanakan salat Jumat, sementara korban tidak mau diajak pulang dan memilih tetap di ladang.
 
Setelah selesai salat Jumat, anak korban kembali ke ladang, namun sesampainya di ladang, anak korban mendapati ibunya tidak lagi berada di ladang.
 
Dugaan sementara, saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah, korban terseret arus sungai dan tenggelam.
 
 
Sejak dilaporkan tenggelam, Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro bersama TNI, Polri, Relawan, dan warga setempat telah berusaha melakukan pencarian, namun hingga pukul 22.00 WIB, korban belum ditemukan sehingga pencarian dihentikan.
 
Selanjutnya pada Sabtu pagi (22/03/2025) pukul 07.00 WIB, korban ditemukan dengan jarak sekitar satu kilometer dari lokasi korban dilaporkan tenggelam, dalam kondisi meninggal dunia.
 
 

Tim SAR Gabungan evakuasi korban tenggelam di aliran Sungai Gandong, di Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Jumat malam (21/03/2025). (Aset: Istimewa)

 
Kapolsek Purwosari, Polres Bojonegoro Inspektur Satu (Iptu) Subeki, dikonfirmasi awak media ini membenarkan kejadian tersebut.
 
Menurut Kapolsek, kronologi kejadian tersebut bermula pada Jumat pagi (21/03/2025) pukul 06.00 WIB, korban bersama anaknya yang bernama Triyono (33) berangkat dari rumah menuju ladang miliknya untuk memupuk tanaman jagung.
 
“Akses menuju ke ladang melewati Sungai Gandong, sehingga harus menyeberang,” tutur Kapolsek Iptu Subeki.
 
Kemudian sekitar pukul 11.30 WIB, anak korban berpamitan untuk pulang karena hendak melaksanakan salat Jumat. Sementara korban tidak mau diajak pulang dan memilih tetap di ladang.
 
“Setelah selesai salat Jumat, anak korban kembali ke ladang. Namun sesampainya di ladang, ibu korban tidak ditemukan di ladang,” kata Kapolsek.
 
 
Kapolsek menambahkan bahwa saat itu anak korban telah berusaha mencari keberadaan korban, namun tidak menemukannya sehingga sanak korban melaporkan kejadian tersebut pada perangkat desa setempat.
 
Masih menurut Kapolsek bahwa setelah menerima laporan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, untuk pencarian korban. Namun hingga pukul 22.00 WIB, korban masih belum ditemukan sehingga untuk sementara pencarian dihentikan.
 
Selanjutnya pada Sabtu pagi (22/03/2025) sekitar pukul 07.00 WIB, korban ditemukan mengapung di Sungai Gandong dengan jarak sekitar satu kilometer dari lokasi korban dilaporkan tenggelam.
 
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kapolsek. (red/imm)
 
 
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Konser Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Bojonegoro Band papan atas Ungu menaiki panggung menyapa ribuan penonton dari berbagai penjuru di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro pada ...

1780350784.8699 at start, 1780350785.2477 at end, 0.37784314155579 sec elapsed