Gagal Salip Kendaraan di Depannya, Bus Jaya Utama Hantam Avanza di Baureno Bojonegoro
Selasa, 28 Juli 2026 18:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Kecelakaan lalu lintas melibatkan armada bus dan minibus terjadi di jalan raya Bojonegoro - Babat, tepatnya di wilayah Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (28/07/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB.
Insiden tersebut melibatkan Kendaraan Bus Jaya Utama berplat nomor L 7578 UV dengan Toyota Avanza berplat nomor S 1226 AR. Akibat kejadian tersebut, pengemudi Toyota Avanza mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Baureno.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, mengonfirmasi dan membeberkan kronologi peristiwa lakalantas tersebut berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara serta keterangan para saksi.
"Kejadian berawal saat Bus Jaya Utama berplat nomor L 7578 UV yang dikemudikan oleh saudara A (39), warga Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, melaju dari arah timur menuju ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi bus bermaksud mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil haluan ke kanan hingga melebihi as jalan," terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama.
Ia mengungkapkan, pada saat bersamaan melaju kendaraan Toyota Avanza berplat nomor S 1226 AR dari arah berlawanan yang dikemudikan oleh A.F (25), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungadem.
"Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kedua pengemudi tidak sempat menghindar, akhirnya terjadi benturan keras antar kedua kendaraan tersebut," ungkap Ipda Septian Nur Pratama.
Akibat benturan itu, pengemudi Avanza mengalami luka ringan dan langsung dievakuasi oleh petugas bersama warga setempat menuju Puskesmas Baureno untuk mendapatkan tindakan medis. Sementara itu, kedua kendaraan yang mengalami kerusakan telah diamankan oleh petugas penegak hukum.
Atas kejadian ini, Ipda Septian Nur Pratama memberikan imbauan keselamatan kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur utama yang padat lalu lintas.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas dan tidak berspekulasi saat hendak mendahului kendaraan lain. Pastikan pandangan bebas dan jarak benar-benar aman sebelum mengambil haluan ke kanan. Utamakan keselamatan daripada kecepatan agar terhindar dari musibah kecelakaan," pesan Ipda Septian.






































