Kodim Bojonegoro Gelar Latihan Teknis Teritorial Berbasis Blok Ketahanan Pangan
Kamis, 04 Juni 2026 15:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Komando Distrik Militer 0813 Bojonegoro melaksanakan program Latihan Teknis dan Taktis Teritorial Proglatsi Sistem Blok Ketahanan Pangan Terpadu 2026 di kawasan Kecamatan Kapas, Kamis (04/06/2026) siang. Agenda ini ditujukan sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan kapabilitas serta profesionalisme seluruh prajurit di sektor pembinaan teritorial.
Berdasarkan lini masa penjadwalan, kegiatan instruksional dan aplikatif ini dirancang sedemikian rupa agar berlangsung selama lima hari penuh. Pelaksanaannya dikonsepkan secara berjenjang serta berkesinambungan, yang dijadwalkan bergulir hingga tanggal 09 Juni mendatang. Melalui skema tersebut, TNI Angkatan Darat berupaya memastikan kesiapsiagaan personel dalam merespons segala bentuk dinamika serta tantangan tugas di tengah masyarakat.
Bintara Tinggi Operasi dan Latihan Kodim 0813 Bojonegoro, Peltu Supriyant, mengatakan, guna menjamin akurasi materi dan pencapaian target operasi yang selaras dengan prosedur baku, seluruh bintara pembina desa yang menjadi peserta mendapatkan bimbingan teknis secara mendalam. Arahan komprehensif tersebut diberikan langsung oleh Peltu Supriyanto sendiri.
Peltu Sipriyanto mengatakan bahwa pembekalan ini mencakup dua domain materi pokok yang saling berintegrasi. Bagian pertama berfokus pada ketatalaksanaan pembinaan teritorial yang meliputi pengumpulan data wilayah, tabulasi dan analisis kejadian, pemetaan zona, hingga penyusunan laporan periodik. Sementara bagian kedua diarahkan pada sistem perencanaan dan pengendalian teritorial yang mengupas tuntas analisis potensi wilayah serta proyeksi pertahanan lokal.
“Latihan ini dilaksanakan sebagai sarana untuk memantapkan pemahaman, serta keterampilan teritorial prajurit. Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk prajurit yang tidak hanya sigap, tetapi juga produktif, inovatif dan adaptif terhadap perubahan serta dinamika tugas di lapangan,” kata Peltu Supriyanto.
Peltu Supriyanto melanjutkan, efektivitas pertahanan negara tidak hanya bertumpu pada aspek taktis semata, melainkan juga pada kedekatan emosional dan penguasaan wilayah yang matang bersama jajaran warga sipil. Oleh karena itu, sinergi dalam sektor logistik dan pangan menjadi elemen krusial yang tidak dapat dipisahkan.
"Latnister Proglatsi Sistem Blok Ketahanan Pangan Terpadu ini, diharapkan bisa menjadi wadah aktualisasi sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan stabilitas keamanan, meningkatkan ketahanan pangan, serta memperkuat ketahanan nasional dari level paling bawah," pungkas Peltu Supriyanto.
Editor: Mohamad Tohir






































